alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Kayong Utara Bertambah Dua Kasus Konfirmasi Covid 19

SUKADANA – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kayong Utara bertambah menjadi dua orang.

Jika sebelumnya satu kasus dialami guru SMK Negeri 1 Sukadana, terbaru Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU ) Kayong Utara, Nazril Hijar juga terkonfirmasi positif.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah, kasus positif ini bukan dari transmisi lokal, karena keduanya diduga memiliki riwayat perjalanan keluar daerah, seperti guru SMK N 1 Sukadana habis melakukan perjalanan dari Medan karena ada urusan keluarga, sedangkan Nazril Hijar memiliki riwayat ke Sekadau kegiatan MTQ.

“Guru SMK N1, dia pulang perjalanan dari Medan, kembali kemudian pada tanggal 21 September sampai di Kayong . Dia mengeluh ada gejala, kehilangan penciuman, demam. Kemudian kami melakukan kunjungan, memberikan arahan untuk isolasi mandiri. (Tanggal) 27 kita lakukan swab kepada beliau, istrinya juga. Tanggal 6 (oktober) hasilnya keluar, positif,” jelas Bambang Suberkah, Jumat (9/10) di Sukadana.

Baca Juga :  Dari Tangannya, Batik Seragam Pelajar Tertorehkan

Bambang mengatakan, kasus terkonfirmasi covid -19 kedua, merupakan salah satu kontingen dari Kayong Utara yang pulang dari MTQ di Kabupaten Sekadau beberapa waktu yang lalu, pasien merupakan ketua (PCNU ) Kayong Utara, Nazril Hijar.

Nazril Hizar sendiri secara pribadi membuka identitasnya sebagai pasien terkonfirmasi positif covid-19, dengan membuat video berdurasi 3 menit lebih yang sudah tersebar di beberapa grub WhastApp.

“Kasus kedua salah satu kontingen yang pergi (MTQ) Sekadau. Kembali ke kayong tanggal 23 September, ada timbul keluhan, beliau langsung ke pesaguan berobat di puskemas, tgl 29 mulai di rawat di RSUD agoesdjam, tanggal 6 di swab, sehari kemudian dapat hasilnya positif,” tambahnya.

Baca Juga :  Predator Anak Berkedok Guru Seni Ditangkap, Cabuli 10 Remaja dengan Modus Pengobatan Alternatif

Sebelumnha, kata Bambang, swab banyak banyak dilakukan kepada warga Kayong Utara yang datang membesuk Ketua PCNU ini, termasuk diantaranya Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, dan beberapa anggota DPRD Kayong Utara. Seluruh pembesuk yang melakukan kontak langsung ke pasien positif covid-19 ini pun akan dilakukan swab, untuk memastikan tidak terpapar covid.

“Sebelum di swab ini banyak warga kita Kayong Utara yang besuk, tapi kita udah dapat datanya, nama – namanya, hari ini semuanya kita swab,”tuturnya.

Untuk kontingen MTQ Kabupaten Kayong Utara yang pergi ke Kabupaten Sekadau berjumlah 17 orang, sudah didata dan dilakukan swab.

“Sudah kita swab 9 orang, tanggal 1 Oktober, hasilnya belum keluar. Semuanya sudah melakukan isolasi mandiri,” ungkapnya. (dan)

SUKADANA – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kayong Utara bertambah menjadi dua orang.

Jika sebelumnya satu kasus dialami guru SMK Negeri 1 Sukadana, terbaru Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU ) Kayong Utara, Nazril Hijar juga terkonfirmasi positif.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah, kasus positif ini bukan dari transmisi lokal, karena keduanya diduga memiliki riwayat perjalanan keluar daerah, seperti guru SMK N 1 Sukadana habis melakukan perjalanan dari Medan karena ada urusan keluarga, sedangkan Nazril Hijar memiliki riwayat ke Sekadau kegiatan MTQ.

“Guru SMK N1, dia pulang perjalanan dari Medan, kembali kemudian pada tanggal 21 September sampai di Kayong . Dia mengeluh ada gejala, kehilangan penciuman, demam. Kemudian kami melakukan kunjungan, memberikan arahan untuk isolasi mandiri. (Tanggal) 27 kita lakukan swab kepada beliau, istrinya juga. Tanggal 6 (oktober) hasilnya keluar, positif,” jelas Bambang Suberkah, Jumat (9/10) di Sukadana.

Baca Juga :  Dari Tangannya, Batik Seragam Pelajar Tertorehkan

Bambang mengatakan, kasus terkonfirmasi covid -19 kedua, merupakan salah satu kontingen dari Kayong Utara yang pulang dari MTQ di Kabupaten Sekadau beberapa waktu yang lalu, pasien merupakan ketua (PCNU ) Kayong Utara, Nazril Hijar.

Nazril Hizar sendiri secara pribadi membuka identitasnya sebagai pasien terkonfirmasi positif covid-19, dengan membuat video berdurasi 3 menit lebih yang sudah tersebar di beberapa grub WhastApp.

“Kasus kedua salah satu kontingen yang pergi (MTQ) Sekadau. Kembali ke kayong tanggal 23 September, ada timbul keluhan, beliau langsung ke pesaguan berobat di puskemas, tgl 29 mulai di rawat di RSUD agoesdjam, tanggal 6 di swab, sehari kemudian dapat hasilnya positif,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Kumpai Raya Terima Bantuan Beras

Sebelumnha, kata Bambang, swab banyak banyak dilakukan kepada warga Kayong Utara yang datang membesuk Ketua PCNU ini, termasuk diantaranya Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, dan beberapa anggota DPRD Kayong Utara. Seluruh pembesuk yang melakukan kontak langsung ke pasien positif covid-19 ini pun akan dilakukan swab, untuk memastikan tidak terpapar covid.

“Sebelum di swab ini banyak warga kita Kayong Utara yang besuk, tapi kita udah dapat datanya, nama – namanya, hari ini semuanya kita swab,”tuturnya.

Untuk kontingen MTQ Kabupaten Kayong Utara yang pergi ke Kabupaten Sekadau berjumlah 17 orang, sudah didata dan dilakukan swab.

“Sudah kita swab 9 orang, tanggal 1 Oktober, hasilnya belum keluar. Semuanya sudah melakukan isolasi mandiri,” ungkapnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/