alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Bupati Minta Angkutan Berat Kurangi Kapasitas Angkutannya

Minggu Kedua Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Sukadana

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani berpesan kepada para pengguna jalan, khususnya truk angkutan berat yang melebihi kapasitas, dapat mengurangi beban angkutannya. Pesan tersebut disampaikan Bupati berdasarkan Surat Edaran Gubernur tentang Angkutan Jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

“Kepada para pengguna jalan khususnya truk angkutan berat,  yang melebihi kapasitas, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur tentang Angkutan Jalan itu, maksimal 5 ton,” terang Bupati di sela-sela memimpin kerja bakti perbaikan sementara ruas jalan milik Pemerintah Provinsi di Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (18/7) bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat. Citra mengimbau kepada para pengguna jalan, termasuk perusahaan angkutan ekspedisi maupun angkutan hasil perkebunan kelapa sawit yang setiap hari melewati ruas jalan Provinsi di Kayong Utara, agar tidak melebihi kapasitas.

Citra berharap agar fungsi jembatan timbang yang ada di Siduk, tepatnya di perbatasan Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang, benar-benar menyeleksi kendaraan yang melebih kapasitas, yakni 5 ton, agar dibongkar atau diminta kembali. Apalagi, dia menambahkan, aturan yang ada sudah ditetapkan. Larangan ini, menurut dia, sebenarnya mengurangi dan memberikan efek jera kepada para pengguna jalan. ”Kemudian, kita juga akan mengusulkan jembatan timbang,  untuk di Kayong Utara sampai saat ini belum ada jembatan timbang,” timpalnya.

Citra juga berharap, dalam membanguan jembatan timbang harus disertai dengan gudang. Sebab, kendala yang ada selama ini, diakui dia, lantaran ketidaktersediaan gudang, sehingga kelebihan kapasitas angkutan tidak tahu hendak dikemanakan.

Baca Juga :  Jalan Desa Batu Barat Hancur

“Maka dari itu, kita kembali bersama masyarakat TNI Polri, semua ASN, desa, dan seluruh perangkatanya, kita bergotong royong bersama, untuk mengurangi beban para pengguna jalan. Karena harus menunggu anggraan dari Pemerintah Provinsi,” sebutnya. Apa lagi, diakui dia, saat ini anggaran Pemerintah Provinsi terbatas. Untuk itu, sembari menunggu anggaran dimaksud, partisipasi seluruh pihak dan masyarakat, diungkapkan dia, begitu diperlukan pada situasi sekarang ini. “Karena jalan ini 73  kilometer sampi ke Teluk Batang,” jelas Citra.

Dalam melakukan kerja bakti bersama seluruh pihak, yang dikerjakan mereka bukan hanya ruas jalan Siduk yang berbatasan degan Ketapang saja. Mereka juga membidik ruas jalan yang menghubungkan Sukadana – Melano – hingga Teluk Batang secara bersamaan. “Kita bagi tugas, minimal kita bisa menutup lubang-lubang dulu. Karena ini sangat penting sebagai jalur moda trasportasi. Sembako lewat sini, kemudian, ambulans lewat sini, masyarakat bolak balik lewat sini,” katanya lagi.

Citra juga mengimbau kepada para relawan yang ingin membantu menyumbangkan material, untuk dapat dilakukan secara berkala. Dipastikan dia, setiap Sabtu atau Minggu mereka akan melakukan kegiatan gotong royong.

“Kegiatan ini jalan terus, karena sumbangan dari masyarakat terus mengalir. Harapan kita,  batu-batu yang ukuran 4×6 atau 2×4 itu sangat membantu. Karena kita sudah survei di beberapa tepat, kalau jalan ditutup batu, akan membantu lumpur-lumpur yang membuat kendaraan tidak bisa jalan,” bebernya. Citra menambahkan, untuk bantuan semen, mereka mendapatkan hingga lebih dari 350 sak, sumbangan dari berbagai pihak. Kemudian mereka juga mendapat sumbangan material berupa batu, pasir, dan tanah digunakan untuk menutup lubang yang ada.

Baca Juga :  Warga dan Sopir Perbaiki Jalan Empiyang

“Alhamdulillah minggu ini cukup lancar. Karena, minggu depan kita akan berkerja lagi. Kalau setiap minggu, kita yakin bisa membantu beban Pemerintah Provinsi juga, termasuk beban masyarakat pengguna jalan,” ungkapnya.

Citra mengatakan, saat ini Pemkab masih menunggu perbaikan jalan. Namun, yang jelas poses tender, diakui dia, sudah dilaksanakan. Mereka tinggal menunggu pemenang dan pelaksana. “Sambil menunggu mereka berkeraja. Seiring dengan mereka berkerja nanti masyarakat bisa membantu,” kata dia.

Citra menyampaikan, untuk Dusun Siduk ini terdapat empat titik yang mengalami kerusakan parah. Dirinya langsung meninjau lokasi dan ikut meratakan kerusakan jalan dimaksud.

