alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Sekda Endus Ketidakjelasan Enam Penerima Hibah

KENDAWANGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang Farhan menyebutkan, ada enam penerima naskah bantuan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang yang tidak jelas peruntukannya. Hal tersebut disampaikan Sekda saat melakukan penyerahan hibah untuk pembangunan Taman Pendididikan Alquran (TPA) Alfalah Desa Banjarsari, Kecamatan Kendawangan, Jumat (26/6) lalu.

“Untuk itu saya meminta Inspektorat agar memeriksa dan mempertanggungjawabkan bantuan yang diberikan Pemda Ketapang itu,” petintah Sekda. Temuan tersebut diungkapkan Sekda, diketahui mereka setelah melakukan berbagai evaluasi terkait pemberian hibah bantuan Pemda Ketapang. “Ternyata masih ada yang belum jelas penerima bantuan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” aku Sekda.

Sementara dalam penyerahan hibah kali ini ditandai dengan penyerahan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) oleh Sekda kepada pengurus TPA. Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Asisten dan Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Setda Ketapang. Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah bantuan itu pula disaksikan Camat Kendawangan Eldy Yanto beserta staf, dan Penjabat Kades Banjarsari beserta perangkatnya.

Baca Juga :  APBD 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi

Farhan menjelaskan, tujuan dirinya hadir dalam kesempatan tersebut guna menyaksikan secara langsung bahwa TPA Alfalah Desa Banjarsari ini betul-betul menerima bantuan dari Pemda. “Setelah penandatanganan naskah ini secepatnya dana akan ditransfer guna pembangunan TPA Alfalah,” tegasnya.

Selanjutnya, panitia pembangunan TPA Alfalah diharapkan dia bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut dengan baik, sehingga bantuan ini bukan menjadi yang pertama atau yang terakhir. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam rangka meletakan fondasi agama kepada anak-anak kita agar anak-anak kita dapat memiliki prestasi khususnya di bidang agama sehingga Ketapang memiliki SDM yang berkualitas,” harapannya.

Pengurus pembangunan TPA Alfalah, Muhammad, mengucapkan terima kasih kepada Sekda bersama rombongan yang datang langsung menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah bantuan kepada TPA Alfalah. Diakui dia bahwa TPA tersebut sedang membutuhkan uluran tangan dalam rangka pembangunan ruang belajar anak mengaji.

Baca Juga :  PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Mania Cup I

“Saya bersama pengurus lain telah mengajukan proposal pembangunan TPA Alfalah kepada Pemda Ketapang. Alhamdulillah pada hari ini terealisasi, karena sebelumnya di sini belum ada TPA dan banyak anak-anak belajar ngaji di rumah-rumah, sehingga pada awal 2017 lalu kami mendirikan TPA namun dengan ruangan terbatas, hanya dua ruangan. Itupun satu ruangan dipakai tempat tinggal guru ngaji yang didatangkan dari Ketapang,” katanya.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan Pemda Ketapang ini dan diharapkan dapat menambah ruang belajar anak mengaji. Semoga apa yang telah diberikan dapat bermanfaat dan Allah memberikan ganjaran atas semua kebaikan,” harapnya. (afi)

KENDAWANGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang Farhan menyebutkan, ada enam penerima naskah bantuan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang yang tidak jelas peruntukannya. Hal tersebut disampaikan Sekda saat melakukan penyerahan hibah untuk pembangunan Taman Pendididikan Alquran (TPA) Alfalah Desa Banjarsari, Kecamatan Kendawangan, Jumat (26/6) lalu.

“Untuk itu saya meminta Inspektorat agar memeriksa dan mempertanggungjawabkan bantuan yang diberikan Pemda Ketapang itu,” petintah Sekda. Temuan tersebut diungkapkan Sekda, diketahui mereka setelah melakukan berbagai evaluasi terkait pemberian hibah bantuan Pemda Ketapang. “Ternyata masih ada yang belum jelas penerima bantuan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” aku Sekda.

Sementara dalam penyerahan hibah kali ini ditandai dengan penyerahan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) oleh Sekda kepada pengurus TPA. Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Asisten dan Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Setda Ketapang. Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah bantuan itu pula disaksikan Camat Kendawangan Eldy Yanto beserta staf, dan Penjabat Kades Banjarsari beserta perangkatnya.

Baca Juga :  APBD 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi

Farhan menjelaskan, tujuan dirinya hadir dalam kesempatan tersebut guna menyaksikan secara langsung bahwa TPA Alfalah Desa Banjarsari ini betul-betul menerima bantuan dari Pemda. “Setelah penandatanganan naskah ini secepatnya dana akan ditransfer guna pembangunan TPA Alfalah,” tegasnya.

Selanjutnya, panitia pembangunan TPA Alfalah diharapkan dia bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut dengan baik, sehingga bantuan ini bukan menjadi yang pertama atau yang terakhir. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam rangka meletakan fondasi agama kepada anak-anak kita agar anak-anak kita dapat memiliki prestasi khususnya di bidang agama sehingga Ketapang memiliki SDM yang berkualitas,” harapannya.

Pengurus pembangunan TPA Alfalah, Muhammad, mengucapkan terima kasih kepada Sekda bersama rombongan yang datang langsung menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah bantuan kepada TPA Alfalah. Diakui dia bahwa TPA tersebut sedang membutuhkan uluran tangan dalam rangka pembangunan ruang belajar anak mengaji.

Baca Juga :  PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Mania Cup I

“Saya bersama pengurus lain telah mengajukan proposal pembangunan TPA Alfalah kepada Pemda Ketapang. Alhamdulillah pada hari ini terealisasi, karena sebelumnya di sini belum ada TPA dan banyak anak-anak belajar ngaji di rumah-rumah, sehingga pada awal 2017 lalu kami mendirikan TPA namun dengan ruangan terbatas, hanya dua ruangan. Itupun satu ruangan dipakai tempat tinggal guru ngaji yang didatangkan dari Ketapang,” katanya.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan Pemda Ketapang ini dan diharapkan dapat menambah ruang belajar anak mengaji. Semoga apa yang telah diberikan dapat bermanfaat dan Allah memberikan ganjaran atas semua kebaikan,” harapnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/