alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Dukung Pendirian SMK UnggulanDukung

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menegaskan dukungannya terhadap berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan di kabupaten ini. Hal tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Ketapang, Heronimus Tanam, saat membuka penguatan SMK Ketapang melalui link and match dengan Industri Dunia Usaha dan Kerja (IDUKA) tahun 2021, di Hotel Nevada Ketapang, Sabtu (27/2) pagi.

“Ke depan Ketapang juga akan dibangunkan SMK unggulan. Lahannya Pemda yang akan bebaskan,” katanya.
Tanam mengatakan, meski sekarang SMK bersama Sekolah Menengah Atas (SMA) telah berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, Pemkab tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan untuk kemajuan SMK. “Pemerintah berkomitmen untuk mendukung kegiatan SMK. Bentuknya bisa saja sinkronisasikan antara dunia usaha dan sekolah,” katanya.

Tanam menjelaskan, di setiap kesempatan, Pemkab tetap menyerukan agar industri yang berinvestasi di Ketapang tetap menyerap tenaga dari daerah setempat. Tujuannya, diharapkan dia, agar keberadaan industri dan perusahaan di Ketapang dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Evaluasi Perkembangan Penegasan Batas

Kegiatan ini sendiri merupakan gelaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ketua MKKS SMK Ketapang, Erini, mengatakan, agenda kali ini bertujuan menyinergikan atau menyelaraskan kurikulum antara pihak SMK hingga Politeknik Ketapang dengan dunia industri dan dunia kerja. “Langkah kami adalah perlu sinkronisasi kurikulum. Harapan kami lulusan SMK di Ketapang bisa menempati pekerjaan yang ada di perusahaan yang berinvestasi di Ketapang,” kata Kepala SMKN 2 Ketapang itu.

Pihaknya akan menyiapkan kompetensi yang ada di sekolah, yang kemudian akan diselaraskan dengan kebutuhan industri. Ketika lulus nanti, harapan dia, siswa SMK dapat terserap di dunia industri yang ada di Ketapang. Artinya kompetensi yang disiapkan sekolah, diharapkan dia, sama dengan kompetensi yang diperlukan oleh industri iunia usaha dan kerja.

Baca Juga :  Peringati Hari Listrik Nasional, YBM PLN Ketapang Bagikan Bantuan Paket Sembako

“Kami memiliki kewajiban untuk bersatu padu dengan dunia industri. Dimulai dengan sinkronisasi kurikulum. Harapan kami setelah ini, kami dan industri berkerja erat. Guru kami bisa magang di industri. Tenaga yang ada di industri bisa menjadi guru tamu di sekolah kami,” harapnya.

Meski demikian, Erini tetap menyarankan agar lulusan SMK dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Ketapang. “Kita juga sudah kerja sama dengan Politeknik Ketapang, setelah lulus mereka bisa bekerja, karena kami ada kompetensi kewirausahaan. Yang kedua pilihannya adalah tetap melanjutkan. Kami mengarahkannya ke vokasi,” lanjutnya.

Erini menambahkan, di Ketapang terdapat 22 SMK dengan rincian 15 SMK negeri dan tujuh SMK swasta, dengan jumlah siswa 8.188 orang. Dari jumlah tersebut, diungkapkan dia, terdapat 25 jurusan yang siap disinkronisasi kurikulum dengan dunia industri. (afi)

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menegaskan dukungannya terhadap berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan di kabupaten ini. Hal tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Ketapang, Heronimus Tanam, saat membuka penguatan SMK Ketapang melalui link and match dengan Industri Dunia Usaha dan Kerja (IDUKA) tahun 2021, di Hotel Nevada Ketapang, Sabtu (27/2) pagi.

“Ke depan Ketapang juga akan dibangunkan SMK unggulan. Lahannya Pemda yang akan bebaskan,” katanya.
Tanam mengatakan, meski sekarang SMK bersama Sekolah Menengah Atas (SMA) telah berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, Pemkab tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan untuk kemajuan SMK. “Pemerintah berkomitmen untuk mendukung kegiatan SMK. Bentuknya bisa saja sinkronisasikan antara dunia usaha dan sekolah,” katanya.

Tanam menjelaskan, di setiap kesempatan, Pemkab tetap menyerukan agar industri yang berinvestasi di Ketapang tetap menyerap tenaga dari daerah setempat. Tujuannya, diharapkan dia, agar keberadaan industri dan perusahaan di Ketapang dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  CITA Komit Kembangkan Ekonomi Produktif

Kegiatan ini sendiri merupakan gelaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ketua MKKS SMK Ketapang, Erini, mengatakan, agenda kali ini bertujuan menyinergikan atau menyelaraskan kurikulum antara pihak SMK hingga Politeknik Ketapang dengan dunia industri dan dunia kerja. “Langkah kami adalah perlu sinkronisasi kurikulum. Harapan kami lulusan SMK di Ketapang bisa menempati pekerjaan yang ada di perusahaan yang berinvestasi di Ketapang,” kata Kepala SMKN 2 Ketapang itu.

Pihaknya akan menyiapkan kompetensi yang ada di sekolah, yang kemudian akan diselaraskan dengan kebutuhan industri. Ketika lulus nanti, harapan dia, siswa SMK dapat terserap di dunia industri yang ada di Ketapang. Artinya kompetensi yang disiapkan sekolah, diharapkan dia, sama dengan kompetensi yang diperlukan oleh industri iunia usaha dan kerja.

Baca Juga :  Tersus di Bawah Jembatan Pawan II Kembali Beroperasi

“Kami memiliki kewajiban untuk bersatu padu dengan dunia industri. Dimulai dengan sinkronisasi kurikulum. Harapan kami setelah ini, kami dan industri berkerja erat. Guru kami bisa magang di industri. Tenaga yang ada di industri bisa menjadi guru tamu di sekolah kami,” harapnya.

Meski demikian, Erini tetap menyarankan agar lulusan SMK dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Ketapang. “Kita juga sudah kerja sama dengan Politeknik Ketapang, setelah lulus mereka bisa bekerja, karena kami ada kompetensi kewirausahaan. Yang kedua pilihannya adalah tetap melanjutkan. Kami mengarahkannya ke vokasi,” lanjutnya.

Erini menambahkan, di Ketapang terdapat 22 SMK dengan rincian 15 SMK negeri dan tujuh SMK swasta, dengan jumlah siswa 8.188 orang. Dari jumlah tersebut, diungkapkan dia, terdapat 25 jurusan yang siap disinkronisasi kurikulum dengan dunia industri. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/