24.7 C
Pontianak
Thursday, December 1, 2022

Transportasi Klotok Masih jadi Andalan

KEHADIRAN kapal motor atau biasa disebut klotok sangat membantu warga guna beraktivitas. Baik dari Sukadana ke Pulau Maya, maupun sebaliknya yang mempermudah akses bagi warga di Kabupaten Kayong Utara. Salah satu warga, Fitra mengatakan klotok ini jalanya tidak lama dari Sukadana ke Pulau Maya, maupun sebaliknya. Hanya kurang lebih memakan waktu dua jam sudah tiba selama kondisi gelombang baik-baik saja.

“Klotok ini kan antar-kecamatan, Pulau Maya dan Sukadana, bisa juga kita bawa motor. Alhamdulillah tidak mahal tiketnya, kalau tidak bawa motor Rp40 ribu saja. Kalau bawa motor bisa lebih. Tetapi masihlah terjangkau, “kata dia. Ia mengatakan, ini sebagai alternatif sebagai angkutan air, sebab jika menggunakan jalan darat kadang tidak memungkinkan dan jauh. “Bagi saya ini lah yang paling cepat, dan perjalanan tidak lama juga,” sambungnya.

Baca Juga :  Penumpang Angkutan Udara dan Angkutan laut di Kalbar Mengalami Kenaikan

Menurut dia, angkutan air ini setiap hari berangkatnya, baik dari Sukadana maupun Pulau Maya. Kadang memang diakui dia jika gelombang besar sedikit was-was juga. Tetapi selama ini baik-baik saja. “Iya setiap hari jalannya, dari Sukadana dan Pulau Maya. Penumpang cukup ramai,” kata dia. (dan)

KEHADIRAN kapal motor atau biasa disebut klotok sangat membantu warga guna beraktivitas. Baik dari Sukadana ke Pulau Maya, maupun sebaliknya yang mempermudah akses bagi warga di Kabupaten Kayong Utara. Salah satu warga, Fitra mengatakan klotok ini jalanya tidak lama dari Sukadana ke Pulau Maya, maupun sebaliknya. Hanya kurang lebih memakan waktu dua jam sudah tiba selama kondisi gelombang baik-baik saja.

“Klotok ini kan antar-kecamatan, Pulau Maya dan Sukadana, bisa juga kita bawa motor. Alhamdulillah tidak mahal tiketnya, kalau tidak bawa motor Rp40 ribu saja. Kalau bawa motor bisa lebih. Tetapi masihlah terjangkau, “kata dia. Ia mengatakan, ini sebagai alternatif sebagai angkutan air, sebab jika menggunakan jalan darat kadang tidak memungkinkan dan jauh. “Bagi saya ini lah yang paling cepat, dan perjalanan tidak lama juga,” sambungnya.

Baca Juga :  Imbas Harga BBM Naik Bikin Untung Jasa Penyeberangan Laut

Menurut dia, angkutan air ini setiap hari berangkatnya, baik dari Sukadana maupun Pulau Maya. Kadang memang diakui dia jika gelombang besar sedikit was-was juga. Tetapi selama ini baik-baik saja. “Iya setiap hari jalannya, dari Sukadana dan Pulau Maya. Penumpang cukup ramai,” kata dia. (dan)

Most Read

Jaga Kebersihan Lingkungan

Tiga Komunitas Adat Terima SK Bupati

Landak Catat Kasus Covid-19 Pertama

Bantu Warga Terdampak Banjir

Artikel Terbaru

/