alexametrics
27 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Pertanyakan Nasib Siduk-Teluk Batang

SUKADANA – Komisi II DPRD Kayong Utara terus melakukan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat terkait pembangunan jalan dan jembatan di Kayong Utara, Jumat (28/5) di Pontianak.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara  Decky Sabiandi mengungkapkan, hasil koordinasi bersama tersebut mempertanyakan kondisi ruas jalan Siduk – Sukadana – Melano – Teluk Batang yang merupakan ruas jalan Provinsi. Dijelaskan dia bahwa kondisi ruas jalan tersebut ternyata sudah dilakukan lelang, di mana pemenangnya telah ditetapkan sebagai pelaksana untuk mengerjakan perbaikan jalan tersebut.

“Hasil koordinasi bersama PUPR Provinsi, terkait jalan Siduk – Sukadana – Melano – Teluk Batang, sudah dilelang, dan sudah ditetapkan pemenangnya. Semoga dari pihak ke tiga untuk pelaksananya bisa berkerja di bulan depan ini,” terang Decky yang saat itu didampingi Yulisman, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara.

Legislator Partai Perindo tersebut menjelaskan, selain jalan, pihaknya juga mengajukan perbaikan jembatan yang rusak. Tentunya, kata dia, yang menjadi sorotan adalah jembatan-jembatan yang berada di sepanjang ruas jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga :  Warkop Susah Payah Raih Omset Rp200 Ribu

“Kita dari Komisi II mengajukan jembatan-jembatan yang rusak, khususnya di jalan Provinsi, untuk dianggarkan di tahun depan, 2022,” kata Decky

Selanjutnya berkaitan dengan pembangunan jalan di Kayong Utara, Decky menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sutarmidji yang telah menghibahkan dana untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Melano – Perawas. “Selanjutnya kita berterima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Sutarmidji yang telah menghibahkan dana untuk lanjutan jalan Melano – Perawas,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal ini, dirinya pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk selalu mengangarkan untuk pembangunan jalan Perawas. Sedangkan dari Komisi II DPRD Kayong Utara dipastikan dia selalu mendukung dan mendorong pemerintah untuk pembangunan yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Landak Buka Masa Sidang II 2020, Anggota Dewan Sampaikan Laporan Hasil Reses

“Semoga setiap tahun dari pihak Kabupaten dan Provinsi selalu menggarkan jalan Melano – Parawas. Kita dari Komisi II selalu mendukung dan mendorong pemerintah untuk selalu memberikan pembangunan yang sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Kayong Utara,” terangnya.

Decky menambahkan, untuk anggaran perbaikan jalan sebesar Rp20 miliar. Namun setelah dilakukan lelang, adanya penawaran dari pihak ketiga saat ini, diakui dia, belum diketahui berapa anggaran perbaikan jalan Siduk – Sukadana, dan Melano – Teluk Batang tersebut. “Anggaran tetap 20 miliar (rupiah),  tetapi belum tahu pasti setelah adanya penawaran pelelangan,  yang pihak ketiga ini motong berapa persen,  dari Dinas PU pun belum tahu pasti,” sebutnya.

Untuk ruas jalan Melano – Perawas,  lanjut Decky,  Gubernur telah kembali menganggarkan Rp10 miliar guna pekerjaan lanjutanya. “Untuk jalan Melano – Perawas Pak Gubernur sudah menganggarkan 10 miliar untuk ditindaklanjuti lagi pekerjaan oleh Zidam,  jadi lanjutan pekerjaannya,” ungkapnya. (dan)

SUKADANA – Komisi II DPRD Kayong Utara terus melakukan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat terkait pembangunan jalan dan jembatan di Kayong Utara, Jumat (28/5) di Pontianak.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara  Decky Sabiandi mengungkapkan, hasil koordinasi bersama tersebut mempertanyakan kondisi ruas jalan Siduk – Sukadana – Melano – Teluk Batang yang merupakan ruas jalan Provinsi. Dijelaskan dia bahwa kondisi ruas jalan tersebut ternyata sudah dilakukan lelang, di mana pemenangnya telah ditetapkan sebagai pelaksana untuk mengerjakan perbaikan jalan tersebut.

“Hasil koordinasi bersama PUPR Provinsi, terkait jalan Siduk – Sukadana – Melano – Teluk Batang, sudah dilelang, dan sudah ditetapkan pemenangnya. Semoga dari pihak ke tiga untuk pelaksananya bisa berkerja di bulan depan ini,” terang Decky yang saat itu didampingi Yulisman, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara.

Legislator Partai Perindo tersebut menjelaskan, selain jalan, pihaknya juga mengajukan perbaikan jembatan yang rusak. Tentunya, kata dia, yang menjadi sorotan adalah jembatan-jembatan yang berada di sepanjang ruas jalan Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga :  Tidak Terapkan Protokol Kesehatan, Bupati Berikan Sanksi Tegas

“Kita dari Komisi II mengajukan jembatan-jembatan yang rusak, khususnya di jalan Provinsi, untuk dianggarkan di tahun depan, 2022,” kata Decky

Selanjutnya berkaitan dengan pembangunan jalan di Kayong Utara, Decky menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sutarmidji yang telah menghibahkan dana untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Melano – Perawas. “Selanjutnya kita berterima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Sutarmidji yang telah menghibahkan dana untuk lanjutan jalan Melano – Perawas,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal ini, dirinya pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk selalu mengangarkan untuk pembangunan jalan Perawas. Sedangkan dari Komisi II DPRD Kayong Utara dipastikan dia selalu mendukung dan mendorong pemerintah untuk pembangunan yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Baku Hantam Kepala Dinas dan Anggota DPRD Kayong Utara, Ternyata ini Penyebabnya

“Semoga setiap tahun dari pihak Kabupaten dan Provinsi selalu menggarkan jalan Melano – Parawas. Kita dari Komisi II selalu mendukung dan mendorong pemerintah untuk selalu memberikan pembangunan yang sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Kayong Utara,” terangnya.

Decky menambahkan, untuk anggaran perbaikan jalan sebesar Rp20 miliar. Namun setelah dilakukan lelang, adanya penawaran dari pihak ketiga saat ini, diakui dia, belum diketahui berapa anggaran perbaikan jalan Siduk – Sukadana, dan Melano – Teluk Batang tersebut. “Anggaran tetap 20 miliar (rupiah),  tetapi belum tahu pasti setelah adanya penawaran pelelangan,  yang pihak ketiga ini motong berapa persen,  dari Dinas PU pun belum tahu pasti,” sebutnya.

Untuk ruas jalan Melano – Perawas,  lanjut Decky,  Gubernur telah kembali menganggarkan Rp10 miliar guna pekerjaan lanjutanya. “Untuk jalan Melano – Perawas Pak Gubernur sudah menganggarkan 10 miliar untuk ditindaklanjuti lagi pekerjaan oleh Zidam,  jadi lanjutan pekerjaannya,” ungkapnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/