alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Lembaga Gemawan Bentuk Kelompok Perempuan

SUKADANA – Lembaga Gemawan memfasilitasi pertemuan untuk pembentukan  kelompok perempuan di lima desa di Kabupaten Kayong Utara. Hal tersebut dilakukan mereka sebagai langkah awal mendorong keterlibatan dan meningkatkan peran perempuan, untuk berpartisipasi aktif  baik dalam bidang ekonomi, sosial, pembangunan, dan lain-lain.

Kegiatan ini dilakukan mereka secara terpisah selama lima hari, 8 – 12 Januari, di lima desa di Kabupaten Kayong Utara. Lima desa dimaksud yakni Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang; Desa Podorukun, Desa Wonorejo, Desa Seponti Jaya, dan Desa Telaga Arum di Kecamatan Seponti. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perempuan di masing-masing desa. Merekak hadir dengan dari latar belakang profesi seperti petani sayur, penerima upah tani dan kebun, pengrajin makanan, ibu rumah tangga, dan lain sebagainya.

Selain agenda pembentukan kelompok perempuan yang dilakukan secara musyawarah dengan menentukan nama kelompok dan susunan pengurus, kegiatan tersebut juga diisi dengan mengidentifikasi potensi yang ada di desa masing-masing. Baik itu dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan lain sebagainya oleh masing-masing kelompok. Secara bersamaan mereka juga memresentasikan hasil dari pemetaan potensi yang dimiliki oleh anggota, pengurus, dan lingkungan sekitar untuk kemudian dikembangkan guna mendukung dan mendorong ekonomi perempuan.

Baca Juga :  33 Pegawai BKPSDM Kayong Utara Negatif Covid 19

Samsiroh, salah satu pengurus kelompok perempuan Sri Rezeki dari Desa Seponti Jaya merasa sangat bersyukur dengan hadirnya Lembaga Gemawan dalam memfasilitasi terbentuknya kelompok perempuan ini. Dirinya berharap kelompok ini akan menjadi salah satu wadah dalam memajukan potensi perempuan yang ada di desa khususnya di Desa Seponti Jaya. “Kami sangat berharap melalui program yang nantinya akan dilaksanakan mampu meningkatkan potensi yang dimiliki ibu-ibu sehingga pada akhirnya dapat menambah penghasilan dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Jamakatun dari Desa Podorukun. Pertemuan ini menurut dia dapat menjadi tempat untuk bersilaturahmi dan juga saling berbagi informasi. “Alhamdulillah berkat ada Gemawan ini kami bisa semangat untuk berkumpul melaksanakan kegiatan, sehingga ini bisa menjadi tempat bagi kami selain untuk bersilaturahmi. Kami juga bisa saling berbagi informasi, pengetahuan, dan pengalaman antarsesama dan harapan kami melalui organisasi ini kita bisa sama-sama memajukan kaum perempuan termasuk yang ada di desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Maulisa, pendamping di Kabupaten Kayong Utara  menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi dari Lembaga Gemawan. Mereka sendiri hadir sebagai Lembaga Pengembangan Masyarakat Mandiri yang merupakan perkumpulan yang didirikan pada 21 April 1999, melalui visinya mewujudkan masyarakat sipil yang berdaulat dan bermartabat.

Baca Juga :  Air Lambat Surut, PUPR Segera Lakukan Normalisasi

“Kuat secara politik dan mandiri secara ekonomi berbasis kearifan lokal, keadilan gender dan keadilan ekologis dan dengan misinya salah satunya untuk Memperkuat Peran Perempuan dan Kelompok Marjinal Lainnya untuk Mencapai Keadilan Gender dan Kemandirian Ekonomi. Dalam hal pengolaan sumber daya alam misalnya, peran perempuan tentu memiliki andil yang cukup besar untuk terlibat didalamnya. Mulai dari pengelolaan lahan, pemeliharaan tanaman, panen, pengolahan hasil panen hingga pemasaran, dan perempuan mengambil peran yang cukup aktif dalam pengelolaan sumber daya alam lainnya. Pengelolaan air, tanah, pertanian, perkebunan, serta pesisir tidak lepas dari peran-peran serta perempuan,” ujarnya.

