alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Jalan Perawas Tak Masuk APBD 2021

SUKADANA – Anggota DPRD Kayong Utara dari komisi II Decky Sabiandi kecewa saat mengetahui APBD Kayong Utara di tahun 2021 tidak menganggarkan Jalan Perawas yang masuk dalam kategori pembangunan jalan skala prioritas. Jalan tersebut diketahui untuk membuka akses penghubung dari Kabupaten Kayong Utara ke Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak.

Perawas tidak ada di anggarkan sama APBD Kayong Utara untuk di tahun 2021 ini,” kata Decky di Sukadana, Selasa (30/3).

Decky, legislator dari partai Perindo bersama rekan lainnya dari DPRD Kayong Utara memang terlihat aktif melakukan koordinasi ke PUPR Provinsi, hingga ke pemerintahan pusat. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa postingannya di akun  Facebook miliknya. Decky mengaku malu jika harus mengemis bantuan dana provinsi untuk membangun Jalan Perawas yang masih berstatus jalan kabupaten.

Baca Juga :  Manfaatkan Pasar Secara Maksimal

“Kita malu kalau meminta anggaran ke provinsi, karena jalan tersebut berstatus jalan kabupaten. Setidaknya kita dulu yang harus menganggarkan untuk jalan tersebut, kalau jalan tersebut dianggap penting,” kesalnya.

Ia pun mengaku tidak putus semangat untuk merealisasikan mimpi terbukanya akses jalan perawas yang mampu memperpendek jarak tempuh antara Kabupaten Kayong Utara menuju Pontianak. Untuk 2022 mendatang, pihaknya pun sudah membuat proposal pengajuan Jalan Perawas ke Provinsi Kalbar.

“Kita sudah buat proposal untuk pengajuan Jalan Melano – Perawas – Simpang Dua di tahun 2022, kepada Gubernur dan Dinas PU Provinsi dan Dinas Keuangan Provinsi. Semoga di tahun depan dapat dianggarkan kembali dari APBD Kayong dan APBD Provinsi. Semoga suara dan keluhan kita didengar sama pemimpin kita yang ada di Kabupaten Kayong Utara dan Pak Gubernur Kalimantan Barat,” doanya. (dan)

SUKADANA – Anggota DPRD Kayong Utara dari komisi II Decky Sabiandi kecewa saat mengetahui APBD Kayong Utara di tahun 2021 tidak menganggarkan Jalan Perawas yang masuk dalam kategori pembangunan jalan skala prioritas. Jalan tersebut diketahui untuk membuka akses penghubung dari Kabupaten Kayong Utara ke Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak.

Perawas tidak ada di anggarkan sama APBD Kayong Utara untuk di tahun 2021 ini,” kata Decky di Sukadana, Selasa (30/3).

Decky, legislator dari partai Perindo bersama rekan lainnya dari DPRD Kayong Utara memang terlihat aktif melakukan koordinasi ke PUPR Provinsi, hingga ke pemerintahan pusat. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa postingannya di akun  Facebook miliknya. Decky mengaku malu jika harus mengemis bantuan dana provinsi untuk membangun Jalan Perawas yang masih berstatus jalan kabupaten.

Baca Juga :  Manfaatkan Pasar Secara Maksimal

“Kita malu kalau meminta anggaran ke provinsi, karena jalan tersebut berstatus jalan kabupaten. Setidaknya kita dulu yang harus menganggarkan untuk jalan tersebut, kalau jalan tersebut dianggap penting,” kesalnya.

Ia pun mengaku tidak putus semangat untuk merealisasikan mimpi terbukanya akses jalan perawas yang mampu memperpendek jarak tempuh antara Kabupaten Kayong Utara menuju Pontianak. Untuk 2022 mendatang, pihaknya pun sudah membuat proposal pengajuan Jalan Perawas ke Provinsi Kalbar.

“Kita sudah buat proposal untuk pengajuan Jalan Melano – Perawas – Simpang Dua di tahun 2022, kepada Gubernur dan Dinas PU Provinsi dan Dinas Keuangan Provinsi. Semoga di tahun depan dapat dianggarkan kembali dari APBD Kayong dan APBD Provinsi. Semoga suara dan keluhan kita didengar sama pemimpin kita yang ada di Kabupaten Kayong Utara dan Pak Gubernur Kalimantan Barat,” doanya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/