alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Promosi Wisata Terus Digaungkan

SUKADANA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kayong Utara Hilaria Yusnani mengatakan bahwa sejauh ini promosi wisata terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, guna memancing wisatawan berkunjung ke kabupaten ini. Salah satunya, mereka menggunakan media dan berbagai hal lainnya.

“Yang jelas promosi wisata kita terus lakukan. Namun untuk promosi wisata dengan agen traveling saat ini belum dilakukan. Sebab dari penyediaan infrastuktur sendiri pemerintah daerah belum selesai, sehingga akses yang ada belum terbuka semua,” jelasnya di Sukadana, belum lama ini kepada Pontianak Post. Ia pun berharap ke depan jika pembangunan infrasruktur selesai dilakukan, tingkat kunjungan wisatawan ke Kayong Utara dapat meningkat.

Sementara, sejumlah pihak termasuk warga sangat mendukung jika pemerintah agar dapat lebih serius dalam menangani promosi wisata. Harapan mereka, dengan promosi wisata dilakukan secara baik, hingga lokasi wisatanya dikelola dengan baik, maka tingkat kunjungan wisatawan pun akan ikut meningkat.

“Menurut saya sejumlah pihak harus bersama-sama dalam mengurus hal ini. Sebab, Kayong Utara ini kaya akan keindahan alam dan lokasi wisata yang berlimpah. Tentunya ikut mendorong penghasilan daerah dan masyarakat,” terang Rudi Kisara, salah seorang warga.

Baca Juga :  Bersama Taggulangi Karhutla di Sukadana

Apa lagi, kata dia, Kayong Utara pada tahun 2016 menjadi lokasi Sail Selat Karimata. Event tingkat internasional yang menurut dia, turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo serta tamu-tamu dari luar negeri.

“Ini sudah momennya dapat. Kita pernah menjadi tuan rumah Sail Selat Karima di tahun 2016 lalu. Jadi, baik masyarakat pemerintah hingga pihak lainnya harus bersatu untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Feri, salah satu pengunjung Pantai Pulau Datuk mengungkapkan bagaimana ia bersama rekan-rekannya sudah merencanakan untuk berlibur ke Kota Sukadana. Ia yang merupakan warga Ketapang yang hampir setiap tahun mengisi waktu libur berkunjung ke pantai ini. “Iya, saya bersama kawan-kawan memang sengaja untuk berlibur ke Kayong Utara. Ini merupakan libur pertama saya di tahun 2020. Kayong Utara selalu menjadi pilihan saya untuk berlibur, baik sama kawan-kawan juga sama keluarga,” jelasnya saat menyambut pergantian tahun di pantai tersebut.

Menurut dia, lokasi pantai andalan ini selalu menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur, terutama para wisatawan yang berasal dari Ketapang. Tentunya, kata dia,  saat ini kondisi pantai perlahan sudah mulai membaik. Walau tak dipungkiri dia, di masa ini ketika menikmati keindahan Pantai Pulau Datok, mereka harus membayar karcis.

Baca Juga :  Warga Kayong Utara Dibunuh di Bogor, Keluarga Korban Terpukul

“Sudah lebih baik dari sebelumnya. Ini menjadi tempat pilihan. Selain dekat juga masuk tidak terlalu mahal. Pantainya asyik dan indah. Hanya saja ke depan tentunya harus lebih baik lagi dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ia pun berharap dalam pengelolaan pantai ini dapat lebih baik lagi untuk ke depannya. Sebab, dia menambahkan, pantai menjadi tempat pilihan masyarakat untuk berlibur. Dengan adanya penarikan tiket itu harapannya ke depan fasilitas yang ada dapat lebih baik pula. “Mudah-mudahan saja, dengan adanya penarikan tiket ini fasilitas yang ada dapat lebih baik lagi,” harapnya.

Pengunjung pantai lainnya, Riki, berharap para pengunjung dapat ikut menjaga kebersihan pantai. Sebab, menurut dia, dengan dapat menjaga pantai, tentunya ikut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung lainnya.

