alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Waspadai Ideologi Bertentangan dengan Pancasila

KETAPANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Suherman, bersama Forkopimda mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2021 secara virtual di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Ketapang, pada Selasa (1/6).

Pada kesempatan tersebut, PJ Sekda didampingi Asisten Sekda Bidang Ekbangkesra, Marwan Noor, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Nugroho W Sistanto,!dan Staf Ahli Bupati Bidang Kemsyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnan.

Dalam peringatan hari lahir Pancasila secara virtual dengan tema “Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk indonesia maju” itu, Presiden RI, Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sambutannya menyebut peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum pengokohan nilai-nilai Pancasila. “Setiap 1 Juni harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya.

Baca Juga :  Tanamkan Ideologi Pancasila Sejak Dini

Kendati Pancasila telah menyatu dalam kehidupan sepanjang Republik Indonesia berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. “Untuk itu, saya minta seluruh masyarakat Indonesia mewaspadai pandangan atau ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur pancasila,” ajaknya.

Selain itu, Jokowi menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi, dalam skala besar lintas negara. Ketika konektivitas 4G melanda dunia, maka interaksi antara dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan tersebut bisa digunakan oleh ideologi-ideologi transnasional radikal untuk merambat ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan keseluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. “Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, menghadapi semua ini perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Diperlukan cara baru untuk yang luar biasa,” lanjutnya.

Baca Juga :  Cawabup Sahrani: Ketapang Akan Hebat Jika Masyarakat Sudah Mandiri

Di akhir pidatonya, Jokowi mengajak seluruh aparat kepemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu-padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju di cita-citakan. “Selamat memperingati hari lahir Pancasila, selamat membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Suherman, bersama Forkopimda mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2021 secara virtual di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Ketapang, pada Selasa (1/6).

Pada kesempatan tersebut, PJ Sekda didampingi Asisten Sekda Bidang Ekbangkesra, Marwan Noor, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Nugroho W Sistanto,!dan Staf Ahli Bupati Bidang Kemsyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnan.

Dalam peringatan hari lahir Pancasila secara virtual dengan tema “Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk indonesia maju” itu, Presiden RI, Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sambutannya menyebut peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum pengokohan nilai-nilai Pancasila. “Setiap 1 Juni harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya.

Baca Juga :  Cawabup Sahrani: Ketapang Akan Hebat Jika Masyarakat Sudah Mandiri

Kendati Pancasila telah menyatu dalam kehidupan sepanjang Republik Indonesia berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. “Untuk itu, saya minta seluruh masyarakat Indonesia mewaspadai pandangan atau ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur pancasila,” ajaknya.

Selain itu, Jokowi menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi, dalam skala besar lintas negara. Ketika konektivitas 4G melanda dunia, maka interaksi antara dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan tersebut bisa digunakan oleh ideologi-ideologi transnasional radikal untuk merambat ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan keseluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. “Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, menghadapi semua ini perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Diperlukan cara baru untuk yang luar biasa,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bekuk Pasutri Curanmor

Di akhir pidatonya, Jokowi mengajak seluruh aparat kepemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu-padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju di cita-citakan. “Selamat memperingati hari lahir Pancasila, selamat membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/