alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Gelar FGD Menjelang Bulan Suci Ramadan 1442

SUKADANA – Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peran Polri dan Masyarakat dalam Penerapan Protokol Kesehatan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H di Sukadana. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Mahkota Kayong Sukadana, Selasa (6/3).

Forum yang dihelat ini melibatkan unsur Pemerintah Daerah, Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kapolsek se-Kayong Utara, termasuk juga para pengurus mesjid. Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah hal yang sangat penting untuk didiskusikan menjelang Ramadan. Menurutnya, Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Polri dan TNI beserta masyarakat diharapkan bisa memutus mata rantai dan mencegah secara maksimal penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  FGD dan Rakor Kesbangpol Rumuskan Formulasi Tepat Atasi Konflik

“Namun apa yang telah dilakukan oleh pemerintah banyak mengalami kendala-kendala dalam penanganannya,” aku Kapolres kepada para peserta diskusi kemarin. Diakui dia, hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat terbilang rendah dan masih menganggap remeh persoalan kesucian dan kebersihan.

Kapolres juga menerangkan arti penting pencegahan dalam memutus mata rantai penyebaran virus, yang dimulai dari keluarga. “Jelang bulan suci Ramadan, pada masa pandemi ini, saya mengajak masyarakat, bukan lagi menjaga jarak, tetapi sudah menjaga diri,” pesannya. (dan)

SUKADANA – Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peran Polri dan Masyarakat dalam Penerapan Protokol Kesehatan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H di Sukadana. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Mahkota Kayong Sukadana, Selasa (6/3).

Forum yang dihelat ini melibatkan unsur Pemerintah Daerah, Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kapolsek se-Kayong Utara, termasuk juga para pengurus mesjid. Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah hal yang sangat penting untuk didiskusikan menjelang Ramadan. Menurutnya, Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Polri dan TNI beserta masyarakat diharapkan bisa memutus mata rantai dan mencegah secara maksimal penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Dorong Bahasa Banuaka Taman Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

“Namun apa yang telah dilakukan oleh pemerintah banyak mengalami kendala-kendala dalam penanganannya,” aku Kapolres kepada para peserta diskusi kemarin. Diakui dia, hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat terbilang rendah dan masih menganggap remeh persoalan kesucian dan kebersihan.

Kapolres juga menerangkan arti penting pencegahan dalam memutus mata rantai penyebaran virus, yang dimulai dari keluarga. “Jelang bulan suci Ramadan, pada masa pandemi ini, saya mengajak masyarakat, bukan lagi menjaga jarak, tetapi sudah menjaga diri,” pesannya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/