alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Pemerintah Pusat, Instruksi Larang Mudik Lebaran

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani mengungkapkan, larangan mudik lebaran merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, dimulai tanggal 6-17 Mei 202, ditengah pandemi Covid 19.

“Kita perlu melaksanakan instruksi presiden dan surat edaran yang ada untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Jadi dasar hukumnya berpijakan pada instruksi pemerintah pusat dari tanggal 6 -17 Mei, itu petugas kita sudah ada di beberapa titik untuk melakukan pemantauan monitoring mereka yang mudik,”terang Bupati di Sukadana, Selasa (27/4).

Namun lanjut Citra, jika ada hal penting misalnya ada kelurganya sakit, tugas perjalanan dinas, itu diperbolehkan untuk lewat, namun harus ada surat keterangan.

“Tetapi jika ada hal-hal penting yang boleh misalnya ada keluarga sakit, ada institusi dia perjalanan dinas yang urgen ada sifat keterangan dari dinas.
Kemudian kalau individu dari RT, menerangkan bahwa mereka berpergian karena alasan ada ibunya sakit,”sambung Citra.

Baca Juga :  Munzalan Kluster Baru, Empat Orang Positif Covid-19

Dikatakan dia, untuk salah satu lokasi yang juga akan dijaga oleh petugas nantinya di Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, merupakan perbatasan Kayong Utara dan Ketapang.

“Pintu masuk di Siduk , Dermaga dan termaksud jalan Melano dan ada petugas Kepolisian kita, bisa jadi di Batu Ampar bisa dilakukan pencegahan oleh Polair juga,”kata dia.

“Untuk larangan mudik ini instruksi Presiden. Karena supaya tidak menyebar Covid 19 ini, supaya tidak menyebar kembali dan banyak menjadi korban,”sambungnya.

Sementara itu, lanjut Citra untuk objek wisata lanjut dia, tahun ini dibuka. Karena untuk perputaran ekonomi masyarakat.

“Untuk objek wisata buka, karena jika tidak ekonomi berkurang, suasana lebaran. Sedangkan kalau untuk angkutan barang diprioritaskan kapal barang tetap jalan.

Baca Juga :  Satu Lagi Pekerja Positif Covid-19

Kita ada petugas penjagaan diarea objek wisata, tahun lalu ditutup, tapi tahun ini dibuka, dan kita bukan zona merah,”tutupnya. (dan)

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani mengungkapkan, larangan mudik lebaran merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, dimulai tanggal 6-17 Mei 202, ditengah pandemi Covid 19.

“Kita perlu melaksanakan instruksi presiden dan surat edaran yang ada untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Jadi dasar hukumnya berpijakan pada instruksi pemerintah pusat dari tanggal 6 -17 Mei, itu petugas kita sudah ada di beberapa titik untuk melakukan pemantauan monitoring mereka yang mudik,”terang Bupati di Sukadana, Selasa (27/4).

Namun lanjut Citra, jika ada hal penting misalnya ada kelurganya sakit, tugas perjalanan dinas, itu diperbolehkan untuk lewat, namun harus ada surat keterangan.

“Tetapi jika ada hal-hal penting yang boleh misalnya ada keluarga sakit, ada institusi dia perjalanan dinas yang urgen ada sifat keterangan dari dinas.
Kemudian kalau individu dari RT, menerangkan bahwa mereka berpergian karena alasan ada ibunya sakit,”sambung Citra.

Baca Juga :  Tumpahan Minyak Hingga ke CAL Karimata, Sanksi Melibatkan Ditjen Gakkum

Dikatakan dia, untuk salah satu lokasi yang juga akan dijaga oleh petugas nantinya di Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, merupakan perbatasan Kayong Utara dan Ketapang.

“Pintu masuk di Siduk , Dermaga dan termaksud jalan Melano dan ada petugas Kepolisian kita, bisa jadi di Batu Ampar bisa dilakukan pencegahan oleh Polair juga,”kata dia.

“Untuk larangan mudik ini instruksi Presiden. Karena supaya tidak menyebar Covid 19 ini, supaya tidak menyebar kembali dan banyak menjadi korban,”sambungnya.

Sementara itu, lanjut Citra untuk objek wisata lanjut dia, tahun ini dibuka. Karena untuk perputaran ekonomi masyarakat.

“Untuk objek wisata buka, karena jika tidak ekonomi berkurang, suasana lebaran. Sedangkan kalau untuk angkutan barang diprioritaskan kapal barang tetap jalan.

Baca Juga :  Jangan Panik dengan Pasien Covid

Kita ada petugas penjagaan diarea objek wisata, tahun lalu ditutup, tapi tahun ini dibuka, dan kita bukan zona merah,”tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/