alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

PDAM Tetap Lanjut

BUPATI Kayong Utara Citra Duani mengungkapkan jika tahapan pembentukan PDAM di Kayong Utara tahun ini mengalami hambatan. Hambatan itu sendiri, menurut dia, terjadi lantaran terdapat revisi Perda. Namun pihaknya sudah mengusulkan ke DPRD jika tahun ini sudah disahkan, dapat segera menunjuk direktur PDAM sementara.

Selanjutnya mereka akan melakukan rekrutmen untuk mengisi struktur di PDAM tersebut, seiring dengan pelayanan kualitas daerah. Keseriusan tersebut, menurut Bupati, diperlihatkan dengan kucuran anggaran yang hampir Rp15 miliar. Anggaran tersebut, dimaksudkan dia, untuk perbaikan instalasi pipa, baik di gunung dan lain sebagainya. Sebab, istalasi pipa yang ada saat ini diakui dia sudah banyak yang rusak.

“Makanya harus kita ganti, dalam rangka ini juga pelebaran jalan, kita harus antisipasi, rata-rata pipa PDAM ini dibangun di bahu jalan. Jika dilebarkan, maka harus dibongkar,” kata dia. Untuk itu rencana pembangunan, menurut dia, harus disusun dengan sedemikian matang. “Kita anggarkan tahun ini kita geser, sehingga pelebaran jalan tahun ini kita sudah aman. Jadi PDAM tahun ini regulasinnya sudah disahkan, maka kita langsung kerjakan,” janjinya.

Baca Juga :  Saatnya Dibangun Sirkuit Balap

Bupati mejelaskan mengenai Perda dimaksud sebetulnya sudah ada, tinggal dilakukan revisi. Revisi ini sendiri, menurut dia, terpaksa harus dilakukan lantaran ada peraturan baru. Namun jika Perda tersebut pada bulan depan sudah disahkan, dia yakin pada Maret nanti mereka dapat langsung menentukan pelaksanatugas (Plt) direktur PDAM. “Supaya ada yang mengurus PDAM tersebut,” timpal mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar tersebut.

“Kemudian, barang tersebut (pengelolaan air bersih) harus ada izin dan juga baik.  Karena perusahaan air swasta saat ini yang baru ada izin itu baru satu di Kayong Utara. sedangkan perusahaan air yang lain tidak ada, dan bisa saja ditutup,” tutupnya. (dan)

BUPATI Kayong Utara Citra Duani mengungkapkan jika tahapan pembentukan PDAM di Kayong Utara tahun ini mengalami hambatan. Hambatan itu sendiri, menurut dia, terjadi lantaran terdapat revisi Perda. Namun pihaknya sudah mengusulkan ke DPRD jika tahun ini sudah disahkan, dapat segera menunjuk direktur PDAM sementara.

Selanjutnya mereka akan melakukan rekrutmen untuk mengisi struktur di PDAM tersebut, seiring dengan pelayanan kualitas daerah. Keseriusan tersebut, menurut Bupati, diperlihatkan dengan kucuran anggaran yang hampir Rp15 miliar. Anggaran tersebut, dimaksudkan dia, untuk perbaikan instalasi pipa, baik di gunung dan lain sebagainya. Sebab, istalasi pipa yang ada saat ini diakui dia sudah banyak yang rusak.

“Makanya harus kita ganti, dalam rangka ini juga pelebaran jalan, kita harus antisipasi, rata-rata pipa PDAM ini dibangun di bahu jalan. Jika dilebarkan, maka harus dibongkar,” kata dia. Untuk itu rencana pembangunan, menurut dia, harus disusun dengan sedemikian matang. “Kita anggarkan tahun ini kita geser, sehingga pelebaran jalan tahun ini kita sudah aman. Jadi PDAM tahun ini regulasinnya sudah disahkan, maka kita langsung kerjakan,” janjinya.

Baca Juga :  Akan Digelar Festival Karimata 2020

Bupati mejelaskan mengenai Perda dimaksud sebetulnya sudah ada, tinggal dilakukan revisi. Revisi ini sendiri, menurut dia, terpaksa harus dilakukan lantaran ada peraturan baru. Namun jika Perda tersebut pada bulan depan sudah disahkan, dia yakin pada Maret nanti mereka dapat langsung menentukan pelaksanatugas (Plt) direktur PDAM. “Supaya ada yang mengurus PDAM tersebut,” timpal mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar tersebut.

“Kemudian, barang tersebut (pengelolaan air bersih) harus ada izin dan juga baik.  Karena perusahaan air swasta saat ini yang baru ada izin itu baru satu di Kayong Utara. sedangkan perusahaan air yang lain tidak ada, dan bisa saja ditutup,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/