alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Jelang Idul Adha, Pembuat Dodol Khas Sukadana Dibanjiri Pesanan

Aneka dodol produksi rumahan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara terus memproduksi guna memenuhi pesanan Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7) mendatang. Produksi satu diantara makanan khas di Kabupaten ini dipasarkan hingga Kota Pontianak dan Ketapang.

Pemilik usaha aneka dodol rumahan di Sukadana, Eka Wati mengungkapkan,  dodol yang diproduksinya telah dipesan, dan kembali untuk dipasarkan di Ketapang dan Pontianak. Ia mengatakan, untuk usaha digelutinya sejak puluhan tahun lalu.

“Pasaran sudah sampai Kota Pontianak dan Ketapang. Dalam satu tahun dua kali produksi, saat Idul Fitri dan Idul Adha. Untuk karyawan dalam memproduksinya pun kami menggunakan tenaga kerja hingga puluhan orang, yang terlibat merupakan orang-orang sekitar,” lanjut Eka.

Baca Juga :  Main Gaple Berakhir Baku Hantam

Eka menceritakan, ketika memproduksi dodol sudah digelutinya sejak masih duduk di bangku sekolah. Saat ini, lanjut dia, dalam memproduksi dilakukan di kediamannya berlamat di Pantai Pulau Datok, Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana.

“Sejak saya masih di bangku sekolah sudah membuat dodol. Dulunya saya membantu orangtua, akhirnya saya teruskan sampai saat ini bersama keluarga. Dalam memproduksi pun di rumah sendiri,” terangnya saat ditemui ketika memproduksi dodol.

Dijelaskan dia, untuk dodol yang dijual kisaran harga Rp 25.000 sampai 50.000. Dalam memproduksi bisa sampai dua ton dan itu sudah pasti habis.

Hasil dari produsksi dodol ini, menurut Eka, sangat membantu perekonomian keluarga, maupun pekerja yang membantu dalam memproduksi dikala masa pandemi Covid 19 saat ini.

Baca Juga :  Bupati Serahkan Surat Keputusan CPNS, Belum 10 Tahun, Jangan Pindah

Ia mengatakan, rata-rata yang diprodusksi sudah dipesan hingga ratusan kilo, dan sudah pasti habis.

“Produksi ini sudah dimulai sejak satu minggu lalu dalam pembuatan aneka dodol untuk idul adha. Ada dodol buah pepaya, labu, kacang hijau, ketan hitam, dan aneka dodol lainnya,”tutupnya. (dan)

Aneka dodol produksi rumahan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara terus memproduksi guna memenuhi pesanan Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7) mendatang. Produksi satu diantara makanan khas di Kabupaten ini dipasarkan hingga Kota Pontianak dan Ketapang.

Pemilik usaha aneka dodol rumahan di Sukadana, Eka Wati mengungkapkan,  dodol yang diproduksinya telah dipesan, dan kembali untuk dipasarkan di Ketapang dan Pontianak. Ia mengatakan, untuk usaha digelutinya sejak puluhan tahun lalu.

“Pasaran sudah sampai Kota Pontianak dan Ketapang. Dalam satu tahun dua kali produksi, saat Idul Fitri dan Idul Adha. Untuk karyawan dalam memproduksinya pun kami menggunakan tenaga kerja hingga puluhan orang, yang terlibat merupakan orang-orang sekitar,” lanjut Eka.

Baca Juga :  Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Eka menceritakan, ketika memproduksi dodol sudah digelutinya sejak masih duduk di bangku sekolah. Saat ini, lanjut dia, dalam memproduksi dilakukan di kediamannya berlamat di Pantai Pulau Datok, Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana.

“Sejak saya masih di bangku sekolah sudah membuat dodol. Dulunya saya membantu orangtua, akhirnya saya teruskan sampai saat ini bersama keluarga. Dalam memproduksi pun di rumah sendiri,” terangnya saat ditemui ketika memproduksi dodol.

Dijelaskan dia, untuk dodol yang dijual kisaran harga Rp 25.000 sampai 50.000. Dalam memproduksi bisa sampai dua ton dan itu sudah pasti habis.

Hasil dari produsksi dodol ini, menurut Eka, sangat membantu perekonomian keluarga, maupun pekerja yang membantu dalam memproduksi dikala masa pandemi Covid 19 saat ini.

Baca Juga :  Pemkab Terima DIPA Tahun 2021

Ia mengatakan, rata-rata yang diprodusksi sudah dipesan hingga ratusan kilo, dan sudah pasti habis.

“Produksi ini sudah dimulai sejak satu minggu lalu dalam pembuatan aneka dodol untuk idul adha. Ada dodol buah pepaya, labu, kacang hijau, ketan hitam, dan aneka dodol lainnya,”tutupnya. (dan)

Most Read

Juventus Kalahkan Juara Bertahan

Jaring Kadeng SKPP

Jangan Saling Menyalahkan

Bui Dua Pencuri Motor

Artikel Terbaru

/