alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Polda Kalbar Lakukan Penyelidikan, dan Pengumpulan Bukti di PUPR Kayong Utara

SUKADANA – Polda Kalbar terus bekerja dan mengumpulkan sejumlah alat bukti, terkait proyek rehabilitasi sarana prasarana air bersih tahun 2020, di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kayong Utara.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go mengungkapkan, tim yang ada saat ini, di Polda masih terus berkerja melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti.

“Tim kami masih bekerja, statusnya masih penyelidikan. Kita masih mengumpulkan bukti,”ujar Kabid Humas melalui jejaring WhatsApp, Selasa (20/4) kepada Pontianak Post.

Sementara itu, sebelumnya atas dugaan adanya kerugian negara tersebut, Polda Kalbar pun telah memanggil dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kayong Utara dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Grup Medsos Jangan Sebar Hoax

“Betul, terkait proyek rehabilitasi sarana prasarana air bersih di tahun 2020. Belum boleh bicara nama, masih penyelidikan,” jelas Kabid Humas melalui jejaring WhatsApp, Senin (22/3), kemarin. (dan)

SUKADANA – Polda Kalbar terus bekerja dan mengumpulkan sejumlah alat bukti, terkait proyek rehabilitasi sarana prasarana air bersih tahun 2020, di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kayong Utara.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go mengungkapkan, tim yang ada saat ini, di Polda masih terus berkerja melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti.

“Tim kami masih bekerja, statusnya masih penyelidikan. Kita masih mengumpulkan bukti,”ujar Kabid Humas melalui jejaring WhatsApp, Selasa (20/4) kepada Pontianak Post.

Sementara itu, sebelumnya atas dugaan adanya kerugian negara tersebut, Polda Kalbar pun telah memanggil dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kayong Utara dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Ini Harapan Bupati Landak Kepada Kapolda Kalbar Baru

“Betul, terkait proyek rehabilitasi sarana prasarana air bersih di tahun 2020. Belum boleh bicara nama, masih penyelidikan,” jelas Kabid Humas melalui jejaring WhatsApp, Senin (22/3), kemarin. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/