alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

11 Kecamatan Siap Dimekarkan

PEBIHINGAN – Bupati Ketapang Martin Rantan menyebutkan sebelas wilayah administrasi kecamatan akan dimekarkan di Kabupaten Ketapang. Hal tersebut diungkapkan dia saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pebihingan, Kecamatan Pamahan, kemarin (28/6).

Sebelas kecamatan yang dimaksud Bupati di antaranya Kecamatan Sandai, Laur, Nanga Tayap, Manis Mata, Marau, Air upas, Singkup, Jelai Hulu, Tumbang Titi, Sungai Melayu Rayak dan Kecamatan Pemahan.

Dalam arahannya, Bupati meminta camat dan kepala desa mempersiapkan daerah otonomi baru untuk pemekaran kecamatan. Persiapan, menurut dia, perlu dilakukan mulai saat ini agar moratorium pemekaran dibuka, desa dan kecamatan yang akan dimekarkan sudah siap.

“Meskipun moratorium pemekaran otonomi belum dibuka oleh Pemerintah Pusat, tetapi pesiapan pemerakan sudah harus dilakukan sejak sekarang,” kata Martin, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pebihingan, Kecamatan Pamahan, kemarin (28/6).

Baca Juga :  Lakalantas, Gadis 19 Tahun Meninggal di Tempat

Martin yang juga didampingi Wakil Bupati Ketapang, Farhan, menilai solusi mengatasi luasnya wilayah, serta memperpendek rentang kedali Pemerintahan Kabupaten Ketapang ke kecamatan adalah dengan pemekaran. Sebab, ditegaskan dia bahwa Kabupaten Ketapang luasnya hampir sama dengan Provinsi Jawa Tengah.

“Provinsi Jawa Tengah memiliki 29 kabupaten dan enam kota. Sementara Kabupaten Ketapang memiliki luas wilayah seperti Jawa Tengah, akan tetapi hanya dibiayai satu APBD saja,” ucapnya.

Untuk itu, dia meminta camat dan kepala desa bersama warga masyarakat untuk menyiapkan dokumen pemekaran, yang nanti akan diajukan kepada Pemerintah Pusat, jika moratorium pemekaran daerah otonomi dibuka kembali. “Persiapan perlu dilakukan sejak saat ini agar ke depannya mempermudah jika moratorium pemekaran dibuka kembali,” ungkapnya. (afi)

PEBIHINGAN – Bupati Ketapang Martin Rantan menyebutkan sebelas wilayah administrasi kecamatan akan dimekarkan di Kabupaten Ketapang. Hal tersebut diungkapkan dia saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pebihingan, Kecamatan Pamahan, kemarin (28/6).

Sebelas kecamatan yang dimaksud Bupati di antaranya Kecamatan Sandai, Laur, Nanga Tayap, Manis Mata, Marau, Air upas, Singkup, Jelai Hulu, Tumbang Titi, Sungai Melayu Rayak dan Kecamatan Pemahan.

Dalam arahannya, Bupati meminta camat dan kepala desa mempersiapkan daerah otonomi baru untuk pemekaran kecamatan. Persiapan, menurut dia, perlu dilakukan mulai saat ini agar moratorium pemekaran dibuka, desa dan kecamatan yang akan dimekarkan sudah siap.

“Meskipun moratorium pemekaran otonomi belum dibuka oleh Pemerintah Pusat, tetapi pesiapan pemerakan sudah harus dilakukan sejak sekarang,” kata Martin, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pebihingan, Kecamatan Pamahan, kemarin (28/6).

Baca Juga :  Masyarakat Dapat BBM Berharga Normal

Martin yang juga didampingi Wakil Bupati Ketapang, Farhan, menilai solusi mengatasi luasnya wilayah, serta memperpendek rentang kedali Pemerintahan Kabupaten Ketapang ke kecamatan adalah dengan pemekaran. Sebab, ditegaskan dia bahwa Kabupaten Ketapang luasnya hampir sama dengan Provinsi Jawa Tengah.

“Provinsi Jawa Tengah memiliki 29 kabupaten dan enam kota. Sementara Kabupaten Ketapang memiliki luas wilayah seperti Jawa Tengah, akan tetapi hanya dibiayai satu APBD saja,” ucapnya.

Untuk itu, dia meminta camat dan kepala desa bersama warga masyarakat untuk menyiapkan dokumen pemekaran, yang nanti akan diajukan kepada Pemerintah Pusat, jika moratorium pemekaran daerah otonomi dibuka kembali. “Persiapan perlu dilakukan sejak saat ini agar ke depannya mempermudah jika moratorium pemekaran dibuka kembali,” ungkapnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/