alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Masjid Agung Oeman Al Khair Gelar Salat Id

Terapkan Protokol Kesehatan

SUKADANA– Ketua Harian Masjid Agung Oesman Al-Khair, Nazril Hijar mengatakan, pelaksanaan salat idulfitri di Masjid Agung Oesman Alkhair pada, Minggu (24/5) pagi mendatang di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, akan diterapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid 19.

“Mengenai hal ini kami memang secara resmi belum melakukan pertemuan. Namun, komunikasi melalui whatsapp sudah ada. Selain itu, komunikasi itens dengan beberapa pengurus dalam waktu dekat, Insya Allah. Kita juga berpatokan pada masjid agung tetangga (Kabupaten Ketapang.red), masjid Agung Al Ikhlas dibuka juga untuk salat idulfitri,”terang Nazril Hijar kepada Pontianak Post, Senin (18/5).

Dalam hal ini, ia berharap upaya ini wabah virus korona dapat segera berakhir, diangkat oleh Allah SWT. “Semoga wabah ini dapat segera diangkat  Allah SWT,”doanya.

Baca Juga :  Lagi, Laka Lantas Makan Korban

Ia berpesan, jika mengikuti salat idulfitri, kepada  jamaah diharapkan dapat membawa sajadah masing-masing. Sebab sajadah yang ada di masjid akan digulung.

“Kami tidak menyediakan sajadah. Karpet yang ada kami gulung. Selain itu pakailah masker. Hal terpenting, bagi yang tidak sehat kami mengimbau jangan salat di masjid, baik batuk, pilek sebaiknya tidak ikut salat,”imbuhnya.

Sebab, salat idulfitri merupakan salat sunah. Kalau jumat saja mengimbau untuk ditinggalkan, apa lagi salat idulfitri. Hukumnya salat muakat. Itu yang dipahami oleh masyrakat.  “Jangan sampai masyarakat memandang terbalik. Tidak salat subuh tetapi salat idulfitri,”tambahnya.

Sesuai dengan imbuan pemerintah mengenai protokol kesehatan, dipastikan di masjid kebanggan masyarakat Kayong Utara tersebut juga menyedikan sabun untuk cuci tangan, dan sebelum dan sesudah salat akan dilakukan penyemprotan

Baca Juga :  Bocah 8 Tahun Jatuh di Perairan Pelabuhan Teluk Batang

“Kami juga menyipkan sabun cuci tangan, dan mengimbau agar menjaga jarak, khatip sesingkat-singkatnya. Imam sesingkat-singkatnya. Jadi tidak perlu berlama lama,”jelasnya. (dan)

Terapkan Protokol Kesehatan

SUKADANA– Ketua Harian Masjid Agung Oesman Al-Khair, Nazril Hijar mengatakan, pelaksanaan salat idulfitri di Masjid Agung Oesman Alkhair pada, Minggu (24/5) pagi mendatang di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, akan diterapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid 19.

“Mengenai hal ini kami memang secara resmi belum melakukan pertemuan. Namun, komunikasi melalui whatsapp sudah ada. Selain itu, komunikasi itens dengan beberapa pengurus dalam waktu dekat, Insya Allah. Kita juga berpatokan pada masjid agung tetangga (Kabupaten Ketapang.red), masjid Agung Al Ikhlas dibuka juga untuk salat idulfitri,”terang Nazril Hijar kepada Pontianak Post, Senin (18/5).

Dalam hal ini, ia berharap upaya ini wabah virus korona dapat segera berakhir, diangkat oleh Allah SWT. “Semoga wabah ini dapat segera diangkat  Allah SWT,”doanya.

Baca Juga :  Anugerah Bintang Mahaputra Utama, Bupati Citra Bangga Terhadap OSO

Ia berpesan, jika mengikuti salat idulfitri, kepada  jamaah diharapkan dapat membawa sajadah masing-masing. Sebab sajadah yang ada di masjid akan digulung.

“Kami tidak menyediakan sajadah. Karpet yang ada kami gulung. Selain itu pakailah masker. Hal terpenting, bagi yang tidak sehat kami mengimbau jangan salat di masjid, baik batuk, pilek sebaiknya tidak ikut salat,”imbuhnya.

Sebab, salat idulfitri merupakan salat sunah. Kalau jumat saja mengimbau untuk ditinggalkan, apa lagi salat idulfitri. Hukumnya salat muakat. Itu yang dipahami oleh masyrakat.  “Jangan sampai masyarakat memandang terbalik. Tidak salat subuh tetapi salat idulfitri,”tambahnya.

Sesuai dengan imbuan pemerintah mengenai protokol kesehatan, dipastikan di masjid kebanggan masyarakat Kayong Utara tersebut juga menyedikan sabun untuk cuci tangan, dan sebelum dan sesudah salat akan dilakukan penyemprotan

Baca Juga :  Daud Ubah Strategi Duel di Atas Ring dalam Pertarungan Maret Mendatang

“Kami juga menyipkan sabun cuci tangan, dan mengimbau agar menjaga jarak, khatip sesingkat-singkatnya. Imam sesingkat-singkatnya. Jadi tidak perlu berlama lama,”jelasnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/