alexametrics
32.8 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Ingatkan Masyarakat Bahaya Karhutla

SUKADANA – Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara Sarnawi mengingatkan kepada masyarakat dan perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Kayong Utara, agar dapat mengantisipasi kebakaran lahan. Sebab saat ini, kata Sarnawi, sudah terjadi musim panas, sehingga beberapa hutan, lahan kosong sangat mudah terbakar.

“Mengingatkan masyarakat, maupun perusahaan harus dapat menjaga kawasan mereka, jangan sampai membakar lahan di kondisi cuaca saat ini. Lahan gambut bila terbakar sangat sulit dipadamkan, kasian petugas kita dilapangan,” jelas Sarnawi, Minggu (21/2) di Sukadana.

Untuk kebakaran hutan dan lahan di tahun sebelumnya, diakui Sarnawi harus menjadi pelajaran. Dia mengingatkan, jangan sampai musibah asap kembali melanda tanah betuh ini.

Baca Juga :  Balek Kampung Daud Disambut

“Kebakaran tahun 2019 termasuk terparah, kita harus belajar di tahun sebelumnya. Banyak sekali kerugian yang kita alami,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Noorhabib  mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kalau ada kebakaran hutan dan lahan segera laporkan ke pihak berwenang,”pintanya.

Cuaca yang cukup panas beberapa hari belakangan ini menurutnya, menjadikan masyarakat harus mawas diri, terutama di daerah yang rawan kebakaran seperti di daerah yang banyak gambut. “Kemarin ada laporan ada titik api di Desa Kamboja, Pulau Maya, kurang 1 hektare lahan yang terbakar,” jelasnya.

Pihaknya sendiri telah memetakan daerah yang rawan terjadinya kebakaran api yang selama ini menjadi fokus satuan BPBD Kayong Utara, yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana alam seperti karhutla. “Kita mulai dari diri sendiri dengan tidak membakar sampah sembarangan, membuang putung rokok di tempat yang aman. Belum lagi korban jiwa, kerugikan ekonomi, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengganggu transportasi udara, laut, dan darat,” sambungnya. (dan)

SUKADANA – Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara Sarnawi mengingatkan kepada masyarakat dan perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Kayong Utara, agar dapat mengantisipasi kebakaran lahan. Sebab saat ini, kata Sarnawi, sudah terjadi musim panas, sehingga beberapa hutan, lahan kosong sangat mudah terbakar.

“Mengingatkan masyarakat, maupun perusahaan harus dapat menjaga kawasan mereka, jangan sampai membakar lahan di kondisi cuaca saat ini. Lahan gambut bila terbakar sangat sulit dipadamkan, kasian petugas kita dilapangan,” jelas Sarnawi, Minggu (21/2) di Sukadana.

Untuk kebakaran hutan dan lahan di tahun sebelumnya, diakui Sarnawi harus menjadi pelajaran. Dia mengingatkan, jangan sampai musibah asap kembali melanda tanah betuh ini.

Baca Juga :  Beri Perhatian Khusus untuk Desa Matan

“Kebakaran tahun 2019 termasuk terparah, kita harus belajar di tahun sebelumnya. Banyak sekali kerugian yang kita alami,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Noorhabib  mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kalau ada kebakaran hutan dan lahan segera laporkan ke pihak berwenang,”pintanya.

Cuaca yang cukup panas beberapa hari belakangan ini menurutnya, menjadikan masyarakat harus mawas diri, terutama di daerah yang rawan kebakaran seperti di daerah yang banyak gambut. “Kemarin ada laporan ada titik api di Desa Kamboja, Pulau Maya, kurang 1 hektare lahan yang terbakar,” jelasnya.

Pihaknya sendiri telah memetakan daerah yang rawan terjadinya kebakaran api yang selama ini menjadi fokus satuan BPBD Kayong Utara, yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana alam seperti karhutla. “Kita mulai dari diri sendiri dengan tidak membakar sampah sembarangan, membuang putung rokok di tempat yang aman. Belum lagi korban jiwa, kerugikan ekonomi, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengganggu transportasi udara, laut, dan darat,” sambungnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/