alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Tongkang Kurnia 23 yang Sempat Terbalik Bakal Ditarik ke Jambi

SUKADANA – Tongkang bermuatan kernel kelapa sawit, yang terbalik di sekitar perairan Pulau Panebang, Desa Pelapis, Kecamatan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat bakal ditarik pulang ke Jambi, oleh pemiliknya, PT Kurnia Tunggal.

Tongkang terbalik akibat cuaca buruk 16 Januari lalu mengakibatkan seluruh muatan tumpah dan mencemari perairan sekitar.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara Erwan Wahyu Hidayat membenarkan, kapal tongkang Kurnia 23 dan digandeng tugboat Pusda Jaya dengan muatan kernel sawit. Tongkang berangkat 15 Januari 2022. Namun, mengalami nahas akibat cuaca buruk 16 Januari 2022. Tongkang terbalik dan  seluruh muatan tumpah di laut. Tujuan tongkang Pontianak – Jambi.

Baca Juga :  Tongkang Tak Bertuan Mengeluarkan Minyak, Hanyut di Kepulauan Karimata

“Tongkang Kurnia 23 digandeng TB Pusda Jaya, muatan kernel kurang lebih 8,4 ton, tujuan Pontianak – Jambi,”terangnya, Kamis (24/2) kepada Pontianak Post.

Atas peristiwa ini, ia menjelaskan pemilik telah melapor ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ketapang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak dan Polair Pontianak, dan sudah diterbitkan LKK dari KSOP Pontianak.

“Pemilik sudah melaporkan ke KSOP Ketapang, KSOP Pontianak, dan Pol Air Pontianak. Sudah diterbitkan LKK dari KSOP Pontianak.  Rencana kedepan tongkang akan ditarik kembali ke Jambi, setelah dilakukan pengangkatan, pemilik akan melaporkan rencana kegiatan pengangkatan ke UPP Teluk Melano, Kayong Utara.

“Adapun dikarenakan kewenangan di perairan laut berada di KSOP atau Syahbandar mungkin untuk info lebih detail dapat berkoordinasi ke mereka,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kapolda Sambangi Kayong Utara

Saat dikonfirmasi, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Teluk Melano, Staf Petugas Kesyahbandaran Arif Budiman mengaku, hingga saat ini dari pihak tongkang maupun pemilik kernel sawit belum ada laporan, mengenai rencana kegiatan pengangkatan tongkang tersebut.

“Belum ada surat resmi dari pemilik tongkang ke kami, dua-duanya,  dua-duanya nya belum,”terangnya. (dan)

SUKADANA – Tongkang bermuatan kernel kelapa sawit, yang terbalik di sekitar perairan Pulau Panebang, Desa Pelapis, Kecamatan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat bakal ditarik pulang ke Jambi, oleh pemiliknya, PT Kurnia Tunggal.

Tongkang terbalik akibat cuaca buruk 16 Januari lalu mengakibatkan seluruh muatan tumpah dan mencemari perairan sekitar.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara Erwan Wahyu Hidayat membenarkan, kapal tongkang Kurnia 23 dan digandeng tugboat Pusda Jaya dengan muatan kernel sawit. Tongkang berangkat 15 Januari 2022. Namun, mengalami nahas akibat cuaca buruk 16 Januari 2022. Tongkang terbalik dan  seluruh muatan tumpah di laut. Tujuan tongkang Pontianak – Jambi.

Baca Juga :  Kecamatan Kepulauan Karimata Belum Teraliri Listrik PLN

“Tongkang Kurnia 23 digandeng TB Pusda Jaya, muatan kernel kurang lebih 8,4 ton, tujuan Pontianak – Jambi,”terangnya, Kamis (24/2) kepada Pontianak Post.

Atas peristiwa ini, ia menjelaskan pemilik telah melapor ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ketapang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak dan Polair Pontianak, dan sudah diterbitkan LKK dari KSOP Pontianak.

“Pemilik sudah melaporkan ke KSOP Ketapang, KSOP Pontianak, dan Pol Air Pontianak. Sudah diterbitkan LKK dari KSOP Pontianak.  Rencana kedepan tongkang akan ditarik kembali ke Jambi, setelah dilakukan pengangkatan, pemilik akan melaporkan rencana kegiatan pengangkatan ke UPP Teluk Melano, Kayong Utara.

“Adapun dikarenakan kewenangan di perairan laut berada di KSOP atau Syahbandar mungkin untuk info lebih detail dapat berkoordinasi ke mereka,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kayong Utara Berpotensi Hujan dan Karhutla

Saat dikonfirmasi, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Teluk Melano, Staf Petugas Kesyahbandaran Arif Budiman mengaku, hingga saat ini dari pihak tongkang maupun pemilik kernel sawit belum ada laporan, mengenai rencana kegiatan pengangkatan tongkang tersebut.

“Belum ada surat resmi dari pemilik tongkang ke kami, dua-duanya,  dua-duanya nya belum,”terangnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/