alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Renovasi Stasiun Riset Cabang Panti Telan Enam Miliar Telah Rampung Dikerjakan

SUKADANA – Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (Tanagupa) M. Ari Wibawanto menjelaskan, pembangunan renovasi Stasiun Riset Cabang Panti di kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang menelan biaya hingga enam miliar sudah selesai dilakukan. Dalam pembangunannya pun turut dilakukan pendampingan oleh Kejari Ketapang.

Ditambahkan Ari, untuk renovasi tersebut dilakukan lelang terbuka pada awal tahun, hingga pada bulan Maret sudah mendapatkan pemenang pelaksana untuk mengerjakannya.

 

“Kita sudah lakukan jauh-jauh hari, awal tahun kita sudah lakukan lelang, lelang terbuka, dan pada bulan maret kita sudah mendapat pemenang, jadi lelang itu dilakukan oleh unit pelaksana di Pontianak, Kementerian LHK jadi bukan kami yang melakukan lelang itu langsung dari pelaksana lelang Pontianak,”terang M. Ari Wibawanto kepada Pontianak Post, melalui sambungan telepon, Senin (19/10).

Baca Juga :  Bupati akan Tertibkan Bangunan

Dikatakan dia, untuk pemenangnya sudah didapat bulan maret dan langsung dikerjakan, dan sudah jadi pada bulan September, untuk membangunan stasiun riset cabang panti.

“Pemenang yang sudah ada bulan Maret, dilaksankan sampai bulan September pelaksanaannya pembangunan Stasiun Riset Cabang Panti itu ditunjukan untuk merehab atau merenovasi mana yang sudah kadalurasa,”terang Ari.

Sebab, sambung Ari bangunan lama yang sudah dirovasi sudah ada sejak tahun 1985, yang digunakan untuk penelitian maupun wisatawan saat berada di lokasi tersebut. Dengan harapan kedepan dapat lebih baik lagi.

“Karena stasiun riset yang lama dibangun sejak tahun 1985 dan perlu ada peremajaan. Sehingga para peneliti maupun wisatawan dapat merasa lebih nyaman, melakukan kegiatan penelitian dan disana juga ada labnya tempat tidurnya. Jadi kita selesaikan dengan standar penelitian,”tandas dia.

Baca Juga :  Dekranasda Kayong Utara Serahkan Bantuan APD dan Masker; Janji Produksi Masker secara Massal

Dikatakan dia, dalam pembangunan sudah selesai, dan saat ini sudah dalam proses membersihkan sisa bangunan yang ada. Sehingga bulan Desember direncanakan akan diresmikan.

“Rencana kita launching, jadi saat ini pembangunaan sudah selesai tetapi kita lagi membereskan bekas-bekas pembangunan, intinya pada bulan Desember pada musim penghujan sehingga para pihak dapat menyaksikan,”tambah Ari.

Ari memastikan, untuk sejumlah bahan material yang ada berasal dari luar kawasan, dan hal tersebut sudah disampaikan kepada pelaksananya.

“Kalau untuk materialnya seperti kayu sudah kita sampaikan kepada pelaksana kegiatan, bahwa kayu yang dipakai untuk renovasi cabang pantai harus berasal dari luar kawasan gunung palung dan harus dilengkapi dengan dokumen yang menyatakan legal dan sah untuk dipergunakan,”ungkap dia. (dan)

SUKADANA – Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (Tanagupa) M. Ari Wibawanto menjelaskan, pembangunan renovasi Stasiun Riset Cabang Panti di kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang menelan biaya hingga enam miliar sudah selesai dilakukan. Dalam pembangunannya pun turut dilakukan pendampingan oleh Kejari Ketapang.

Ditambahkan Ari, untuk renovasi tersebut dilakukan lelang terbuka pada awal tahun, hingga pada bulan Maret sudah mendapatkan pemenang pelaksana untuk mengerjakannya.

 

“Kita sudah lakukan jauh-jauh hari, awal tahun kita sudah lakukan lelang, lelang terbuka, dan pada bulan maret kita sudah mendapat pemenang, jadi lelang itu dilakukan oleh unit pelaksana di Pontianak, Kementerian LHK jadi bukan kami yang melakukan lelang itu langsung dari pelaksana lelang Pontianak,”terang M. Ari Wibawanto kepada Pontianak Post, melalui sambungan telepon, Senin (19/10).

Baca Juga :  Siapa Nakhoda PGRI Selanjutnya?

Dikatakan dia, untuk pemenangnya sudah didapat bulan maret dan langsung dikerjakan, dan sudah jadi pada bulan September, untuk membangunan stasiun riset cabang panti.

“Pemenang yang sudah ada bulan Maret, dilaksankan sampai bulan September pelaksanaannya pembangunan Stasiun Riset Cabang Panti itu ditunjukan untuk merehab atau merenovasi mana yang sudah kadalurasa,”terang Ari.

Sebab, sambung Ari bangunan lama yang sudah dirovasi sudah ada sejak tahun 1985, yang digunakan untuk penelitian maupun wisatawan saat berada di lokasi tersebut. Dengan harapan kedepan dapat lebih baik lagi.

“Karena stasiun riset yang lama dibangun sejak tahun 1985 dan perlu ada peremajaan. Sehingga para peneliti maupun wisatawan dapat merasa lebih nyaman, melakukan kegiatan penelitian dan disana juga ada labnya tempat tidurnya. Jadi kita selesaikan dengan standar penelitian,”tandas dia.

Baca Juga :  29 Juli Nanti Bisa Nonton Bioskop Lagi, Kanan-Kiri Bangku Kosong

Dikatakan dia, dalam pembangunan sudah selesai, dan saat ini sudah dalam proses membersihkan sisa bangunan yang ada. Sehingga bulan Desember direncanakan akan diresmikan.

“Rencana kita launching, jadi saat ini pembangunaan sudah selesai tetapi kita lagi membereskan bekas-bekas pembangunan, intinya pada bulan Desember pada musim penghujan sehingga para pihak dapat menyaksikan,”tambah Ari.

Ari memastikan, untuk sejumlah bahan material yang ada berasal dari luar kawasan, dan hal tersebut sudah disampaikan kepada pelaksananya.

“Kalau untuk materialnya seperti kayu sudah kita sampaikan kepada pelaksana kegiatan, bahwa kayu yang dipakai untuk renovasi cabang pantai harus berasal dari luar kawasan gunung palung dan harus dilengkapi dengan dokumen yang menyatakan legal dan sah untuk dipergunakan,”ungkap dia. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/