alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Rapid Test Massal, Terjaring 15 Orang Reaktif di Kayong Utara

SUKADANA- 15 orang dinyatakan reaktif saat dilakukan Rapid Test massal Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, berkerjasama dengan KodamXII/TPR di Kabupaten Kayong Utara sejak 14-16 Juli. Bagi yang dinyatakan rekatif, petugas langsung melakukan swab test di tempat dan diminta untuk melakukan karantina mandiri.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kayong Utara, Noorhabib mengungkapkan, selama dilakukan rapid test massal di Kayong Utara, sejak 14-16 Juli, terdapat 15 orang dinyatakan reaktif di lokasi yang berbeda.

Dalam melaksanakan kegiatan rapid test dan swab test gratis turut melibatkan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, TNI, Polri, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

“Untuk data sementara hasil rapid test tanggal 14 dan 16 juli didapat yang reaktif di aula pendopo bupati Sukadana 6 orang, Dusun Siduk Desa Simpang Tiga Kecamatan Sukadana 3 orang, Teluk Melano Kecamatan Simpang Hilir 6 orang. Jumlah sementara 15 orang dinyatakan reaktif,” jelas Noorhabib, yang juga sebagai kepala Badan Penaggulangan Becana Daerah (BPBD) Kayong Utara, saat dihubungi Pontianak Post, Kamis (16/7) melalui pesan whatsapp

Baca Juga :  Wisata Dibuka, Patuhi Protokol Kesehatan

Noorhabib menambahkan, rapid test massal, yang dilakukan pada hari Kamis (16/7) di Kecamatan Teluk Batang berjumlah 122 orang, semuanya dinyatakan non rekatif. “Teluk Batang hanye 122 orang, semua non reaktif,” jelasnya lagi.

Selain itu, ia menambahkan di Kecamatan Seponti yang dilakukan hari yang sama, petugas melakukan rapid test sebanyak 109 orang, semua juga dinyatakan non rekatif. “Untuk hari ini, Kamis (16/7) di Seponti yang dirapid 109 orang, semuanya juga non reaktif,” tutupnya (dan)

SUKADANA- 15 orang dinyatakan reaktif saat dilakukan Rapid Test massal Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, berkerjasama dengan KodamXII/TPR di Kabupaten Kayong Utara sejak 14-16 Juli. Bagi yang dinyatakan rekatif, petugas langsung melakukan swab test di tempat dan diminta untuk melakukan karantina mandiri.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kayong Utara, Noorhabib mengungkapkan, selama dilakukan rapid test massal di Kayong Utara, sejak 14-16 Juli, terdapat 15 orang dinyatakan reaktif di lokasi yang berbeda.

Dalam melaksanakan kegiatan rapid test dan swab test gratis turut melibatkan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, TNI, Polri, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

“Untuk data sementara hasil rapid test tanggal 14 dan 16 juli didapat yang reaktif di aula pendopo bupati Sukadana 6 orang, Dusun Siduk Desa Simpang Tiga Kecamatan Sukadana 3 orang, Teluk Melano Kecamatan Simpang Hilir 6 orang. Jumlah sementara 15 orang dinyatakan reaktif,” jelas Noorhabib, yang juga sebagai kepala Badan Penaggulangan Becana Daerah (BPBD) Kayong Utara, saat dihubungi Pontianak Post, Kamis (16/7) melalui pesan whatsapp

Baca Juga :  Bank Sinarmas Pontianak Jadi Sasaran Penembakan Orang Tak Dikenal

Noorhabib menambahkan, rapid test massal, yang dilakukan pada hari Kamis (16/7) di Kecamatan Teluk Batang berjumlah 122 orang, semuanya dinyatakan non rekatif. “Teluk Batang hanye 122 orang, semua non reaktif,” jelasnya lagi.

Selain itu, ia menambahkan di Kecamatan Seponti yang dilakukan hari yang sama, petugas melakukan rapid test sebanyak 109 orang, semua juga dinyatakan non rekatif. “Untuk hari ini, Kamis (16/7) di Seponti yang dirapid 109 orang, semuanya juga non reaktif,” tutupnya (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/