alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

SUKADANA – Pemanggilan salah satu pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara, Emy Yuliana, oleh Polres Kayong Utara, 25 Februari lalu, tidak terkait kasus pekerjaan yang dipimpinnya.

“Saya dipanggil untuk dimintai penjelasan terkait kasus pencurian dan penipuan yang melibatkan saudara AS dan mitra kerjanya. Hal ini dikarenakan kasus pecurian dan penipuan tersebut berawal dari paket Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Begasing, di mana saya juga sebagai PPK kegiatan tersebut,” katanya.

Dari sisi pekerjaan, pekerjaan telah selesai dilakukan 100 persen dan telah dilakukan serah terima pekerjaan pada 18 Desember 2020 lalu.

“Jadi saya hanya memberikan keterangan berdasarkan surat undangan klarifikasi terkait kasus tersebut, dan itu pun masalah internal mereka (AS dan mitra, Red),” terang Emy.

Baca Juga :  Bekuk Buronan Pembobol ATM

Terkait pemberitaan yang berspekulasi soal pemeriksaan pekerjaan di daerah Tanjung Belimbing, ditegaskan dia bahwa hal itu tidak benar.

“Ada pemberitaan dan postingan di sosial media soal pemanggilan saya terkait pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Tanjung Belimbing, itu tidak benar, malahan pekerjaan baik di Begasing dan Tanjung Belimbing telah diaudit oleh BPK dan hasilnya sudah sesuai memenuhi RAB dan gambar di dalan kontrak kerja, jadi tidak ada temuan sama sekali,” ungkap Emy.  (dan/prokopim)

SUKADANA – Pemanggilan salah satu pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara, Emy Yuliana, oleh Polres Kayong Utara, 25 Februari lalu, tidak terkait kasus pekerjaan yang dipimpinnya.

“Saya dipanggil untuk dimintai penjelasan terkait kasus pencurian dan penipuan yang melibatkan saudara AS dan mitra kerjanya. Hal ini dikarenakan kasus pecurian dan penipuan tersebut berawal dari paket Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Begasing, di mana saya juga sebagai PPK kegiatan tersebut,” katanya.

Dari sisi pekerjaan, pekerjaan telah selesai dilakukan 100 persen dan telah dilakukan serah terima pekerjaan pada 18 Desember 2020 lalu.

“Jadi saya hanya memberikan keterangan berdasarkan surat undangan klarifikasi terkait kasus tersebut, dan itu pun masalah internal mereka (AS dan mitra, Red),” terang Emy.

Baca Juga :  Begini Nasib Buaya yang Ditangkap Warga di Tanjung Satai

Terkait pemberitaan yang berspekulasi soal pemeriksaan pekerjaan di daerah Tanjung Belimbing, ditegaskan dia bahwa hal itu tidak benar.

“Ada pemberitaan dan postingan di sosial media soal pemanggilan saya terkait pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Tanjung Belimbing, itu tidak benar, malahan pekerjaan baik di Begasing dan Tanjung Belimbing telah diaudit oleh BPK dan hasilnya sudah sesuai memenuhi RAB dan gambar di dalan kontrak kerja, jadi tidak ada temuan sama sekali,” ungkap Emy.  (dan/prokopim)

Most Read

Artikel Terbaru

/