alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Berharap Semua Kapal Nelayan Berdokumen

SUKADANA – Bupati Kayong Utara berharap semua kapal yang ada di Kayong Utara memiliki dokumen dan pass kapal. Hal ini disampaikan Bupati ketika melakukan pertemuan dengan Hengky, kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak, Rabu (10/3).

Kunjungan kerja Citra ke Kantor KSOP di Jalan Rahadi Usman Pontianak tersebut, terkait pengajuan perizinan kapal di atas 7 gross ton. Di samping itu, Bupati juga mempertanyakan bagaimana caranya memiliki surat ukur, sertifikat keselamatan, gross akta, dan pass besar.

Kepada Bupati, Kepala KSOP Hengky menyambut baik dan siap bekerja sama dengan Kayong Utara. “Bagi nelayan Kayong Utara yang memiliki kapal di atas 7 GT dan di bawah 7 GT yang ingin mengajukan dokumen kapal dipersilakan dia, mempersiapkan persyaratan dan dokumen dapat menghubungi Dinas Kelautan KKU (Kayong Utara). Biaya gratis,” jelas Bupati yang didampingi Nendar Suheri, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara pada kunjungan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Ajak Gotong Royong Libatkan Masyarakat dan ASN

Keuntungan memiliki dokumen ini menjadikan nelayan memiliki kepastian hukum, mudah memperoleh BBM subsidi, dan rasa tenang dalam bekerja. Untuk mempermudah dokumen kapal bagi nelayan ini, Kayong Utara juga bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu berkaitan dengan persetujuan teknis, Tanda Daftar Kapal, SIUP, dan SIKPI.

Selain ke KSOP Kelas II Pontianak, Bupati juga melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Pontianak (PSDKP). Kunjungan tersebut berkaitan dengan pengajuan bantuan kapal hasil tangkapan yang pernah digunakan oleh nelayan asing.

Kehadiran Bupati disambut Erwin, koordinator PSDKP yang mengurusi kapal tangkapan. Bupati berharap kapal hasil tangkapan ini nantinya dapat digunakan sebagai kapal angkutan untuk ke Kepulauan Karimata.

Baca Juga :  Alur Distribusi Gas Melon Tepat Sasaran, Kelangkaan Gas Saat Natal dan Tahun Baru Nihil Temuan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan,  Nendar Suheri menuturkan bahwa mereka sudah membuat surat kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan. Rencananya mereka akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk meminta hibah kapal tersebut.  “Saya sudah mendapat tugas dari Bupati untuk mengurus proses hibah ini kepada ke Kementerian dan Kejaksaan.   Kita berupaya kapal ini dapat dihibahkan ke Kayong Utara,” tutur Nendar. (dan/prokopim)

SUKADANA – Bupati Kayong Utara berharap semua kapal yang ada di Kayong Utara memiliki dokumen dan pass kapal. Hal ini disampaikan Bupati ketika melakukan pertemuan dengan Hengky, kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak, Rabu (10/3).

Kunjungan kerja Citra ke Kantor KSOP di Jalan Rahadi Usman Pontianak tersebut, terkait pengajuan perizinan kapal di atas 7 gross ton. Di samping itu, Bupati juga mempertanyakan bagaimana caranya memiliki surat ukur, sertifikat keselamatan, gross akta, dan pass besar.

Kepada Bupati, Kepala KSOP Hengky menyambut baik dan siap bekerja sama dengan Kayong Utara. “Bagi nelayan Kayong Utara yang memiliki kapal di atas 7 GT dan di bawah 7 GT yang ingin mengajukan dokumen kapal dipersilakan dia, mempersiapkan persyaratan dan dokumen dapat menghubungi Dinas Kelautan KKU (Kayong Utara). Biaya gratis,” jelas Bupati yang didampingi Nendar Suheri, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara pada kunjungan tersebut.

Baca Juga :  Karhutla tak Terbendung, Kebun Warga Terbakar

Keuntungan memiliki dokumen ini menjadikan nelayan memiliki kepastian hukum, mudah memperoleh BBM subsidi, dan rasa tenang dalam bekerja. Untuk mempermudah dokumen kapal bagi nelayan ini, Kayong Utara juga bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu berkaitan dengan persetujuan teknis, Tanda Daftar Kapal, SIUP, dan SIKPI.

Selain ke KSOP Kelas II Pontianak, Bupati juga melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Pontianak (PSDKP). Kunjungan tersebut berkaitan dengan pengajuan bantuan kapal hasil tangkapan yang pernah digunakan oleh nelayan asing.

Kehadiran Bupati disambut Erwin, koordinator PSDKP yang mengurusi kapal tangkapan. Bupati berharap kapal hasil tangkapan ini nantinya dapat digunakan sebagai kapal angkutan untuk ke Kepulauan Karimata.

Baca Juga :  Pemuda Merupakan Generasi Penerus Masa Depan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan,  Nendar Suheri menuturkan bahwa mereka sudah membuat surat kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan. Rencananya mereka akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk meminta hibah kapal tersebut.  “Saya sudah mendapat tugas dari Bupati untuk mengurus proses hibah ini kepada ke Kementerian dan Kejaksaan.   Kita berupaya kapal ini dapat dihibahkan ke Kayong Utara,” tutur Nendar. (dan/prokopim)

Most Read

Artikel Terbaru

/