alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Bupati Kayong Utara Berharap Status Jalan Provinsi Menjadi Nasional

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani berharap peningkatan status jalan Provinsi di Kayong Utara dapat disetujui oleh pihak Kementerian PUPR menjadi jalan nasional. Hal tersebut, menurut Citra, demi kelancaran transportasi dan percepatan pembangunan daerah.

“Sehingga beban Provinsi semakin ringan, karena ini dananya sangat besar, dari Ketapang Siduk statusnya sama dengan Siduk – Teluk Batang menjadi nasional. Termasuk jalan perawas harapannya dapat menjadi jalan nasional,” terang Bupati di Sukadana, Jumat (9/10) di Sukadana.

Kemudin, kata Citra, untuk angkutan ekspedisi dapat lancar, seiring dari itu proses pembangunan sudah dilakukan oleh Provinsi pembangunan jalan dan pemerliharaan jalan. “Sehingga jalan-jalan rusak yang parah-parah ini kita gunakan pemeliharaan jalan, suasana pun tetap kondusif dan kita mengajukan status jalan ini dapat disetujui oleh Kementerian PUPR, supaya jalan Siduk – Teluk Batang dapat menjadi jalan nasional,” tambah Bupati.

Baca Juga :  Aparat TNI Sasar Perhotelan untuk Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

Sementara itu, dikatakan dia, untuk pembangunan ruas jalan Perawas saat ini sedang dilakukan pengerjaan oleh TNI. Sehingga, harapan dia, rentang waktu ke ibu kota Kalbar tidak terlalu lama.

“Dalam tahun ini hibah dari provinsi yang dibangun swakelola dengan pihak TNI bisa selesai dengan harapan untuk ke Pontianak bisa singkat, bisa enam jam lebih,” tambahnya.

Selanjutnya, harapan dia, tahun depan Pemerintah Provinsi dapat membantu untuk peningkatan jalan. Dengan demikian dia yakin aktivitas dapat lebih lancar, dengan dibangun secara bertahap.

Selanjutnya Bupati mengatakan, jika ada ruas jalan Provinsi yang rusak tidak perlu dipersoalkan, yang penting dapat dikerjakan secara bergotong-royong,  partisipasi masyarakat, ASN peduli, beserta TNI, Polri, dan instansi vertikal untuk turun ke jalan.

Baca Juga :  Bujang Kurir, Local Champion Digital Indonesia

“Karena yang bolak balik ini adalah kita-kita, sehingga tidak saling mengkambinghitamkan. Tetapi kita membangun dengan suasana yang kondusif, tidak saling menyalahkan. Maka dari itu apa yang kita lakukan dengan bergoyong-royong, partisipasi masyarakat termaksud desa, jalan tersebut dapat dilalui. Yang penting kecelakaan turun,” tutupnya. (dan)

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani berharap peningkatan status jalan Provinsi di Kayong Utara dapat disetujui oleh pihak Kementerian PUPR menjadi jalan nasional. Hal tersebut, menurut Citra, demi kelancaran transportasi dan percepatan pembangunan daerah.

“Sehingga beban Provinsi semakin ringan, karena ini dananya sangat besar, dari Ketapang Siduk statusnya sama dengan Siduk – Teluk Batang menjadi nasional. Termasuk jalan perawas harapannya dapat menjadi jalan nasional,” terang Bupati di Sukadana, Jumat (9/10) di Sukadana.

Kemudin, kata Citra, untuk angkutan ekspedisi dapat lancar, seiring dari itu proses pembangunan sudah dilakukan oleh Provinsi pembangunan jalan dan pemerliharaan jalan. “Sehingga jalan-jalan rusak yang parah-parah ini kita gunakan pemeliharaan jalan, suasana pun tetap kondusif dan kita mengajukan status jalan ini dapat disetujui oleh Kementerian PUPR, supaya jalan Siduk – Teluk Batang dapat menjadi jalan nasional,” tambah Bupati.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Sekat Kanal di Lahan Gambut

Sementara itu, dikatakan dia, untuk pembangunan ruas jalan Perawas saat ini sedang dilakukan pengerjaan oleh TNI. Sehingga, harapan dia, rentang waktu ke ibu kota Kalbar tidak terlalu lama.

“Dalam tahun ini hibah dari provinsi yang dibangun swakelola dengan pihak TNI bisa selesai dengan harapan untuk ke Pontianak bisa singkat, bisa enam jam lebih,” tambahnya.

Selanjutnya, harapan dia, tahun depan Pemerintah Provinsi dapat membantu untuk peningkatan jalan. Dengan demikian dia yakin aktivitas dapat lebih lancar, dengan dibangun secara bertahap.

Selanjutnya Bupati mengatakan, jika ada ruas jalan Provinsi yang rusak tidak perlu dipersoalkan, yang penting dapat dikerjakan secara bergotong-royong,  partisipasi masyarakat, ASN peduli, beserta TNI, Polri, dan instansi vertikal untuk turun ke jalan.

Baca Juga :  Tim Caretaker Dibentuk, Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Kalbar Hormati Keputusan BPP

“Karena yang bolak balik ini adalah kita-kita, sehingga tidak saling mengkambinghitamkan. Tetapi kita membangun dengan suasana yang kondusif, tidak saling menyalahkan. Maka dari itu apa yang kita lakukan dengan bergoyong-royong, partisipasi masyarakat termaksud desa, jalan tersebut dapat dilalui. Yang penting kecelakaan turun,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/