alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

20 Januari Penetapan Pemenang Pilkada

KETAPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang merencanakan pelaksanaan penetapan pemenang Pilkada Ketapang 2020 pada 20 Januari 2021 mendatang. Saat ini, pihaknya masih menunggu Buku Perkara Registrasi Konstitusi (BPRK) dari Makamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin, mengatakan, penetapan pemenang Pilkada dilakukan paling lambat lima hari setelah BPRK dari Makamah Konstitusi keluar. Saat ini pihaknya masih menunggu BRPK itu keluar.

“BRPK akan dikeluarkan oleh MK pada 18 Januari 2021. Di tanggal 18 Januari itu, MK akan menyurati KPU RI. Kemudian KPU RI akan menyurati KPU provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada untuk menetapkan calon terpilihnya, khusus daerah yang tidak memiliki sengketa perselisihan hasil pemilihan,” kata Tedi, kemarin (4/1).

Khusus di Ketapang, jelas Tedi, penetapan pemenang Pilkada direncanakan akan dilakukan pada 20 Januari 2021. Pihaknya akan langsung melakukan pleno penetapan pemenang Pilkada, jika sudah ada BRPK. “Tidak usah dilama-lamakan jika BRPK sudah keluar dan kami sudah menerima surat dari KPU RI harus menetapkan, kami pun akan langsung menetapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Masih Tunggu BRPK dari MK

Penetapan pemenang Pilkada akan dilaksanakan mereka secara pleno terbuka. Pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait. Di antaranya, sebut dia, Bawaslu, partai politik, empat pasangan calon, dan pihak-pihak terkait lainnya, termasuk Forkopimda. “Pelaksanaan pleno nanti masih menerapkan protokol kesehatan, karena masih pandemi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, agenda setelah penetapan ini adalah melaporkan dan mengevalusi hasil Pilkada kepada pemerintah, DPRD dan KPU RI. Laporan dan evaluasi ini akan dilakukan mereka setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Maksimal setelah dua bulan setelah pelantikan harus dilakukan pelaporan hasil Pilkada,” paparnya.

Sementara untuk pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, mekanismenya, menurut dia, berada di Pemerintah Daerah. Menurutnya, KPU hanya menyerahkan hasil penetapan pemenang Pilkada dan mengusulkan untuk pelantikan. Selanjutnya, dia menambahkan, tinggal Pemerintah Daerah yang menentukan jadwalnya.

Baca Juga :  Ketapang Kembali Raih Opini WTP

Sesuai jadwal, akhir masa jabatan (AMJ) Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2015 – 2020, sebut dia, adalah 15 Februari 2021. Dari Setwan sendiri sudah ada yang menanyakan kepada mereka kapan penetapan pemenang Pilkada. “Mereka akan menyesuaikan waktu untuk pelantikan. Kalau pelantikan biasanya di waktu AMJ. Cuma pelantikan itu dilakukan oleh Kemendagri melalui Gubernur,” ujarnya.

“Jadi, tanggung jawab KPU pada Pilkada ini hanya sampai di penetapan pemenang Pilkada. Setelah itu baru pelaporan dan evaluasi Pilkada kepada pemerintah,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang merencanakan pelaksanaan penetapan pemenang Pilkada Ketapang 2020 pada 20 Januari 2021 mendatang. Saat ini, pihaknya masih menunggu Buku Perkara Registrasi Konstitusi (BPRK) dari Makamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin, mengatakan, penetapan pemenang Pilkada dilakukan paling lambat lima hari setelah BPRK dari Makamah Konstitusi keluar. Saat ini pihaknya masih menunggu BRPK itu keluar.

“BRPK akan dikeluarkan oleh MK pada 18 Januari 2021. Di tanggal 18 Januari itu, MK akan menyurati KPU RI. Kemudian KPU RI akan menyurati KPU provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada untuk menetapkan calon terpilihnya, khusus daerah yang tidak memiliki sengketa perselisihan hasil pemilihan,” kata Tedi, kemarin (4/1).

Khusus di Ketapang, jelas Tedi, penetapan pemenang Pilkada direncanakan akan dilakukan pada 20 Januari 2021. Pihaknya akan langsung melakukan pleno penetapan pemenang Pilkada, jika sudah ada BRPK. “Tidak usah dilama-lamakan jika BRPK sudah keluar dan kami sudah menerima surat dari KPU RI harus menetapkan, kami pun akan langsung menetapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Satpol PP Razia Pegawai di Warung Kopi

Penetapan pemenang Pilkada akan dilaksanakan mereka secara pleno terbuka. Pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait. Di antaranya, sebut dia, Bawaslu, partai politik, empat pasangan calon, dan pihak-pihak terkait lainnya, termasuk Forkopimda. “Pelaksanaan pleno nanti masih menerapkan protokol kesehatan, karena masih pandemi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, agenda setelah penetapan ini adalah melaporkan dan mengevalusi hasil Pilkada kepada pemerintah, DPRD dan KPU RI. Laporan dan evaluasi ini akan dilakukan mereka setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Maksimal setelah dua bulan setelah pelantikan harus dilakukan pelaporan hasil Pilkada,” paparnya.

Sementara untuk pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, mekanismenya, menurut dia, berada di Pemerintah Daerah. Menurutnya, KPU hanya menyerahkan hasil penetapan pemenang Pilkada dan mengusulkan untuk pelantikan. Selanjutnya, dia menambahkan, tinggal Pemerintah Daerah yang menentukan jadwalnya.

Baca Juga :  Tiga Penjambret Diringkus

Sesuai jadwal, akhir masa jabatan (AMJ) Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2015 – 2020, sebut dia, adalah 15 Februari 2021. Dari Setwan sendiri sudah ada yang menanyakan kepada mereka kapan penetapan pemenang Pilkada. “Mereka akan menyesuaikan waktu untuk pelantikan. Kalau pelantikan biasanya di waktu AMJ. Cuma pelantikan itu dilakukan oleh Kemendagri melalui Gubernur,” ujarnya.

“Jadi, tanggung jawab KPU pada Pilkada ini hanya sampai di penetapan pemenang Pilkada. Setelah itu baru pelaporan dan evaluasi Pilkada kepada pemerintah,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/