alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Air Surut, Warga Mulai Bersih-bersih

SUKADANA – Korban banjir di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara ketika air mulai surut sejumlah warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah mereka pasca terjadinya banjir, Rabu (14/7).

Banjir yang cikup tinggi tidak jarang membuat sejumlah perabotan rumah tangga yang ada hanyut terbawa air, dan membuat warga harus kerja ekstra untuk membersihkannya.

Seperti yang dialamai Muhammad Fauzi, dirinya beserta kelurga merupakan salah satu korban banjir di komplek perumahan tempat ia tinggal.

Sejumlah barang-barang yang ada ketika dilihat saat air surut kondisinya sudah berantakan. Bahkan kulkas yang tadinya berdiri saat ditemukan sudah berpindah tempat, dengan kondisi terbalil.

“Inilah kami beres-beres dulu. Banyak lumpur, dari pagi sampai sore saya bersihkan sama keluarga dan kawan-kawan. Kendalanya air leding tidak jalan untuk menyiram lumpur yang masuk ke dalam rumah,”terangnya di Sukadana, Kamis (15/7).

Baca Juga :  Salat Id dengan Prokes

Dirinya mengatakan, tingginya air yang masuk ke rumahnya kurang lebih setinggi dengkul pria orang dewasa. Sedangkan kalau di luar rumah lebih dari itu.

“Lumayan tinggi airnya krmarin. Alahamdulillah cepat turun, dalam hitungan waktu satu malam saja, air sudah surut. Kami pun berupaya membereskannya, setelah mengungsi,”terangnya.

Sementara itu, untuk dikediamannya saja akibat banjir tersebut karena tidak sempat diselamatkan, terdapat dua unit sepeda motor yang teredam saat air mulai tinggi yang terparkir di garasinya.

Warga lainnya Rizky Firanda, salah satu korban banjir juga mengaku hal yang sama. Sejak pagi dirinya membersihkan rumah di tempat ia tinggal saat ini. Dirinya harus membersihkan lumpur yang berserakan di dalam rumah.

Baca Juga :  Buaya di Tanjung Satai Telah Dilepasliarkan

“Lumayan banyak lumpur masuk ke rumah. Ya bersihkannya pelan-pelan,”kata dia. (dan)

SUKADANA – Korban banjir di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara ketika air mulai surut sejumlah warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah mereka pasca terjadinya banjir, Rabu (14/7).

Banjir yang cikup tinggi tidak jarang membuat sejumlah perabotan rumah tangga yang ada hanyut terbawa air, dan membuat warga harus kerja ekstra untuk membersihkannya.

Seperti yang dialamai Muhammad Fauzi, dirinya beserta kelurga merupakan salah satu korban banjir di komplek perumahan tempat ia tinggal.

Sejumlah barang-barang yang ada ketika dilihat saat air surut kondisinya sudah berantakan. Bahkan kulkas yang tadinya berdiri saat ditemukan sudah berpindah tempat, dengan kondisi terbalil.

“Inilah kami beres-beres dulu. Banyak lumpur, dari pagi sampai sore saya bersihkan sama keluarga dan kawan-kawan. Kendalanya air leding tidak jalan untuk menyiram lumpur yang masuk ke dalam rumah,”terangnya di Sukadana, Kamis (15/7).

Baca Juga :  Hanya Bisa Pasrah, Korban Banjir Berharap Ada Uluran Tangan

Dirinya mengatakan, tingginya air yang masuk ke rumahnya kurang lebih setinggi dengkul pria orang dewasa. Sedangkan kalau di luar rumah lebih dari itu.

“Lumayan tinggi airnya krmarin. Alahamdulillah cepat turun, dalam hitungan waktu satu malam saja, air sudah surut. Kami pun berupaya membereskannya, setelah mengungsi,”terangnya.

Sementara itu, untuk dikediamannya saja akibat banjir tersebut karena tidak sempat diselamatkan, terdapat dua unit sepeda motor yang teredam saat air mulai tinggi yang terparkir di garasinya.

Warga lainnya Rizky Firanda, salah satu korban banjir juga mengaku hal yang sama. Sejak pagi dirinya membersihkan rumah di tempat ia tinggal saat ini. Dirinya harus membersihkan lumpur yang berserakan di dalam rumah.

Baca Juga :  Jalur Perbatasan Semua Diperiksa

“Lumayan banyak lumpur masuk ke rumah. Ya bersihkannya pelan-pelan,”kata dia. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/