alexametrics
33.9 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Berpotensi Tekan Jumlah Wisatawan

SUKADANA – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Tasfirani, menyoroti rusaknya sejumlah ruas jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara. Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja, tanpa segera ditangani, dia khawatir akan berimbas kepada jumlah pengunjung wisata di Kabupaten ini.

“Kondisi akses ke Kayong, terutama ruas jalan Siduk – Sukadana, Sukadana – Teluk Batang, dan Melano – Perawas masih rusak berat. Kemungkinan pengunjung akan berkurang dari sebelumnya (tahun lalu, Red) untuk berwisata,” terangnya. Padahal, lanjut Tasfirani, pada hari-hari besar seperti Idulfitri, Natal, dan Tahun baru, jumlah kunjungan wisata akan meningkat drastis. Namun, bila melihat kondisi sekarang, dari buruknya insfrastruktur dan pandemi Covid-19 yang belum selesai, dikhawatirkan dia akan berdampak langsung kepada jumlah kunjungan wisatawan. Meski saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, mereka tetap membuka objek-objek wisata, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah diatur pemerintah.

Baca Juga :  Pasokan Listrik Dipastikan Aman

“Kemungkinan besar dibuka, soalnya hampir semua masyarakat sudah mendapatkan vaksin, kemudian melihat zona Kayong juga berada pada zona oranye, kalaupun nanti dibuka, kita upayakan prokes dilaksanakan,” sambungnya.

Sementara itu, Andi, salah satu warga yang sering kali berkunjung ke Kayong Utara untuk berwisata, berharap kepada pemerintah dapat melakukan perbaikan kerusakan ruas jalan. Sebab, menurut dia, terkadang ada rasa malas ketika ingin berwisata ke kabupaten ini, lantaran kondisi jalan dari Siduk – Sukadana masih rusak parah. “Mudah-mudahanlah, jalan itu diperbaiki, dan keluhan-keluahan kami yang sering melewati jalan itu dapat didengar oleh pemerintah,” ungkapnya. (dan)

SUKADANA – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Tasfirani, menyoroti rusaknya sejumlah ruas jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara. Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja, tanpa segera ditangani, dia khawatir akan berimbas kepada jumlah pengunjung wisata di Kabupaten ini.

“Kondisi akses ke Kayong, terutama ruas jalan Siduk – Sukadana, Sukadana – Teluk Batang, dan Melano – Perawas masih rusak berat. Kemungkinan pengunjung akan berkurang dari sebelumnya (tahun lalu, Red) untuk berwisata,” terangnya. Padahal, lanjut Tasfirani, pada hari-hari besar seperti Idulfitri, Natal, dan Tahun baru, jumlah kunjungan wisata akan meningkat drastis. Namun, bila melihat kondisi sekarang, dari buruknya insfrastruktur dan pandemi Covid-19 yang belum selesai, dikhawatirkan dia akan berdampak langsung kepada jumlah kunjungan wisatawan. Meski saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, mereka tetap membuka objek-objek wisata, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah diatur pemerintah.

Baca Juga :  Batasi Pelayanan Saat Pademi

“Kemungkinan besar dibuka, soalnya hampir semua masyarakat sudah mendapatkan vaksin, kemudian melihat zona Kayong juga berada pada zona oranye, kalaupun nanti dibuka, kita upayakan prokes dilaksanakan,” sambungnya.

Sementara itu, Andi, salah satu warga yang sering kali berkunjung ke Kayong Utara untuk berwisata, berharap kepada pemerintah dapat melakukan perbaikan kerusakan ruas jalan. Sebab, menurut dia, terkadang ada rasa malas ketika ingin berwisata ke kabupaten ini, lantaran kondisi jalan dari Siduk – Sukadana masih rusak parah. “Mudah-mudahanlah, jalan itu diperbaiki, dan keluhan-keluahan kami yang sering melewati jalan itu dapat didengar oleh pemerintah,” ungkapnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/