22.8 C
Pontianak
Tuesday, March 21, 2023

Pantau Orang Asing, Perlu Koordinasi

SUKADANA — Dengan adanya Destinasi Wisata di Kayong Utara, maka sangat diperlukan adanya pengawasan terhadap orang asing baik itu dari tingkat kabupaten maupun sampai tingkat kecamatan. Dengan pengawasan dan pemantauan  tentunya akan diketahui keberadaan serta kegiatan orang asing selama berada di daerah Kayong Utara.

Bupati Kayong Utara Drs Citra Duani saat membuka kegiatan Sosialisasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Tingkat Kabupaten Kayong Utara di Aula Istana Rakyat (Pendopo Bupati), Kamis (26/8) mengatakan, keberadaan orang asing perlu mendapat perhatian semua pihak. Untuk pemantauan tersebut harus ada koordinasi dari dinas terkait dengan Tim Pora. Dimana keberadaannya dan apa kegiatan yang dilakukan orang asing selama berada di wilayah hukum Indonesia.

Baca Juga :  Terkendala Anggaran, PJU Rusak Belum Diperbaiki

“Sebagaimana kita ketahui, keberadaan warga negara asing yang melakukan berbagai kegiatan di wilayah hukum Indonesia ini perlu mendapat perhatian oleh semua pihak. Karena itu koordinasi antara instansi terkait dengan Tim Pora dalam hal pengawasan kegiatan orang asing tersebut harus dilakukan dengan baik. Sehingga kita bisa leluasa dan lancar dalam pengawasan terhadap orang asing tersebut,” ucap bupati.

Bupati Citra juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten sudah memfungsikan Tim Pora di Kayong Utara sejak terbentuk. “Sejak terbentuknya Tim Pora di Kayong Utara, Pemerintah Daerah telah memfungsikannya untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing. Karena sebagaimana kita ketahui bersama, kedatangan warga negara asing di Kayong Utara ini cukup banyak. Sebab itu perlu dipantau dan diawasi kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan di Kayong Utara ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Seekor Buaya Berhasil Ditangkap

Bupati Citra menjelaskan, WNA yang berkunjung tersebut kebanyakan mahasiswa yang melakukan berbagai penelitian untuk menyelesaikan studinya, serta WNA yang datang berkunjung ke Klinik Asri.

Dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kayong Utara tersebut, turut hadir narasumber dari Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Staf Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang serta diikuti oleh Tim Pora Kayong Utara. (dan) 

SUKADANA — Dengan adanya Destinasi Wisata di Kayong Utara, maka sangat diperlukan adanya pengawasan terhadap orang asing baik itu dari tingkat kabupaten maupun sampai tingkat kecamatan. Dengan pengawasan dan pemantauan  tentunya akan diketahui keberadaan serta kegiatan orang asing selama berada di daerah Kayong Utara.

Bupati Kayong Utara Drs Citra Duani saat membuka kegiatan Sosialisasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Tingkat Kabupaten Kayong Utara di Aula Istana Rakyat (Pendopo Bupati), Kamis (26/8) mengatakan, keberadaan orang asing perlu mendapat perhatian semua pihak. Untuk pemantauan tersebut harus ada koordinasi dari dinas terkait dengan Tim Pora. Dimana keberadaannya dan apa kegiatan yang dilakukan orang asing selama berada di wilayah hukum Indonesia.

Baca Juga :  Seekor Buaya Berhasil Ditangkap

“Sebagaimana kita ketahui, keberadaan warga negara asing yang melakukan berbagai kegiatan di wilayah hukum Indonesia ini perlu mendapat perhatian oleh semua pihak. Karena itu koordinasi antara instansi terkait dengan Tim Pora dalam hal pengawasan kegiatan orang asing tersebut harus dilakukan dengan baik. Sehingga kita bisa leluasa dan lancar dalam pengawasan terhadap orang asing tersebut,” ucap bupati.

Bupati Citra juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten sudah memfungsikan Tim Pora di Kayong Utara sejak terbentuk. “Sejak terbentuknya Tim Pora di Kayong Utara, Pemerintah Daerah telah memfungsikannya untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing. Karena sebagaimana kita ketahui bersama, kedatangan warga negara asing di Kayong Utara ini cukup banyak. Sebab itu perlu dipantau dan diawasi kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan di Kayong Utara ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terapkan UKS Setiap Hari di Sekolah

Bupati Citra menjelaskan, WNA yang berkunjung tersebut kebanyakan mahasiswa yang melakukan berbagai penelitian untuk menyelesaikan studinya, serta WNA yang datang berkunjung ke Klinik Asri.

Dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kayong Utara tersebut, turut hadir narasumber dari Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Staf Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang serta diikuti oleh Tim Pora Kayong Utara. (dan) 

Most Read

Artikel Terbaru