alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Lebaran, Lokasi Wisata Tetap Buka

SUKADANA – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Tasfirani memastikan saat libur lebaran nanti, sejumlah lokasi wisata di kabupaten ini tetap dibuka. Namun, dipastikan dia juga bahwa para pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan dimasa pendemi Covid 19.

“Memperhatikan Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021,  tempat wisata tetap dibuka, hanya dengan memberlakukan protokol kesehatan,” kata Tasfirani di Sukadana, Senin (26/4).

Dipastikan Tasfirani semua lokasi wisata yang ada akan dibuka. Hal ini pun akan terus dilakukan koordinasi bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

“Insyaallah semua tempat wisata dibuka, besok (hari ini, Red) kami rapat koordinasi membahas teknisnya,” katanya.

Mengenai hal ini,  salah satu warga, Doni Derajak berharap agar para petugas yang berjaga di lokasi wisata dapat benar-benar melakukan penertiban prokes bagi pengunjung.

“Saya saya harap petugas yang ada dapat bertugas dengan baik,” katanya.

Tahun lalu, lantaran baru dilanda wabah Covid-19, lokasi wisata Pantai Pulau Datok Sukadana harus ditutup saat libur Idulfitri. Kepala Disporapar Tasfirani ketika itu mengungkapkan rencana mereka untuk menutup kawasan wisata Pantai Pulau Datok Sukadana pada momen Idulfitri, lantaran masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut terpaksa mereka lakukan untuk bersama memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Baca Juga :  Warga Dukung Perubahan Status Jalan Provinsi ke Nasional

“Memang ada rencana untuk ditutup kawasan Pantai Pulau Datok menjelang Idulfitri dan selama Idulfitri. Namun kami perlu minta arahan Pak Bupati terlebih dahulu. Mengingat, di kawasan tersebut ada permukiman dan kios-kios pedagang yang juga mengharapkan momen lebaran,” jelas Tasfirani kepada Pontianak Post, 4 Mei tahun lalu di Sukadana.

Sebab, tak dipungkiri dia, pantai tersebut pada momen-momen lebaran menjadi salah satu lokasi wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Jika ditutup, dikhawatirkan dia akan berdampak pada pemasukan bagi para pedagang di sana. “Pantai itu tentunya akan berdampak bagi para pedagang yang ada ada sebagai pemasukannya,” lanjut dia.

Namun, dia juga khawatir, jika tidak ditutup, jumlah pengunjung akan membeludak, sehingga bakal terjadi kerumunan. “Khawatir akan jadi kerumunan jika ramai pengunjung,” ungkap dia.

Hanya saja, tanpa ditutup pun, karena sudah ada edaran dan instruksi Bupati terkait pencegahan penyebaran Covid-19, dia yakin, sudah dipastikan dilarang berkerumun di sana. “Satuan Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 selalu melaksanakan razia di berbagai tempat, termasuk di Pantai Pulau Datok, untuk mencegah terjadinya kerumunan,” lanjut dia.

Baca Juga :  Gelar Penanaman Pohon Serentak

Namun, sampai saat ini pihaknya berupaya dalam mencarikan solusi terbaik. Dalam minggu-minggu ini, apa langkah yang mereka lakukan akan disampaikan kepada Bupati.

“Kami sedang berupaya mencari solusi agar penutupan atau pembatasan pengungjung ke kawasan Pulau Datok pada saat Idulfitri nanti. Rencananya minggu-minggu ini kami akan berkoordinasi dengan pak Bupati untuk meminta arahan beliau,” kata dia.

Selain itu,  lanjut dia, di lokasi tersebut akan ada ada posko dan akan bersinergi bersama Gugus Tugas Covid-19. “Kita akan bersinergi bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kayong Utara,” tutupnya.