Kegiatan serupa juga dipimpin Wakil Bupati Effendi Ahmad bersama Ketua DPRD Sarnawi berta jajaran ASN lainnya di Kecamatan Teluk Batang dan Kecamatan Simpang Hiir. “Pak Wakil Bupati Effendi Ahmad  dan Ketua DPRD di Melano dan Teluk Batang. Sukadana – Melano, kita minta dari desanya. Kalau kita dapat membantu terus, dari Siduk ke Sukadana itu bisa terbantu, setidaknya mengurangi kemacetan, kecelakaan, dan beban masyarakat, termasuk untuk angkutan sembako yang diperlukan masyarakat,” tutupnya. (dan)

Minggu Kedua Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Sukadana

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani berpesan kepada para pengguna jalan, khususnya truk angkutan berat yang melebihi kapasitas, dapat mengurangi beban angkutannya. Pesan tersebut disampaikan Bupati berdasarkan Surat Edaran Gubernur tentang Angkutan Jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

“Kepada para pengguna jalan khususnya truk angkutan berat,  yang melebihi kapasitas, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur tentang Angkutan Jalan itu, maksimal 5 ton,” terang Bupati di sela-sela memimpin kerja bakti perbaikan sementara ruas jalan milik Pemerintah Provinsi di Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (18/7) bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat. Citra mengimbau kepada para pengguna jalan, termasuk perusahaan angkutan ekspedisi maupun angkutan hasil perkebunan kelapa sawit yang setiap hari melewati ruas jalan Provinsi di Kayong Utara, agar tidak melebihi kapasitas.

Citra berharap agar fungsi jembatan timbang yang ada di Siduk, tepatnya di perbatasan Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang, benar-benar menyeleksi kendaraan yang melebih kapasitas, yakni 5 ton, agar dibongkar atau diminta kembali. Apalagi, dia menambahkan, aturan yang ada sudah ditetapkan. Larangan ini, menurut dia, sebenarnya mengurangi dan memberikan efek jera kepada para pengguna jalan. ”Kemudian, kita juga akan mengusulkan jembatan timbang,  untuk di Kayong Utara sampai saat ini belum ada jembatan timbang,” timpalnya.

Citra juga berharap, dalam membanguan jembatan timbang harus disertai dengan gudang. Sebab, kendala yang ada selama ini, diakui dia, lantaran ketidaktersediaan gudang, sehingga kelebihan kapasitas angkutan tidak tahu hendak dikemanakan.

Baca Juga :  Terima Kasih Kepala Dinkes kepada Satgas Covid-19 Kalbar

“Maka dari itu, kita kembali bersama masyarakat TNI Polri, semua ASN, desa, dan seluruh perangkatanya, kita bergotong royong bersama, untuk mengurangi beban para pengguna jalan. Karena harus menunggu anggraan dari Pemerintah Provinsi,” sebutnya. Apa lagi, diakui dia, saat ini anggaran Pemerintah Provinsi terbatas. Untuk itu, sembari menunggu anggaran dimaksud, partisipasi seluruh pihak dan masyarakat, diungkapkan dia, begitu diperlukan pada situasi sekarang ini. “Karena jalan ini 73  kilometer sampi ke Teluk Batang,” jelas Citra.

Dalam melakukan kerja bakti bersama seluruh pihak, yang dikerjakan mereka bukan hanya ruas jalan Siduk yang berbatasan degan Ketapang saja. Mereka juga membidik ruas jalan yang menghubungkan Sukadana – Melano – hingga Teluk Batang secara bersamaan. “Kita bagi tugas, minimal kita bisa menutup lubang-lubang dulu. Karena ini sangat penting sebagai jalur moda trasportasi. Sembako lewat sini, kemudian, ambulans lewat sini, masyarakat bolak balik lewat sini,” katanya lagi.

Citra juga mengimbau kepada para relawan yang ingin membantu menyumbangkan material, untuk dapat dilakukan secara berkala. Dipastikan dia, setiap Sabtu atau Minggu mereka akan melakukan kegiatan gotong royong.

“Kegiatan ini jalan terus, karena sumbangan dari masyarakat terus mengalir. Harapan kita,  batu-batu yang ukuran 4×6 atau 2×4 itu sangat membantu. Karena kita sudah survei di beberapa tepat, kalau jalan ditutup batu, akan membantu lumpur-lumpur yang membuat kendaraan tidak bisa jalan,” bebernya. Citra menambahkan, untuk bantuan semen, mereka mendapatkan hingga lebih dari 350 sak, sumbangan dari berbagai pihak. Kemudian mereka juga mendapat sumbangan material berupa batu, pasir, dan tanah digunakan untuk menutup lubang yang ada.

Baca Juga :  Minta Akses Jalan Penghubung Antar Desa Diperbaiki

“Alhamdulillah minggu ini cukup lancar. Karena, minggu depan kita akan berkerja lagi. Kalau setiap minggu, kita yakin bisa membantu beban Pemerintah Provinsi juga, termasuk beban masyarakat pengguna jalan,” ungkapnya.

Citra mengatakan, saat ini Pemkab masih menunggu perbaikan jalan. Namun, yang jelas poses tender, diakui dia, sudah dilaksanakan. Mereka tinggal menunggu pemenang dan pelaksana. “Sambil menunggu mereka berkeraja. Seiring dengan mereka berkerja nanti masyarakat bisa membantu,” kata dia.

Citra menyampaikan, untuk Dusun Siduk ini terdapat empat titik yang mengalami kerusakan parah. Dirinya langsung meninjau lokasi dan ikut meratakan kerusakan jalan dimaksud.

Kegiatan serupa juga dipimpin Wakil Bupati Effendi Ahmad bersama Ketua DPRD Sarnawi berta jajaran ASN lainnya di Kecamatan Teluk Batang dan Kecamatan Simpang Hiir. “Pak Wakil Bupati Effendi Ahmad  dan Ketua DPRD di Melano dan Teluk Batang. Sukadana – Melano, kita minta dari desanya. Kalau kita dapat membantu terus, dari Siduk ke Sukadana itu bisa terbantu, setidaknya mengurangi kemacetan, kecelakaan, dan beban masyarakat, termasuk untuk angkutan sembako yang diperlukan masyarakat,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/