alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

PPKM akan Semakin Diperketat

KETAPANG – Bupati Ketapang, Martin Rantan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Daerah Ketapang, pada Jumat (30/7) pagi. Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edarah Bupati tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ketapang. Martin juga memastikan PPKM di Ketapang akan semakin diperketat, mengingat kasus Covid-19 di Ketapang dalam beberapa hari ini mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 25 – 31 Juli, Ketapang, menurut dia, telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Untuk itu, Martin kemudian melakukan upaya dan langkah-langkah serius guna pencegahan dan penanganan kasus tersebut. Di antaranya memyampaikan maklumat apel, sidak disiplin prokes pada pelayan publik dan memerintahkan untuk segera dibangun sekretariat bersama (pos jaga) yang melibatkan tim gugus depan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Ketapang.

Baca Juga :  Rayakan dengan Turnamen Olahraga, Pramuka, dan Seni

“Dalam waktu dekat akan dibangun pos, untuk melakukan penegakkan disiplin prokes. Misalnya yang pakai mobil, sudah pakai masker atau belum, sedia handsanitizer atau tidak? Kalau tidak terapkan prokes, maka akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Martin.

Dia menjelaskan, apa yang dilakukan sangat beralasan. Pasalnya dari data yang ada (hasil swab) para ASN dan non ASN di Lingkungan Setda Ketapang, pada 27 – 29 Juli 2021, menunjukkan ada beberapa yang telah terpapar Covid-19 untuk kemudian dilakukan isolasi mandiri pada yang bersangkutan.

Tak hanya sidak pada OPD, Bupati juga melakukan sidak pada kantin yang berada di Lingkungan Setda. Kepada pemilik kantin, Martin memerintahkan agar menerapkan prokes dan jaga kesehatan lingkungan kantin. “Harap waktu buka kantin dikurangi. Para pegawai kantin memakai masker. Siapkan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan dilakukan penyemprotan area kantin seminggu sekali,” pesan Martin. (afi)

KETAPANG – Bupati Ketapang, Martin Rantan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Daerah Ketapang, pada Jumat (30/7) pagi. Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edarah Bupati tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ketapang. Martin juga memastikan PPKM di Ketapang akan semakin diperketat, mengingat kasus Covid-19 di Ketapang dalam beberapa hari ini mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 25 – 31 Juli, Ketapang, menurut dia, telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Untuk itu, Martin kemudian melakukan upaya dan langkah-langkah serius guna pencegahan dan penanganan kasus tersebut. Di antaranya memyampaikan maklumat apel, sidak disiplin prokes pada pelayan publik dan memerintahkan untuk segera dibangun sekretariat bersama (pos jaga) yang melibatkan tim gugus depan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Ketapang.

Baca Juga :  Rayakan dengan Turnamen Olahraga, Pramuka, dan Seni

“Dalam waktu dekat akan dibangun pos, untuk melakukan penegakkan disiplin prokes. Misalnya yang pakai mobil, sudah pakai masker atau belum, sedia handsanitizer atau tidak? Kalau tidak terapkan prokes, maka akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Martin.

Dia menjelaskan, apa yang dilakukan sangat beralasan. Pasalnya dari data yang ada (hasil swab) para ASN dan non ASN di Lingkungan Setda Ketapang, pada 27 – 29 Juli 2021, menunjukkan ada beberapa yang telah terpapar Covid-19 untuk kemudian dilakukan isolasi mandiri pada yang bersangkutan.

Tak hanya sidak pada OPD, Bupati juga melakukan sidak pada kantin yang berada di Lingkungan Setda. Kepada pemilik kantin, Martin memerintahkan agar menerapkan prokes dan jaga kesehatan lingkungan kantin. “Harap waktu buka kantin dikurangi. Para pegawai kantin memakai masker. Siapkan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan dilakukan penyemprotan area kantin seminggu sekali,” pesan Martin. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/