“Saya pun berharap bagi para pengunjung pantai dan juga yang memiliki usaha di pantai itu dapat ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan dapat menjaga kebersihan berarti peduli akan kenyamanan bersama,” tutupnya.  (dan)

SUKADANA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kayong Utara Hilaria Yusnani mengatakan bahwa sejauh ini promosi wisata terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, guna memancing wisatawan berkunjung ke kabupaten ini. Salah satunya, mereka menggunakan media dan berbagai hal lainnya.

“Yang jelas promosi wisata kita terus lakukan. Namun untuk promosi wisata dengan agen traveling saat ini belum dilakukan. Sebab dari penyediaan infrastuktur sendiri pemerintah daerah belum selesai, sehingga akses yang ada belum terbuka semua,” jelasnya di Sukadana, belum lama ini kepada Pontianak Post. Ia pun berharap ke depan jika pembangunan infrasruktur selesai dilakukan, tingkat kunjungan wisatawan ke Kayong Utara dapat meningkat.

Sementara, sejumlah pihak termasuk warga sangat mendukung jika pemerintah agar dapat lebih serius dalam menangani promosi wisata. Harapan mereka, dengan promosi wisata dilakukan secara baik, hingga lokasi wisatanya dikelola dengan baik, maka tingkat kunjungan wisatawan pun akan ikut meningkat.

“Menurut saya sejumlah pihak harus bersama-sama dalam mengurus hal ini. Sebab, Kayong Utara ini kaya akan keindahan alam dan lokasi wisata yang berlimpah. Tentunya ikut mendorong penghasilan daerah dan masyarakat,” terang Rudi Kisara, salah seorang warga.

Baca Juga :  Perkembangan Teknologi Berdampak Perubahan

Apa lagi, kata dia, Kayong Utara pada tahun 2016 menjadi lokasi Sail Selat Karimata. Event tingkat internasional yang menurut dia, turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo serta tamu-tamu dari luar negeri.

“Ini sudah momennya dapat. Kita pernah menjadi tuan rumah Sail Selat Karima di tahun 2016 lalu. Jadi, baik masyarakat pemerintah hingga pihak lainnya harus bersatu untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Feri, salah satu pengunjung Pantai Pulau Datuk mengungkapkan bagaimana ia bersama rekan-rekannya sudah merencanakan untuk berlibur ke Kota Sukadana. Ia yang merupakan warga Ketapang yang hampir setiap tahun mengisi waktu libur berkunjung ke pantai ini. “Iya, saya bersama kawan-kawan memang sengaja untuk berlibur ke Kayong Utara. Ini merupakan libur pertama saya di tahun 2020. Kayong Utara selalu menjadi pilihan saya untuk berlibur, baik sama kawan-kawan juga sama keluarga,” jelasnya saat menyambut pergantian tahun di pantai tersebut.

Menurut dia, lokasi pantai andalan ini selalu menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur, terutama para wisatawan yang berasal dari Ketapang. Tentunya, kata dia,  saat ini kondisi pantai perlahan sudah mulai membaik. Walau tak dipungkiri dia, di masa ini ketika menikmati keindahan Pantai Pulau Datok, mereka harus membayar karcis.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan Pantai Pulau Datok Meningkat

“Sudah lebih baik dari sebelumnya. Ini menjadi tempat pilihan. Selain dekat juga masuk tidak terlalu mahal. Pantainya asyik dan indah. Hanya saja ke depan tentunya harus lebih baik lagi dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ia pun berharap dalam pengelolaan pantai ini dapat lebih baik lagi untuk ke depannya. Sebab, dia menambahkan, pantai menjadi tempat pilihan masyarakat untuk berlibur. Dengan adanya penarikan tiket itu harapannya ke depan fasilitas yang ada dapat lebih baik pula. “Mudah-mudahan saja, dengan adanya penarikan tiket ini fasilitas yang ada dapat lebih baik lagi,” harapnya.

Pengunjung pantai lainnya, Riki, berharap para pengunjung dapat ikut menjaga kebersihan pantai. Sebab, menurut dia, dengan dapat menjaga pantai, tentunya ikut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung lainnya.

“Saya pun berharap bagi para pengunjung pantai dan juga yang memiliki usaha di pantai itu dapat ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan dapat menjaga kebersihan berarti peduli akan kenyamanan bersama,” tutupnya.  (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/