alexametrics
30.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Perkembangan Teknologi Berdampak Perubahan

SUKADANA – Perkembangan teknologi telah memberikan perubahan dan yang sangat besar terhadap aktivitas dan kebiasaan manusia. Tujuan diciptakannya teknologi adalah untuk mempermudah kehidupan, salah satunya lahirnya gawai yang mampu memberikan berbagai fasilitas dan aplikasi yang dapat membantu segala macam aktivitas. Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara Citra Duani, pada Rapat Koordinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kayong Utara dengan tema Cara mengatasi kecanduan gadget (gawai) pada anak, di Aula Istana Rakyat (Aula Pendopo Bupati), Senin (15/3).

Menurut Citra, dalam sambutan tertulisnya, kehadiran gawai saat ini tidak saja memberikan dampak positif, juga dampak negatif, terutama pada anak-anak. “Gawai yang berisi berbagai macam permainan memberikan efek kecanduan pada anak. Di mana waktu yang ada terus dihabiskan untuk bermain dengan gawai tersebut. Hal ini menyebabkan anak tidak konsentrasi belajar, terganggunya kesehatan, mulai dari kesehatan fisik, akibat kurang bergerak, sampai kesehatan mental,” tambahnya.

Baca Juga :  Persyaratan Penlok Bandara Sudah Dipenuhi

Dikatakan dia, teknologi memang berperan penting dalam membantu perkembangan pengetahuan setiap orang, termasuk anak-anak. Namun sebagai orang tua, menurut dia, perlu membatasi penggunaannya,  agar anak-anak tidak mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kecanduan gawai.

“Fungsi gawai tidak hanya sebatas aplikasi permainan dan hiburan, melainkan lebih dari itu. Gawai dapat dimanfaatkan untuk sebagai sarana belajar, mencari informasi terkait tugas belajar, ilmu pengetahuan, tutorial dalam mengasah kreativitas,” katanya.

“Namun peran gawai semakin termarjinalkan hanya sebatas permainan dan hiburan, menyebabkan anak sangat ketergantungan dengan gawai, sehingga lupa waktu, sampai pada kasus terburuk, merusak pikiran (hilangnya kewarasan). Hal ini terjadi karena mereka sudah mengalami kecanduan gawai. Kondisi ini tentu tidak boleh dianggap sepele. Oleh karena itu, kita perlu mengatasinya dengan cara yang tepat,” katanya. (dan)

SUKADANA – Perkembangan teknologi telah memberikan perubahan dan yang sangat besar terhadap aktivitas dan kebiasaan manusia. Tujuan diciptakannya teknologi adalah untuk mempermudah kehidupan, salah satunya lahirnya gawai yang mampu memberikan berbagai fasilitas dan aplikasi yang dapat membantu segala macam aktivitas. Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara Citra Duani, pada Rapat Koordinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kayong Utara dengan tema Cara mengatasi kecanduan gadget (gawai) pada anak, di Aula Istana Rakyat (Aula Pendopo Bupati), Senin (15/3).

Menurut Citra, dalam sambutan tertulisnya, kehadiran gawai saat ini tidak saja memberikan dampak positif, juga dampak negatif, terutama pada anak-anak. “Gawai yang berisi berbagai macam permainan memberikan efek kecanduan pada anak. Di mana waktu yang ada terus dihabiskan untuk bermain dengan gawai tersebut. Hal ini menyebabkan anak tidak konsentrasi belajar, terganggunya kesehatan, mulai dari kesehatan fisik, akibat kurang bergerak, sampai kesehatan mental,” tambahnya.

Baca Juga :  Penjagaan Terus Berlanjut

Dikatakan dia, teknologi memang berperan penting dalam membantu perkembangan pengetahuan setiap orang, termasuk anak-anak. Namun sebagai orang tua, menurut dia, perlu membatasi penggunaannya,  agar anak-anak tidak mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kecanduan gawai.

“Fungsi gawai tidak hanya sebatas aplikasi permainan dan hiburan, melainkan lebih dari itu. Gawai dapat dimanfaatkan untuk sebagai sarana belajar, mencari informasi terkait tugas belajar, ilmu pengetahuan, tutorial dalam mengasah kreativitas,” katanya.

“Namun peran gawai semakin termarjinalkan hanya sebatas permainan dan hiburan, menyebabkan anak sangat ketergantungan dengan gawai, sehingga lupa waktu, sampai pada kasus terburuk, merusak pikiran (hilangnya kewarasan). Hal ini terjadi karena mereka sudah mengalami kecanduan gawai. Kondisi ini tentu tidak boleh dianggap sepele. Oleh karena itu, kita perlu mengatasinya dengan cara yang tepat,” katanya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/