alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Jalan Rusak Sukadana – Siduk Kian Parah

SUKADANA – Rusaknya Provinsi di Kayong Utara, disepanjang jalan Sukadana – Siduk kian parah.  Bahkan yang dulunya jalan Sukadana – Ketapang bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam, sekarang bisa sampai 2,5 jam perjalanan, bahkan lebih.

Salah satu pengguna jalan Ketapang – Sukadana Dini mengaku prihatin dengan kondisi jalan saat ini. Ia pun beberapa kali harus mengurungkan niatnya untuk menuju Ketapang, karena lelah melewati kondisi jalan yang rusak di rute Sukadana.

“Sayakan sekarang sudah tinggal di Sukadana, jadi sesekali balik ke Ketapang karena ada rumah orang tua disana. Kalau tidak ada hal yang penting rasa malas mau turun (Ketapang), karena jalannya rusak parah sekarang,” terang Dini, yang saat ini bekerja sebagai guru di sekolah Kecamatan  Simpang  Hilir, Minggu (28/3).

Baca Juga :  Dambakan Perbaikan Jalan Provinsi

Bila melihat kondisi jalan Kabupaten Kayong Utara dengan Kabupaten Ketapang, sangat beda jauh.  Karena sepanjang jalan Ketapang, khusus dari Siduk menuju kota Ketapang sangat bagus, karena saat ini status jalan sudah menjadi jalan nasional. Sedangkan jalan Siduk menunju Sukadana masih sangat banyak jalan yang rusak, begitupula dari jalan Sukadana- Teluk Batang.

“ia jauh sekali perbedaan jalan kita Kayong Utara dan Ketapang, macam surga dan neraka,” terangnya.

Mengenai hal ini,  Ia berharap pemerintah Kabupaten Kayong Utara maupun Provinsi dapat segera mengambil langkah cepat perbaikan jalan, karena akses jalan ini merupakan jalur satu- satunya menuju Ketapang- Kayong Utara, ataupun sebaliknya.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang di himpun, di tahun 2021 ini akan dianggarkan peprbaikan jalan Provinsi Sukadana- Siduk, dan Sukadana – Teluk Batang, dengan anggaran kurang lebih 20 Miliar. Namun belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaan perbaikan akan di mulai.

Baca Juga :  Terhalang Refocusing Anggaran

Hal senada dikatakan Budi,  ia berharap tahun ini ada perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah.  Sebab,  ini demi kepentingan bersama.  “Mudah-mudahan lah jalan kite dapat diperbaiki,” ungkapnya.  (dan).

SUKADANA – Rusaknya Provinsi di Kayong Utara, disepanjang jalan Sukadana – Siduk kian parah.  Bahkan yang dulunya jalan Sukadana – Ketapang bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam, sekarang bisa sampai 2,5 jam perjalanan, bahkan lebih.

Salah satu pengguna jalan Ketapang – Sukadana Dini mengaku prihatin dengan kondisi jalan saat ini. Ia pun beberapa kali harus mengurungkan niatnya untuk menuju Ketapang, karena lelah melewati kondisi jalan yang rusak di rute Sukadana.

“Sayakan sekarang sudah tinggal di Sukadana, jadi sesekali balik ke Ketapang karena ada rumah orang tua disana. Kalau tidak ada hal yang penting rasa malas mau turun (Ketapang), karena jalannya rusak parah sekarang,” terang Dini, yang saat ini bekerja sebagai guru di sekolah Kecamatan  Simpang  Hilir, Minggu (28/3).

Baca Juga :  Wabup Kayong Utara Ajak ASN Tetap Semangat Bekerja

Bila melihat kondisi jalan Kabupaten Kayong Utara dengan Kabupaten Ketapang, sangat beda jauh.  Karena sepanjang jalan Ketapang, khusus dari Siduk menuju kota Ketapang sangat bagus, karena saat ini status jalan sudah menjadi jalan nasional. Sedangkan jalan Siduk menunju Sukadana masih sangat banyak jalan yang rusak, begitupula dari jalan Sukadana- Teluk Batang.

“ia jauh sekali perbedaan jalan kita Kayong Utara dan Ketapang, macam surga dan neraka,” terangnya.

Mengenai hal ini,  Ia berharap pemerintah Kabupaten Kayong Utara maupun Provinsi dapat segera mengambil langkah cepat perbaikan jalan, karena akses jalan ini merupakan jalur satu- satunya menuju Ketapang- Kayong Utara, ataupun sebaliknya.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang di himpun, di tahun 2021 ini akan dianggarkan peprbaikan jalan Provinsi Sukadana- Siduk, dan Sukadana – Teluk Batang, dengan anggaran kurang lebih 20 Miliar. Namun belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaan perbaikan akan di mulai.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Teluk Batang Seponti Diusulkan Tahun 2021

Hal senada dikatakan Budi,  ia berharap tahun ini ada perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah.  Sebab,  ini demi kepentingan bersama.  “Mudah-mudahan lah jalan kite dapat diperbaiki,” ungkapnya.  (dan).

Most Read

Artikel Terbaru

/