alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Bakal Dibangun Shelter Seismografi di Teluk Batang

Wabup Terima Kunjungan Kepala Stasiun BMKG

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara mendapatkan peluang untuk pembangunan shelter seismografi sebagai alat pendeteksi kegempaan, yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Teluk Batang. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Effendi Ahmad, usai menerima kedatangan Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, Erika Mardiyanti, di ruang kerjanya, Selasa (4/2).

“Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat, dalam rangka mendeteksi kondisi alam yang ada di Kayong Utara ini,” kata Effendi kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, Erika Mardiyanti, menyatakan, bahwa maksud dari BMKG Pusat membangun fasilitas tersebut adalah untuk mendekteksi dini mengenai kegempaan. “Wilayah Kalimantan Barat bukan tidak berpotensi, tetapi tetap harus menjadi antisipasi buat kita bersama sedini mungkin terkait tentang gempa yang ada di Kalbar,” ulasnya.

Baca Juga :  Prioritas Pembangunan Sarana Kesehatan

Sementara itu, penentuan Kecamatan Teluk Batang sebagai lokasi shelter sesimograf, diakui Erika, dilihat dari penentuan koordinat dari sesar. Menurut dia, ada sejarah-sejarahnya, di mana kebetulan wilayah yang ada di Kalbar ini terdapat sesar-sesar kecil. “Namun kita harus tetap membuat jaringan yang lebih rapat terkait dengan informasi kegempaan ini,” ujar Erika. (dan/humas)

Wabup Terima Kunjungan Kepala Stasiun BMKG

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara mendapatkan peluang untuk pembangunan shelter seismografi sebagai alat pendeteksi kegempaan, yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Teluk Batang. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Effendi Ahmad, usai menerima kedatangan Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, Erika Mardiyanti, di ruang kerjanya, Selasa (4/2).

“Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat, dalam rangka mendeteksi kondisi alam yang ada di Kayong Utara ini,” kata Effendi kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, Erika Mardiyanti, menyatakan, bahwa maksud dari BMKG Pusat membangun fasilitas tersebut adalah untuk mendekteksi dini mengenai kegempaan. “Wilayah Kalimantan Barat bukan tidak berpotensi, tetapi tetap harus menjadi antisipasi buat kita bersama sedini mungkin terkait tentang gempa yang ada di Kalbar,” ulasnya.

Baca Juga :  Bantah Kades Durian Sebatang

Sementara itu, penentuan Kecamatan Teluk Batang sebagai lokasi shelter sesimograf, diakui Erika, dilihat dari penentuan koordinat dari sesar. Menurut dia, ada sejarah-sejarahnya, di mana kebetulan wilayah yang ada di Kalbar ini terdapat sesar-sesar kecil. “Namun kita harus tetap membuat jaringan yang lebih rapat terkait dengan informasi kegempaan ini,” ujar Erika. (dan/humas)

Most Read

Artikel Terbaru

/