alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Salat Id dengan Prokes

KETUA Harian Masjid Oesman Al- Khair Sukadana Nazril  Hijar mengatakan bahwa pihaknya menyelenggaran salat Iduladha dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Masjid terapung yang diresmikan Presiden Joko Widodo itu  hanya menapung seribu  jemaah pada salat Id ini dari kapasitas masjid yang seharusnya 3 ribu jemaah.

“Pengurus siapkan masker dan tempat cuci tangan serta atur jarak saf. Kapasitas maksimal masjid 3 ribu, tapi dibatasi maksimal seribu,” kata Nazril di Sukadana.

Untuk memastikan pelaksanaan Iduladha berjalan dengan prokes, pengurus masjid bekerja sama dengan pihak keamaan, akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap jemaah yang akan masuk ke dalam masjid.

“Lakukan ikhtiar sesuai anjuran pemerintah. Ayo tingkatkan kekompakan bantu pemerintah atasi covid,” pesannya.

Baca Juga :  Polres Semprot Disinfektan di Tempat Ibadah

Untuk hewan kurban sendiri Masjid Oesman Al-Khair mendapatkan tujuh hewan kurban, di mana tiga di antaranya dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO) dan empat lainnya dari warga Kayong Utara

“Bapak  OSO (sumbang) tujuh (ekor sapi) dan  masyarakat (sebanyak) tiga ekor sapi.  Tapi yang diolah di (Masjid) Oesman hanya 2 (ekor), sisanya kami bagikan ke seluruh kecamatan,” jelasnya.

Ia berpesan agar masyarakat bisa memaknai  kurban bukan hanya dimaknai penyembelihan hewan saat Iduladha, tetap pengorbanan apa yang dimiliki dan apa yang  bisa dilakukan untuk agama, masyarakat, dan bangsa. “Bangsa kita saat ini sangat butuh jiwa jiwa yang siap berkurban demi tangguhnya indonesia menghadapi pandemi jadilah pejuang jangan jadi pecundang,” timpalnya. (dan)

KETUA Harian Masjid Oesman Al- Khair Sukadana Nazril  Hijar mengatakan bahwa pihaknya menyelenggaran salat Iduladha dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Masjid terapung yang diresmikan Presiden Joko Widodo itu  hanya menapung seribu  jemaah pada salat Id ini dari kapasitas masjid yang seharusnya 3 ribu jemaah.

“Pengurus siapkan masker dan tempat cuci tangan serta atur jarak saf. Kapasitas maksimal masjid 3 ribu, tapi dibatasi maksimal seribu,” kata Nazril di Sukadana.

Untuk memastikan pelaksanaan Iduladha berjalan dengan prokes, pengurus masjid bekerja sama dengan pihak keamaan, akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap jemaah yang akan masuk ke dalam masjid.

“Lakukan ikhtiar sesuai anjuran pemerintah. Ayo tingkatkan kekompakan bantu pemerintah atasi covid,” pesannya.

Baca Juga :  Dukung Pencegahan Kelangkaan BBM

Untuk hewan kurban sendiri Masjid Oesman Al-Khair mendapatkan tujuh hewan kurban, di mana tiga di antaranya dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO) dan empat lainnya dari warga Kayong Utara

“Bapak  OSO (sumbang) tujuh (ekor sapi) dan  masyarakat (sebanyak) tiga ekor sapi.  Tapi yang diolah di (Masjid) Oesman hanya 2 (ekor), sisanya kami bagikan ke seluruh kecamatan,” jelasnya.

Ia berpesan agar masyarakat bisa memaknai  kurban bukan hanya dimaknai penyembelihan hewan saat Iduladha, tetap pengorbanan apa yang dimiliki dan apa yang  bisa dilakukan untuk agama, masyarakat, dan bangsa. “Bangsa kita saat ini sangat butuh jiwa jiwa yang siap berkurban demi tangguhnya indonesia menghadapi pandemi jadilah pejuang jangan jadi pecundang,” timpalnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/