alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Hujan Deras Rawan Sebabkan Longsor

SUKADANA – Sejumlah warga di Kabupaten Kayong Utara mengawatirkan banyaknya bukit di Kecamatan Sukadana yang mulai longsor. Terlebih beberapa waktu lalu, di daerah ini terjadi banjir dan hujan deras sempat menyebabkan longsor besar hingga menelan korban jiwa.

“Kalau kita lihat ada beberapa bukti yang longsor di atas. Itu kelihatan jelas kalau pas kita dari arah Ketapang menuju Kayong. Dan ada beberapa bukit yang dekat sekali dengan jalan, sehingga rawan sekali kalau hujan deras, longsor, menimpa pengguna jalan,” kata Geri Lineker, salah seorang warga, kemarin.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Kayong Utara melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kayong Utara, Parsono mengatakan, longsornya beberapa daerah perbukitan disebabkan itensitas hujan yang cukup tinggi dan durasi yang lama.

Baca Juga :  Bupati KKU Berbagi Kisah Sukses Pemekaran di Kampus UI

“Untuk penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena curah hujan sedang hingga lebat dengan intensitas durasi waktu yang cukup lama,” sambung Parsono.

Ditambahkan dia, guna mengantisipasi musibah longsor, pihaknya juga sudah mengambil tindakan. Di antaranya, disebutkan dia, melakukan pemasangan baleho peringatan bahaya longsor di beberapa titik rawan longsor.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan BPBD Kabupaten Kayong Utara, saat ini terdapat dua kecamatan yang terkena dampak longsor, di antaranya Kecamatan Sukadana dan Pulau Maya. Untuk Kecamatan Sukadana, diungkapkan mereka berada di Desa Sejahtera dan Desa Benawai Agung, sementara Kecamatan Pulau Maya, di Desa Dusun Besar.

“Kita sudah memasang baliho peringatan di area jalan umum yang beresiko terjadi tanah longsor, yang kita tempatkan empat titik dan himbuan kepada masyarakat untuk tidak beraktifitas pada area yang mudah terjadi tanah longsor di musim penghujan,” tutupnya. (dan)

SUKADANA – Sejumlah warga di Kabupaten Kayong Utara mengawatirkan banyaknya bukit di Kecamatan Sukadana yang mulai longsor. Terlebih beberapa waktu lalu, di daerah ini terjadi banjir dan hujan deras sempat menyebabkan longsor besar hingga menelan korban jiwa.

“Kalau kita lihat ada beberapa bukti yang longsor di atas. Itu kelihatan jelas kalau pas kita dari arah Ketapang menuju Kayong. Dan ada beberapa bukit yang dekat sekali dengan jalan, sehingga rawan sekali kalau hujan deras, longsor, menimpa pengguna jalan,” kata Geri Lineker, salah seorang warga, kemarin.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Kayong Utara melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kayong Utara, Parsono mengatakan, longsornya beberapa daerah perbukitan disebabkan itensitas hujan yang cukup tinggi dan durasi yang lama.

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi, Masdar Tutup Usia

“Untuk penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena curah hujan sedang hingga lebat dengan intensitas durasi waktu yang cukup lama,” sambung Parsono.

Ditambahkan dia, guna mengantisipasi musibah longsor, pihaknya juga sudah mengambil tindakan. Di antaranya, disebutkan dia, melakukan pemasangan baleho peringatan bahaya longsor di beberapa titik rawan longsor.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan BPBD Kabupaten Kayong Utara, saat ini terdapat dua kecamatan yang terkena dampak longsor, di antaranya Kecamatan Sukadana dan Pulau Maya. Untuk Kecamatan Sukadana, diungkapkan mereka berada di Desa Sejahtera dan Desa Benawai Agung, sementara Kecamatan Pulau Maya, di Desa Dusun Besar.

“Kita sudah memasang baliho peringatan di area jalan umum yang beresiko terjadi tanah longsor, yang kita tempatkan empat titik dan himbuan kepada masyarakat untuk tidak beraktifitas pada area yang mudah terjadi tanah longsor di musim penghujan,” tutupnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/