Dalam hal ini, Lembaga Gemawan memandang pentingnya untuk menguatkan peran aktif perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam serta dalam pembanguanan. “Dengan demikian diperlukan kelompok perempuan yang dapat mengakomodir kegiatan perempuan salah satunya di Kabupaten Kayong Utara yang yang merupakan salah satu basis kerja dampingan Lembaga Gemawan,” tutupnya. (dan)

SUKADANA – Lembaga Gemawan memfasilitasi pertemuan untuk pembentukan  kelompok perempuan di lima desa di Kabupaten Kayong Utara. Hal tersebut dilakukan mereka sebagai langkah awal mendorong keterlibatan dan meningkatkan peran perempuan, untuk berpartisipasi aktif  baik dalam bidang ekonomi, sosial, pembangunan, dan lain-lain.

Kegiatan ini dilakukan mereka secara terpisah selama lima hari, 8 – 12 Januari, di lima desa di Kabupaten Kayong Utara. Lima desa dimaksud yakni Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang; Desa Podorukun, Desa Wonorejo, Desa Seponti Jaya, dan Desa Telaga Arum di Kecamatan Seponti. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perempuan di masing-masing desa. Merekak hadir dengan dari latar belakang profesi seperti petani sayur, penerima upah tani dan kebun, pengrajin makanan, ibu rumah tangga, dan lain sebagainya.

Selain agenda pembentukan kelompok perempuan yang dilakukan secara musyawarah dengan menentukan nama kelompok dan susunan pengurus, kegiatan tersebut juga diisi dengan mengidentifikasi potensi yang ada di desa masing-masing. Baik itu dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan lain sebagainya oleh masing-masing kelompok. Secara bersamaan mereka juga memresentasikan hasil dari pemetaan potensi yang dimiliki oleh anggota, pengurus, dan lingkungan sekitar untuk kemudian dikembangkan guna mendukung dan mendorong ekonomi perempuan.

Baca Juga :  Soroti Pemasangan Pipa di Parit

Samsiroh, salah satu pengurus kelompok perempuan Sri Rezeki dari Desa Seponti Jaya merasa sangat bersyukur dengan hadirnya Lembaga Gemawan dalam memfasilitasi terbentuknya kelompok perempuan ini. Dirinya berharap kelompok ini akan menjadi salah satu wadah dalam memajukan potensi perempuan yang ada di desa khususnya di Desa Seponti Jaya. “Kami sangat berharap melalui program yang nantinya akan dilaksanakan mampu meningkatkan potensi yang dimiliki ibu-ibu sehingga pada akhirnya dapat menambah penghasilan dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Jamakatun dari Desa Podorukun. Pertemuan ini menurut dia dapat menjadi tempat untuk bersilaturahmi dan juga saling berbagi informasi. “Alhamdulillah berkat ada Gemawan ini kami bisa semangat untuk berkumpul melaksanakan kegiatan, sehingga ini bisa menjadi tempat bagi kami selain untuk bersilaturahmi. Kami juga bisa saling berbagi informasi, pengetahuan, dan pengalaman antarsesama dan harapan kami melalui organisasi ini kita bisa sama-sama memajukan kaum perempuan termasuk yang ada di desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Maulisa, pendamping di Kabupaten Kayong Utara  menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi dari Lembaga Gemawan. Mereka sendiri hadir sebagai Lembaga Pengembangan Masyarakat Mandiri yang merupakan perkumpulan yang didirikan pada 21 April 1999, melalui visinya mewujudkan masyarakat sipil yang berdaulat dan bermartabat.

Baca Juga :  Tingkatkan Semangat Pancasila

“Kuat secara politik dan mandiri secara ekonomi berbasis kearifan lokal, keadilan gender dan keadilan ekologis dan dengan misinya salah satunya untuk Memperkuat Peran Perempuan dan Kelompok Marjinal Lainnya untuk Mencapai Keadilan Gender dan Kemandirian Ekonomi. Dalam hal pengolaan sumber daya alam misalnya, peran perempuan tentu memiliki andil yang cukup besar untuk terlibat didalamnya. Mulai dari pengelolaan lahan, pemeliharaan tanaman, panen, pengolahan hasil panen hingga pemasaran, dan perempuan mengambil peran yang cukup aktif dalam pengelolaan sumber daya alam lainnya. Pengelolaan air, tanah, pertanian, perkebunan, serta pesisir tidak lepas dari peran-peran serta perempuan,” ujarnya.

Dalam hal ini, Lembaga Gemawan memandang pentingnya untuk menguatkan peran aktif perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam serta dalam pembanguanan. “Dengan demikian diperlukan kelompok perempuan yang dapat mengakomodir kegiatan perempuan salah satunya di Kabupaten Kayong Utara yang yang merupakan salah satu basis kerja dampingan Lembaga Gemawan,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/