alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Ketebalan Gambut Hingga 15 Meter, Bupati: Cegah Karhutla Sejak Dini

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Dunai mengungkapkan, dalam mengoptimalkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kayong Utara dapat dilakukan pencegahan sejak dini, apa lagi di daerah ini terdapat beberpa titik dengan ketebalan gambut hingga 15 meter.

“Terkait dengan Karhutla, sebaiknya jauh-jauh hari kita sudah harus melakukan pencegahan. Jangan sampai sudah terjadi kebakaran baru kita melakukan penanganannya. Karena hal ini bisa optimal dalam penanganan Karhutla,” terang Citra, Selasa (21/7) pada Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Hukum Polres Kayong Utara di Aula Hotel Mahkota Kayong, Sukadana, Selasa (21/7).

Di Kayong Utara Citra menjelaskan, terdapat beberapa titik ketebalan gambut hingga 15 meter. Untuk itu apabila terjadi kebakaran, gambut tebal susah untuk dipadamkan.

Baca Juga :  Tumpahan Minyak Hingga ke CAL Karimata, Sanksi Melibatkan Ditjen Gakkum

Sehingga, sambung Bupati hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi pihak terkait dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla di Kayong Utara.

Selanjutnya terkait dengan ini, Bupati Citra berpesan kepada pihak terkait, agar tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan, dan mau melaksanakan gotong royong, demi tercapainya optimalisasi pencegahan dan penanganan Karhutla di Kayong Utara.

“Saya berpesan agar pihak terkait untuk tetap mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, agar masyarakat bisa selalu kompak bersama TNI, Polri dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, “imbuhnya. (dan)

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Dunai mengungkapkan, dalam mengoptimalkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kayong Utara dapat dilakukan pencegahan sejak dini, apa lagi di daerah ini terdapat beberpa titik dengan ketebalan gambut hingga 15 meter.

“Terkait dengan Karhutla, sebaiknya jauh-jauh hari kita sudah harus melakukan pencegahan. Jangan sampai sudah terjadi kebakaran baru kita melakukan penanganannya. Karena hal ini bisa optimal dalam penanganan Karhutla,” terang Citra, Selasa (21/7) pada Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Hukum Polres Kayong Utara di Aula Hotel Mahkota Kayong, Sukadana, Selasa (21/7).

Di Kayong Utara Citra menjelaskan, terdapat beberapa titik ketebalan gambut hingga 15 meter. Untuk itu apabila terjadi kebakaran, gambut tebal susah untuk dipadamkan.

Baca Juga :  Dukungan Perangi Covid-19, Legislatif Vaksin Massal

Sehingga, sambung Bupati hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi pihak terkait dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla di Kayong Utara.

Selanjutnya terkait dengan ini, Bupati Citra berpesan kepada pihak terkait, agar tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan, dan mau melaksanakan gotong royong, demi tercapainya optimalisasi pencegahan dan penanganan Karhutla di Kayong Utara.

“Saya berpesan agar pihak terkait untuk tetap mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, agar masyarakat bisa selalu kompak bersama TNI, Polri dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, “imbuhnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/