alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Iring-Iringan Mobil DPR RI Dicegat Warga Saat Lintasi Jalan Siduk-Sukadana

SUKADANA – Rombongan iring-iringan mobil DPR RI saat berkunjung ke Kayong Utara, Kalimantan Barat, melintasi ruas jalan Siduk-Sukadana milik Provinsi Kalimantan Barat dihadang seorang warga dengan menggunakan sepeda motor. Warga tersebut menyampaikan keluhannya lantaran jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah lantaran rusak parah.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang ikut dalam iring-iringan kendaraan dihadang oleh warga menyampaikan, aksi yang dilakukan oleh warga dengan menghadang rombong di ruas jalan Siduk–Sukadana saat akan menghadiri peletakan batu pertama Kantor DPC PDI Perjuangan merupakan hal yang biasa, dan tidak menjadi masalah.

“Namanya masyarakat, mereka ini kecewa, jalan ini tidak diperbaiki, hidup tiap hari di situ, kadang-kadang bawa orang sakit. Kalau saya memahami. Kan masyarakat juga tidak tahu siapa saja pejabatnya, pasti mereka cegat, termasuk saya. Jadi buat saya itu hal yang bisa, kenapa harus jadi masalah,” terangnya, usai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Kayong Utara, di Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kamis (12/5).

Baca Juga :  Juminggu, Sang Pelaku Pencegatan: Saya Kira Rombongan Pejabat Pemprov

Dilanjutkan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini, pada saat kejadian pencegatan pun, jika dijelaskan kepada warga tersebut, mengenai wewenang perbaikan jalan dikhawatirkan tidak akan mengerti. Karena itu merupakan wewenang Provinsi, sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Menurut dia, mengenai hal ini dapat ditanyakan kepada Gubernur dan juga DPRD Provinsi harusnya dapat menyikapi, jangan sampai masyarakat menjadi emosi, lantaran tidak kunjung diperbaiki. (dan)

SUKADANA – Rombongan iring-iringan mobil DPR RI saat berkunjung ke Kayong Utara, Kalimantan Barat, melintasi ruas jalan Siduk-Sukadana milik Provinsi Kalimantan Barat dihadang seorang warga dengan menggunakan sepeda motor. Warga tersebut menyampaikan keluhannya lantaran jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah lantaran rusak parah.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang ikut dalam iring-iringan kendaraan dihadang oleh warga menyampaikan, aksi yang dilakukan oleh warga dengan menghadang rombong di ruas jalan Siduk–Sukadana saat akan menghadiri peletakan batu pertama Kantor DPC PDI Perjuangan merupakan hal yang biasa, dan tidak menjadi masalah.

“Namanya masyarakat, mereka ini kecewa, jalan ini tidak diperbaiki, hidup tiap hari di situ, kadang-kadang bawa orang sakit. Kalau saya memahami. Kan masyarakat juga tidak tahu siapa saja pejabatnya, pasti mereka cegat, termasuk saya. Jadi buat saya itu hal yang bisa, kenapa harus jadi masalah,” terangnya, usai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Kayong Utara, di Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kamis (12/5).

Baca Juga :  Hildi Hamid Mohon Doa Masyarakat Kalbar

Dilanjutkan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini, pada saat kejadian pencegatan pun, jika dijelaskan kepada warga tersebut, mengenai wewenang perbaikan jalan dikhawatirkan tidak akan mengerti. Karena itu merupakan wewenang Provinsi, sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Menurut dia, mengenai hal ini dapat ditanyakan kepada Gubernur dan juga DPRD Provinsi harusnya dapat menyikapi, jangan sampai masyarakat menjadi emosi, lantaran tidak kunjung diperbaiki. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/