alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Antisipasi Penyebaran PMK, Awasi Lalulintas Ternak dan Semprot Kandang

SUKADANA – Berbagai upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di Kabupaten Kayong Utara, terus digencarkan Dinas Pertanian dan Pangan KKU. Dinataranya dengan pengawasan lalu lintas ternak di Posko Check Point. Selian itu upaya lainnya dilakukn penyemprotan kadang di sentral ternak yang padat populasi, dan pembagian spanduk PMK ke tiap desa di lima Kecamatan di Kabupaten Kayong Utara.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kayong Utara, Azhari, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Ludi Nurmala mengatakan, dalam melakukan penyemprotan disinfektan mencegah tertularnya PMK pada hewan ternak.

“Penyemprotan kandang ternak selain oleh Tim Dispangan juga dihimbau agar peternak dapat melakukan penyemprotan rutin dengan desinfektan dengan tujuan mencegah tertularnya dari penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak. Sehingga ternak yang ada di Kabupaten Kayong Utara aman dan sehat serta status zona hijau dapat dipertahankan,” terang dia, di Sukadana, Kamis (28/7).

Baca Juga :  Dua Nakes Meninggal  

Sementara, lanjut dia menjelaskan,  selama ini pengawasan lalu lintas ternak melibatkan Tim Satgas Pencegahan PMK Kabupaten Kayong Utara di sejumlah tempat di Kabupaten Kayong Utara telah disiapkan pos penyekatan hewan ternak.

Tujuannya, sambungnya untuk dilakukan pengecekan kondisi hewan tersebut khususnya ternak yang masuk dari daerah zona merah (tertular) dengan memeriksa dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Beberapa pos check point tersebut yaitu di Kantor Camat Simpang Hilir, Pelabuhan Teluk Batang, Pelabuhan Seponti, dan Pelabuhan Tanjung Satai. Saat ini status Kabupaten Kayong Utara masih bebas tidak ada kasus (zona hijau),” jelas dia. (dan)

SUKADANA – Berbagai upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di Kabupaten Kayong Utara, terus digencarkan Dinas Pertanian dan Pangan KKU. Dinataranya dengan pengawasan lalu lintas ternak di Posko Check Point. Selian itu upaya lainnya dilakukn penyemprotan kadang di sentral ternak yang padat populasi, dan pembagian spanduk PMK ke tiap desa di lima Kecamatan di Kabupaten Kayong Utara.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kayong Utara, Azhari, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Ludi Nurmala mengatakan, dalam melakukan penyemprotan disinfektan mencegah tertularnya PMK pada hewan ternak.

“Penyemprotan kandang ternak selain oleh Tim Dispangan juga dihimbau agar peternak dapat melakukan penyemprotan rutin dengan desinfektan dengan tujuan mencegah tertularnya dari penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak. Sehingga ternak yang ada di Kabupaten Kayong Utara aman dan sehat serta status zona hijau dapat dipertahankan,” terang dia, di Sukadana, Kamis (28/7).

Baca Juga :  Dua Nakes Meninggal  

Sementara, lanjut dia menjelaskan,  selama ini pengawasan lalu lintas ternak melibatkan Tim Satgas Pencegahan PMK Kabupaten Kayong Utara di sejumlah tempat di Kabupaten Kayong Utara telah disiapkan pos penyekatan hewan ternak.

Tujuannya, sambungnya untuk dilakukan pengecekan kondisi hewan tersebut khususnya ternak yang masuk dari daerah zona merah (tertular) dengan memeriksa dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Beberapa pos check point tersebut yaitu di Kantor Camat Simpang Hilir, Pelabuhan Teluk Batang, Pelabuhan Seponti, dan Pelabuhan Tanjung Satai. Saat ini status Kabupaten Kayong Utara masih bebas tidak ada kasus (zona hijau),” jelas dia. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/