alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Satgas Dirikan Pos Jaga

SUKADANA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Noorhabib memastikan untuk pos jaga digunakan Satgas Covid-19 menjelang lebaran dipastikan dia, akan beroperasi dari 6 – 17 Mei mendatang.

“Rencananya posko cek poin akan di letakkan di Siduk (Desa Simpang Tiga) dengan tiga shift. Untuk penjagaan penjagaan selama 24 jam. Baik di pelabuhan speed Sukadana, Pelabuhan Teluk Melano, di Simpang Tanjung Pelanduk, dan di Pelabuhan Teluk Batang. Selain dari itu, tidak ada poskonya. Untuk yang lain diharapkan agar Posko Desa dan Kecamatan yang berperan,” terangnya di kepada Pontianak Post, Senin (3/5).

Dalam penjagaan tersebut personil yang dilibatkan mereka terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, BPBD, dan Satpol PP. Hal ini, lanjut dia, dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19, untuk memeriksa warga yang melintas dan masuk ke daerah ini.

Baca Juga :  Cuaca Buruk Diperkirakan Hingga Akhir Desember

“Petugas yang berjaga direncanakan dari tanggal 6 – 17 Mei 2021,” tambah Wakil Sekertaris I Satgas Covid 19 Kayong Utara.

Noorhabib menambahkan, dalam pendirian pos jaga akan dimulai pada 5 Mei, sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Paling lambat 5 Mei, tenda untuk posko Siduk, Melano, dan Simpang Tajung Pelanduk sudah didirikan mereka. “Sedangkan untuk dermaga Sukadana dan Pelabuhan Teluk Batang, tidak dipasang tenda,” katanya.

Sementara, sebelumnya berkaitan hal yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara Erwan Wahyu Hidayat mengungkapkan, jika Pemerintah Provinsi tidak memberlakukan penghentian trasportasi selama 6 – 17 Mei, maka bagi warga yang masuk ke Kayong Utara akan diperketat selama masa pendemi Covid-19.

Baca Juga :  Warga Karya Makmur Geger Penemuan Mayat, Terkubur di Bawah Pohon Pisang Milik Warga

“Jika dari Provinsi tidak ada penghentian transportasi, berarti tinggal diperketat pemeriksaan orang yang masuk,” katanya di Sukadana kepada Pontianak Post, Kamis (29/4). Bagi warga yang akan masuk, nantinya bisa saja di tes usap antigen yang akan dilakukan Dinas Kesehatan. “Infonya kemarin dari Pak Bambang (Bambang Suberkah, kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana) Dinkes siap untuk melakukan swab antigen,” terangnya. (dan)

SUKADANA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Noorhabib memastikan untuk pos jaga digunakan Satgas Covid-19 menjelang lebaran dipastikan dia, akan beroperasi dari 6 – 17 Mei mendatang.

“Rencananya posko cek poin akan di letakkan di Siduk (Desa Simpang Tiga) dengan tiga shift. Untuk penjagaan penjagaan selama 24 jam. Baik di pelabuhan speed Sukadana, Pelabuhan Teluk Melano, di Simpang Tanjung Pelanduk, dan di Pelabuhan Teluk Batang. Selain dari itu, tidak ada poskonya. Untuk yang lain diharapkan agar Posko Desa dan Kecamatan yang berperan,” terangnya di kepada Pontianak Post, Senin (3/5).

Dalam penjagaan tersebut personil yang dilibatkan mereka terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, BPBD, dan Satpol PP. Hal ini, lanjut dia, dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19, untuk memeriksa warga yang melintas dan masuk ke daerah ini.

Baca Juga :  Warga Karya Makmur Geger Penemuan Mayat, Terkubur di Bawah Pohon Pisang Milik Warga

“Petugas yang berjaga direncanakan dari tanggal 6 – 17 Mei 2021,” tambah Wakil Sekertaris I Satgas Covid 19 Kayong Utara.

Noorhabib menambahkan, dalam pendirian pos jaga akan dimulai pada 5 Mei, sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Paling lambat 5 Mei, tenda untuk posko Siduk, Melano, dan Simpang Tajung Pelanduk sudah didirikan mereka. “Sedangkan untuk dermaga Sukadana dan Pelabuhan Teluk Batang, tidak dipasang tenda,” katanya.

Sementara, sebelumnya berkaitan hal yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara Erwan Wahyu Hidayat mengungkapkan, jika Pemerintah Provinsi tidak memberlakukan penghentian trasportasi selama 6 – 17 Mei, maka bagi warga yang masuk ke Kayong Utara akan diperketat selama masa pendemi Covid-19.

Baca Juga :  Ada Penyakit Bawaan, Bupati Citra Tidak Divaksin Covid 19

“Jika dari Provinsi tidak ada penghentian transportasi, berarti tinggal diperketat pemeriksaan orang yang masuk,” katanya di Sukadana kepada Pontianak Post, Kamis (29/4). Bagi warga yang akan masuk, nantinya bisa saja di tes usap antigen yang akan dilakukan Dinas Kesehatan. “Infonya kemarin dari Pak Bambang (Bambang Suberkah, kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana) Dinkes siap untuk melakukan swab antigen,” terangnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/