alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Gagal Wisuda, Tabungan Lenyap

Penggelapan Koperasi KSM

SUKADANA – Sudah dua minggu kasus penggelapan uang nasabah koperasi Syari’ah  Khatulistiwa Surya Mandiri (KSM) yang berjumlah miliaran rupiah, belum ada titik terang. Khususnya, terkait pengembalian uang nasabah.

Hal ini pun membuat para nasabah khawatir  terhadap  nasib uang mereka. Mereka pun menaruh harapan besar agar pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kayong Utara, mengembalikan uang yang mereka tabung. Jumlahnya pun bervariasi setiap orangnya. Mulai dari Rp1,5 juta sebagai simpanan pokok sampai puluhan juta rupiah.

Salah satu nasabah dari Desa  Dusun Kecil,  Kecamatan Pulau Maya,  Kabupaten Kayong Utara,  Rudi  Hartini (30) menuturkan uang yang ia tabung di koperasi untuk keperluan anaknya yang akan wisuda pada bulan enam mendatang di salah satu perguruan tinggi di Pontianak.

Baca Juga :  Khusus Warga Kayong Utara, Ada Ambulans dari Rasau ke Pontianak

Akibatnya, wisuda  anaknya yang sudah direncanakan tersebut, terancam diundur dikarenakan uang yang disimpan di KSM tersebut telah lenyap digelapkan pelaku berinisial PW.

“Uang itu dari usaha saya jualan sedikit dirumah dan  hasil kerja suami saya yang  mencari ikan dan menukang. Yang rencananya untuk biaya anak saya wisuda,” tutur Rudi Hartini di Sukadana, Rabu, (12/2).

Ia mengaku,  awalnya tergiur dengan petugas KSM yang menjanjikan pinjaman yang besar dengan bunga yang  sangat kecil.

“Sudah cukup lama saya mengumpulkan uang untuk biaya anak sekolah,  anak saya yang SMP juga tidak lama lagi akan masuk SMK, jadi uang yang dikumpulkan itu ditabung untuk biaya sekolah anak saya,’keluhnya.

Baca Juga :  Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pemerkosaan, KPAD Lakukan Pendampingan

Dirinya berharap agar pemerintah daerah dan pihak kepolisian bisa memberikan perhatian khusus terhadap nasabah yang mengalami kerugian tidak  sedikit tersebut.

“Kita tidak berharap banyak,hanya ingin uang kita bisa kembali lagi itu udah sangat bahagia benar kami,” tutupnya. (dan)

Penggelapan Koperasi KSM

SUKADANA – Sudah dua minggu kasus penggelapan uang nasabah koperasi Syari’ah  Khatulistiwa Surya Mandiri (KSM) yang berjumlah miliaran rupiah, belum ada titik terang. Khususnya, terkait pengembalian uang nasabah.

Hal ini pun membuat para nasabah khawatir  terhadap  nasib uang mereka. Mereka pun menaruh harapan besar agar pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kayong Utara, mengembalikan uang yang mereka tabung. Jumlahnya pun bervariasi setiap orangnya. Mulai dari Rp1,5 juta sebagai simpanan pokok sampai puluhan juta rupiah.

Salah satu nasabah dari Desa  Dusun Kecil,  Kecamatan Pulau Maya,  Kabupaten Kayong Utara,  Rudi  Hartini (30) menuturkan uang yang ia tabung di koperasi untuk keperluan anaknya yang akan wisuda pada bulan enam mendatang di salah satu perguruan tinggi di Pontianak.

Baca Juga :  Warga Meninggal saat Mengantre BLT di Kantor Desa

Akibatnya, wisuda  anaknya yang sudah direncanakan tersebut, terancam diundur dikarenakan uang yang disimpan di KSM tersebut telah lenyap digelapkan pelaku berinisial PW.

“Uang itu dari usaha saya jualan sedikit dirumah dan  hasil kerja suami saya yang  mencari ikan dan menukang. Yang rencananya untuk biaya anak saya wisuda,” tutur Rudi Hartini di Sukadana, Rabu, (12/2).

Ia mengaku,  awalnya tergiur dengan petugas KSM yang menjanjikan pinjaman yang besar dengan bunga yang  sangat kecil.

“Sudah cukup lama saya mengumpulkan uang untuk biaya anak sekolah,  anak saya yang SMP juga tidak lama lagi akan masuk SMK, jadi uang yang dikumpulkan itu ditabung untuk biaya sekolah anak saya,’keluhnya.

Baca Juga :  Dinkes Kayong Utara Alami Kelangkaan Masker

Dirinya berharap agar pemerintah daerah dan pihak kepolisian bisa memberikan perhatian khusus terhadap nasabah yang mengalami kerugian tidak  sedikit tersebut.

“Kita tidak berharap banyak,hanya ingin uang kita bisa kembali lagi itu udah sangat bahagia benar kami,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/