alexametrics
27 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Direktur Pencegahan dan Penanganan Hutan, KLHK : Beking Illegal Logging Tindak Tegas

SUKADANA – Direktur Pencegahan dan Penanganan Hutan, Kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sustyo Iriyono menegaskan, siapaun membeking kegiatan ilegal loging akan ditindak tegas. Terlebih saat ini pihaknya melakukan operasi gabungan pengamanan dan pemulihan kawasan serta pembersihan jerat di Taman Nasional Gunung Palung.

“Kenapa melakukan operasi gabungan, karena ini juga dilakukan seluruh Indonesia. Sebelum disini di Sulawesi Utara, ada tambang emas tanpa ijin, Kaltim tambang batubara, ilegal loging, hampir semua gangguannya adalah ilegal loging dan tambang,”terangnya pada presss conferece, operasi gabungan pengamanan pemulihan dan pembersihan jerat di Taman Nasional Gunung Palung, di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Palung Ketapang, Kamis (22/10).

Baca Juga :  Apresiasi Wabup untuk Desa Wonorejo

Sebab, lanjut dia kawasan gunung palung merupakan hayati yang mewakili daratan rendah, gunung, dan tentunya memiliki Sumber Daya hayati yang bervariasi.

“Gunung palung karena terdapat hayati mewakili dataran rendah, gunung, tentunya sumber daya hayati yang bervariasi, dan yang terkenal adalah orang hutan, kalu di Kalimantan,”ungkapnya.

Untuk kawasan Taman Nasional Gunung Palung, lanjut dia tentunya terdapat dua wilayah, diantaranya Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang tentunya terdapat oksigen tak terhingga.

“Di gunung palung menjadi marak, dan alhamdulillah pendekatan represif dan kombinasi pemainnya banyak, dan kita benahi masyarakat dahulu. Kita tidak menutup mata, dan alhamdulillah kita ada ASRI di Sukadana, dan ada sekema menarik, selema ada pendekatan,”lanjutnya.

Baca Juga :  Imigrasi Masuk Sekolah

Karena, lanjut dia dalam hal ini Pemda juga harus dapat berkerjasama dalam menangani ilegal loging di wilayahnya. Karena sampai saat ini, diakui dia masih ada pihak yang belum sadar.

“Harapan kami ilegal loging ini tidak ada pengembangan, dan Pemda harus saling bekerjasama, karena masih ada pihak belum sadar,”jelasnya. (dan)

SUKADANA – Direktur Pencegahan dan Penanganan Hutan, Kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sustyo Iriyono menegaskan, siapaun membeking kegiatan ilegal loging akan ditindak tegas. Terlebih saat ini pihaknya melakukan operasi gabungan pengamanan dan pemulihan kawasan serta pembersihan jerat di Taman Nasional Gunung Palung.

“Kenapa melakukan operasi gabungan, karena ini juga dilakukan seluruh Indonesia. Sebelum disini di Sulawesi Utara, ada tambang emas tanpa ijin, Kaltim tambang batubara, ilegal loging, hampir semua gangguannya adalah ilegal loging dan tambang,”terangnya pada presss conferece, operasi gabungan pengamanan pemulihan dan pembersihan jerat di Taman Nasional Gunung Palung, di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Palung Ketapang, Kamis (22/10).

Baca Juga :  Perlu Pendisiplinan Angkutan Air

Sebab, lanjut dia kawasan gunung palung merupakan hayati yang mewakili daratan rendah, gunung, dan tentunya memiliki Sumber Daya hayati yang bervariasi.

“Gunung palung karena terdapat hayati mewakili dataran rendah, gunung, tentunya sumber daya hayati yang bervariasi, dan yang terkenal adalah orang hutan, kalu di Kalimantan,”ungkapnya.

Untuk kawasan Taman Nasional Gunung Palung, lanjut dia tentunya terdapat dua wilayah, diantaranya Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang tentunya terdapat oksigen tak terhingga.

“Di gunung palung menjadi marak, dan alhamdulillah pendekatan represif dan kombinasi pemainnya banyak, dan kita benahi masyarakat dahulu. Kita tidak menutup mata, dan alhamdulillah kita ada ASRI di Sukadana, dan ada sekema menarik, selema ada pendekatan,”lanjutnya.

Baca Juga :  CMI Kenalkan UMKM Binaan pada Siswa

Karena, lanjut dia dalam hal ini Pemda juga harus dapat berkerjasama dalam menangani ilegal loging di wilayahnya. Karena sampai saat ini, diakui dia masih ada pihak yang belum sadar.

“Harapan kami ilegal loging ini tidak ada pengembangan, dan Pemda harus saling bekerjasama, karena masih ada pihak belum sadar,”jelasnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/