alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Jembatan di Seponti Roboh Saat Dilintasi Truk

SEPONTI – Jembatan di Desa Sungai Sepeti, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara roboh saat dilintasi truk Kamis (20/8) malam. Akibat kejadian ini akses sementara dijalur tersebut terhambat.

Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kayong Utara, Suratmin membenarkan mengenai peristiwa tersebut. Terdapat jembatan roboh saat dilintasi truk.

Sementara, Suratmin menambahkan mengenai jembatan tersebut merupakan diluar status jembatan Kabupaten. Namun, atas peristiwa ini telah dilakukan pengecekan oleh bidang Bina Marga.

“Dari data yang saya terima tadi, jembatan itu masih diluar status jalan – jembatan kabupaten, dan tadi juga sudah diinfokan ke Bina Marga untuk cek lapangan,”terang Suratmin kepada Pontianak Post, Jumat (21/8) sore.

Baca Juga :  Kayong Utara Terima Hibah dua Kapal

Sebab, sambung Suratmin dalam perbaikan nantinya akan dilakukan bidang Bina Marga. “Untuk perbaikan bidang Bina Marga untuk cek lapangan dan perhitungan kerusakannya,” tambahnya.

Untuk usia jembatan tersebut, Suratmin menjelaskan sudah cukup tua. Bahkan diperkirakan sudah mencapai 25 tahun. “Jembatan tersebut sudah tua hampir sama dengan pembukaan wilayah transmigrasi Seponti, lebih 25 tahun,” tambahnya.

Mengenai robohnya jembatan tersebut usianya sudah mencapai 25 tahun tentunya sudah tidak mampu lagi menahan beban berat bagi kendaraan yang mintas di jalur tersebut. ” Yang pasti jembatan tersebut tidak mampu menahan beban yang melebihi kapasitas,” tutupnya.(dan)

SEPONTI – Jembatan di Desa Sungai Sepeti, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara roboh saat dilintasi truk Kamis (20/8) malam. Akibat kejadian ini akses sementara dijalur tersebut terhambat.

Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kayong Utara, Suratmin membenarkan mengenai peristiwa tersebut. Terdapat jembatan roboh saat dilintasi truk.

Sementara, Suratmin menambahkan mengenai jembatan tersebut merupakan diluar status jembatan Kabupaten. Namun, atas peristiwa ini telah dilakukan pengecekan oleh bidang Bina Marga.

“Dari data yang saya terima tadi, jembatan itu masih diluar status jalan – jembatan kabupaten, dan tadi juga sudah diinfokan ke Bina Marga untuk cek lapangan,”terang Suratmin kepada Pontianak Post, Jumat (21/8) sore.

Baca Juga :  Mereka Lebih Memilih Main Gasing Dibanding Gadget

Sebab, sambung Suratmin dalam perbaikan nantinya akan dilakukan bidang Bina Marga. “Untuk perbaikan bidang Bina Marga untuk cek lapangan dan perhitungan kerusakannya,” tambahnya.

Untuk usia jembatan tersebut, Suratmin menjelaskan sudah cukup tua. Bahkan diperkirakan sudah mencapai 25 tahun. “Jembatan tersebut sudah tua hampir sama dengan pembukaan wilayah transmigrasi Seponti, lebih 25 tahun,” tambahnya.

Mengenai robohnya jembatan tersebut usianya sudah mencapai 25 tahun tentunya sudah tidak mampu lagi menahan beban berat bagi kendaraan yang mintas di jalur tersebut. ” Yang pasti jembatan tersebut tidak mampu menahan beban yang melebihi kapasitas,” tutupnya.(dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/