alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Sering Truk Amblas di Jalan Provinsi Sukadana-Siduk

SUKADANA – Buruknya kondisi ruas jalan Sukadana – Siduk hingga kini cukup memprihatinkan. Bahkan seringkali ditemukan truk angkutan amblas hingga terguling di ruas jalan milik Pemerintah Provinsi tersebut. Untuk perbaikan ditahun 2020 hanya berupa peningkatan jalan sebesar Rp2,6 miliar, dengan perbaikan tidak mencapai 1 kilometer. Padahal kerusakan ruas jalan tersebut cukup panjang.

Dampak covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memangkas anggaran perbaikan jalan. Padahal, sebelumnya dana yang disiapkan di awal tahun 2020 berkisar Rp12 miliar, yaitu  untuk perbaikan ruas Jalan Raya Sukadana – Siduk sebesar Rp7 miliar, Sukadana – Teluk, Rp5 miliar. Namun dengan alasan Covid-19, yang terealisasi hanya Rp2,6 miliar untuk jalan Sukadana – Siduk, sedangkan Siduk – Teluk Batang hingga saat ini belum mendapat informasi yang jelas.

Mengenai hal ini,  salah satu warga Rizal mengatakan,  akibat jalan rusak seringkali terlihat angkutan truk yang amblas hingga tumbang,  saat melintasi jalur tersebut dari Pontianak menuju Ketapang.

Baca Juga :  Kebakaran Kantor Bupati Kayong Utara Diselidiki, Ini Penyebabnya

“Jalan kita hanya jalan seperti perlintasan, jadi ini perlu di perhatikan pemerintah. Sudah sering saya lihat, baik langsung atau facebook, truk yang amblas, rusak dijalan, sehingga yang lewat harus antre,” ungkap Rizal sering melintas dijalan rusak Sukadana – Siduk, Jumat (23/10)

Terpisah, salah satu warga Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, Riduan yang kebetulan membantu salah satu truk yang amblas di sekitar kediamannya, mengatakan, kondisi jalan rusak parah seperti ini sudah cukup lama. Apa lagi, kata dia,  khusus untuk jalan di sekitar Dusun Tanjung Gunung, sudah bagus, karena  sudah dikerjakan oleh pelaksana dengan kiasaran anggaran Rp2,6 miliar.

“Sudah lama jalan ini rusak. Karena perkembangan ini, banyak alat-alat  berat yang lewat, terjadilah ini (jalan rusak). Kadang-kadang ada juga yang terguling karena keadaan jalan kita seperti ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Enam Puluh Anak Terima Komuni Pertama

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sudah melakukan hal maksimal untuk perbaikan jalan, seperti gotong royong yang dipimpin Bupati bersama jajaran SKPD di Kayong Utara. “Karena adanya ujian yang katanya Covid, sehingga terjadi hambatan pembangunan, bukannya tidak mau membangun. Ini juga sudah direhap juga, yang pembangunan (2,6) miliar alhamdulillah sudah bagus,” tutupnya.

Sementara itu,  salah satu supir truk dari Pontianak Helmi mengungkapkan bahwa truk yang dibawanya mengalami amblas sejak pagi, hingga malam belum dapat bergerak di jalur Sukadana – Siduk. “Sudah dari pagi amblasnya,  dari Pontianak bawa sembako ke Ketapang.  Ke sini naik kapal feri,” tutupnya. (dan)

SUKADANA – Buruknya kondisi ruas jalan Sukadana – Siduk hingga kini cukup memprihatinkan. Bahkan seringkali ditemukan truk angkutan amblas hingga terguling di ruas jalan milik Pemerintah Provinsi tersebut. Untuk perbaikan ditahun 2020 hanya berupa peningkatan jalan sebesar Rp2,6 miliar, dengan perbaikan tidak mencapai 1 kilometer. Padahal kerusakan ruas jalan tersebut cukup panjang.

Dampak covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memangkas anggaran perbaikan jalan. Padahal, sebelumnya dana yang disiapkan di awal tahun 2020 berkisar Rp12 miliar, yaitu  untuk perbaikan ruas Jalan Raya Sukadana – Siduk sebesar Rp7 miliar, Sukadana – Teluk, Rp5 miliar. Namun dengan alasan Covid-19, yang terealisasi hanya Rp2,6 miliar untuk jalan Sukadana – Siduk, sedangkan Siduk – Teluk Batang hingga saat ini belum mendapat informasi yang jelas.

Mengenai hal ini,  salah satu warga Rizal mengatakan,  akibat jalan rusak seringkali terlihat angkutan truk yang amblas hingga tumbang,  saat melintasi jalur tersebut dari Pontianak menuju Ketapang.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi, BRI Mencatatkan 5,7 Milyar Transaksi e-Channel Selama Triwulan II 2021

“Jalan kita hanya jalan seperti perlintasan, jadi ini perlu di perhatikan pemerintah. Sudah sering saya lihat, baik langsung atau facebook, truk yang amblas, rusak dijalan, sehingga yang lewat harus antre,” ungkap Rizal sering melintas dijalan rusak Sukadana – Siduk, Jumat (23/10)

Terpisah, salah satu warga Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, Riduan yang kebetulan membantu salah satu truk yang amblas di sekitar kediamannya, mengatakan, kondisi jalan rusak parah seperti ini sudah cukup lama. Apa lagi, kata dia,  khusus untuk jalan di sekitar Dusun Tanjung Gunung, sudah bagus, karena  sudah dikerjakan oleh pelaksana dengan kiasaran anggaran Rp2,6 miliar.

“Sudah lama jalan ini rusak. Karena perkembangan ini, banyak alat-alat  berat yang lewat, terjadilah ini (jalan rusak). Kadang-kadang ada juga yang terguling karena keadaan jalan kita seperti ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bupati Ajak Warga Sumbangkan 5 Watt untuk Teras

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sudah melakukan hal maksimal untuk perbaikan jalan, seperti gotong royong yang dipimpin Bupati bersama jajaran SKPD di Kayong Utara. “Karena adanya ujian yang katanya Covid, sehingga terjadi hambatan pembangunan, bukannya tidak mau membangun. Ini juga sudah direhap juga, yang pembangunan (2,6) miliar alhamdulillah sudah bagus,” tutupnya.

Sementara itu,  salah satu supir truk dari Pontianak Helmi mengungkapkan bahwa truk yang dibawanya mengalami amblas sejak pagi, hingga malam belum dapat bergerak di jalur Sukadana – Siduk. “Sudah dari pagi amblasnya,  dari Pontianak bawa sembako ke Ketapang.  Ke sini naik kapal feri,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/