Akibat pandemi Covid-19, banyak agenda yang harus dibatalkan Disporapar, salah satunya Festival Karimata 2020 resmi batal. Pembatalan tersebut, diakui dia, terkait adanya wabah virus korona yang ikut melanda Kalimantan Barat. (dan)

SUKADANA – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Tasfirani memastikan saat libur lebaran nanti, sejumlah lokasi wisata di kabupaten ini tetap dibuka. Namun, dipastikan dia juga bahwa para pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan dimasa pendemi Covid 19.

“Memperhatikan Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021,  tempat wisata tetap dibuka, hanya dengan memberlakukan protokol kesehatan,” kata Tasfirani di Sukadana, Senin (26/4).

Dipastikan Tasfirani semua lokasi wisata yang ada akan dibuka. Hal ini pun akan terus dilakukan koordinasi bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

“Insyaallah semua tempat wisata dibuka, besok (hari ini, Red) kami rapat koordinasi membahas teknisnya,” katanya.

Mengenai hal ini,  salah satu warga, Doni Derajak berharap agar para petugas yang berjaga di lokasi wisata dapat benar-benar melakukan penertiban prokes bagi pengunjung.

“Saya saya harap petugas yang ada dapat bertugas dengan baik,” katanya.

Tahun lalu, lantaran baru dilanda wabah Covid-19, lokasi wisata Pantai Pulau Datok Sukadana harus ditutup saat libur Idulfitri. Kepala Disporapar Tasfirani ketika itu mengungkapkan rencana mereka untuk menutup kawasan wisata Pantai Pulau Datok Sukadana pada momen Idulfitri, lantaran masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut terpaksa mereka lakukan untuk bersama memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Baca Juga :  33 Pegawai BKPSDM Kayong Utara Negatif Covid 19

“Memang ada rencana untuk ditutup kawasan Pantai Pulau Datok menjelang Idulfitri dan selama Idulfitri. Namun kami perlu minta arahan Pak Bupati terlebih dahulu. Mengingat, di kawasan tersebut ada permukiman dan kios-kios pedagang yang juga mengharapkan momen lebaran,” jelas Tasfirani kepada Pontianak Post, 4 Mei tahun lalu di Sukadana.

Sebab, tak dipungkiri dia, pantai tersebut pada momen-momen lebaran menjadi salah satu lokasi wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Jika ditutup, dikhawatirkan dia akan berdampak pada pemasukan bagi para pedagang di sana. “Pantai itu tentunya akan berdampak bagi para pedagang yang ada ada sebagai pemasukannya,” lanjut dia.

Namun, dia juga khawatir, jika tidak ditutup, jumlah pengunjung akan membeludak, sehingga bakal terjadi kerumunan. “Khawatir akan jadi kerumunan jika ramai pengunjung,” ungkap dia.

Hanya saja, tanpa ditutup pun, karena sudah ada edaran dan instruksi Bupati terkait pencegahan penyebaran Covid-19, dia yakin, sudah dipastikan dilarang berkerumun di sana. “Satuan Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 selalu melaksanakan razia di berbagai tempat, termasuk di Pantai Pulau Datok, untuk mencegah terjadinya kerumunan,” lanjut dia.

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi, Masdar Tutup Usia

Namun, sampai saat ini pihaknya berupaya dalam mencarikan solusi terbaik. Dalam minggu-minggu ini, apa langkah yang mereka lakukan akan disampaikan kepada Bupati.

“Kami sedang berupaya mencari solusi agar penutupan atau pembatasan pengungjung ke kawasan Pulau Datok pada saat Idulfitri nanti. Rencananya minggu-minggu ini kami akan berkoordinasi dengan pak Bupati untuk meminta arahan beliau,” kata dia.

Selain itu,  lanjut dia, di lokasi tersebut akan ada ada posko dan akan bersinergi bersama Gugus Tugas Covid-19. “Kita akan bersinergi bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kayong Utara,” tutupnya.

Akibat pandemi Covid-19, banyak agenda yang harus dibatalkan Disporapar, salah satunya Festival Karimata 2020 resmi batal. Pembatalan tersebut, diakui dia, terkait adanya wabah virus korona yang ikut melanda Kalimantan Barat. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/