alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Jalan Rusak di Teluk Batang dan Seponti Perlu Perbaikan

SUKADANA – Ruas jalan Teluk Batang – Seponti yang berstatus jalan kabupaten begitu rusak parah. Kerusakan jalan ini sudah lama terjadi, sehingga beberapa aktivitas masyarakat menjadi terganggu, dan berdampak kepada perekonomian masyarakat.

“Untuk perekonomian di bidang perdagangannya sangat berpengaruh, seperti ongkos angkut menjadi naik,” terang Kepala Desa Seponti Jaya, Kecamatan Seponti, Nerwanto, Senin (4/10).

Selain itu,  saat ini, satu-satunya SPBU di Kecamatan Seponti juga tampak tutup, namun belum diketahui secara pasti sejak kapan SPBU tersebut tutup karena disebabkan jembatan menuju SPBU tersebut rusak parah, dan rencananya dalam waktu dekat akan diperbaiki.

“Kalau tutup sekarang karena akan dibangun jembatannya, makanya truk tidak bisa lewat,” katanya.

Terpisah, salah satu warga Teluk Batang, Ahamdi yang hampir setiap hari bergelut di jalan rusak menuju Kecamatan Seponti, berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan jalan yang semakin hari semakin parah kerusakannya. Dirinya mengaku, selain memperlama perjalanan, jalan yang rusak puluhan kilometer tersebut juga mempercepat kerusakan kendaraan miliknya.

Baca Juga :  51 ODP Tersebar di Kayong Utara

“Kepada pemerintah saya berharap agar dapat melakukan perbaikan dengan cepat jalan itu,  apa lagi ini sudah lama rusaknya. Saya biasanya membawa buah sawit dari Teluk Batang ke Seponti untuk dijual dari hasil kebun saya,” kata dia.

Keluhan-keluhan yang dirasakannya ini, diyakini dia pasti juga dirasakan oleh warga lainnya,  yang sering menggunakan jalan tersebut. Sebab, diungkapkan dia bahwa jalur tersebut menjadi salah satu akses dalam beraktivitas sehari-hari

“Harapan warga lainnya saya rasa sama. Apa yang saya rasakan, semoga saja jalan itu dapat segera diperbaiki,” tambahnya.

Pelaksanatugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara Rahadi mengatakan bahwa saat ini, khususnya dianggaran pada 2021, ada beberapa ruas jalan yang berstatus jalan Kabupaten dilakukan perbaikan. “Kegiatan yang berstatus jalan Kabupaten TA (Tahun Anggaran) 2021, peningkatan Jalan Payak Itam, peningkatan Jalan Tanjung Gunung, peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Nasional Teluk Batang. Tiga kegiatan tersebut dibiayai dari DAK (Dana Alokasi Khusus). untuk jembatan yang akan diperbaiki adalah jembatan Seponti, jembatan berlokasi di Desa Wonorejo,” tutur Rahadi.

Baca Juga :  Koramil Teluk Batang Bentuk RT Tangguh

Khusus ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Seponti –Teluk Batang, Rahadi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan secara maksimal dengan swakelola. Namun untuk perbaikan di tahun 2022, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan melalui dana DAK.

“Untuk perbaikan Jalan Teluk Batang – Seponti, diupayakan untuk dapat ditangani semampunya, tergantung anggaran yang ada, untuk tahun depan akan diusulkan melalui DAK,” lanjutnya.  (dan) 

SUKADANA – Ruas jalan Teluk Batang – Seponti yang berstatus jalan kabupaten begitu rusak parah. Kerusakan jalan ini sudah lama terjadi, sehingga beberapa aktivitas masyarakat menjadi terganggu, dan berdampak kepada perekonomian masyarakat.

“Untuk perekonomian di bidang perdagangannya sangat berpengaruh, seperti ongkos angkut menjadi naik,” terang Kepala Desa Seponti Jaya, Kecamatan Seponti, Nerwanto, Senin (4/10).

Selain itu,  saat ini, satu-satunya SPBU di Kecamatan Seponti juga tampak tutup, namun belum diketahui secara pasti sejak kapan SPBU tersebut tutup karena disebabkan jembatan menuju SPBU tersebut rusak parah, dan rencananya dalam waktu dekat akan diperbaiki.

“Kalau tutup sekarang karena akan dibangun jembatannya, makanya truk tidak bisa lewat,” katanya.

Terpisah, salah satu warga Teluk Batang, Ahamdi yang hampir setiap hari bergelut di jalan rusak menuju Kecamatan Seponti, berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan jalan yang semakin hari semakin parah kerusakannya. Dirinya mengaku, selain memperlama perjalanan, jalan yang rusak puluhan kilometer tersebut juga mempercepat kerusakan kendaraan miliknya.

Baca Juga :  Bupati Rakor Bersama Presiden

“Kepada pemerintah saya berharap agar dapat melakukan perbaikan dengan cepat jalan itu,  apa lagi ini sudah lama rusaknya. Saya biasanya membawa buah sawit dari Teluk Batang ke Seponti untuk dijual dari hasil kebun saya,” kata dia.

Keluhan-keluhan yang dirasakannya ini, diyakini dia pasti juga dirasakan oleh warga lainnya,  yang sering menggunakan jalan tersebut. Sebab, diungkapkan dia bahwa jalur tersebut menjadi salah satu akses dalam beraktivitas sehari-hari

“Harapan warga lainnya saya rasa sama. Apa yang saya rasakan, semoga saja jalan itu dapat segera diperbaiki,” tambahnya.

Pelaksanatugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara Rahadi mengatakan bahwa saat ini, khususnya dianggaran pada 2021, ada beberapa ruas jalan yang berstatus jalan Kabupaten dilakukan perbaikan. “Kegiatan yang berstatus jalan Kabupaten TA (Tahun Anggaran) 2021, peningkatan Jalan Payak Itam, peningkatan Jalan Tanjung Gunung, peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Nasional Teluk Batang. Tiga kegiatan tersebut dibiayai dari DAK (Dana Alokasi Khusus). untuk jembatan yang akan diperbaiki adalah jembatan Seponti, jembatan berlokasi di Desa Wonorejo,” tutur Rahadi.

Baca Juga :  51 ODP Tersebar di Kayong Utara

Khusus ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Seponti –Teluk Batang, Rahadi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan secara maksimal dengan swakelola. Namun untuk perbaikan di tahun 2022, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan melalui dana DAK.

“Untuk perbaikan Jalan Teluk Batang – Seponti, diupayakan untuk dapat ditangani semampunya, tergantung anggaran yang ada, untuk tahun depan akan diusulkan melalui DAK,” lanjutnya.  (dan) 

Most Read

Artikel Terbaru

/