alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Dikebumikan Berdampingan dengan Suami

KETAPANG – Hampir dua bulan menunggu, jasad Razanah, akhirnya berhasil diidentifikasi. Korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari 2021 itu diberangkatkan dari Jakarta pada Kamis (4/3) dan tiba di Bandara Rahadi Oesman Ketapang pada pukul 07.45 WIB.

Kedatangan jenazah disambut langsung oleh Pj Sekda Ketapang, Suherman. Pihak keluarga juga ikut menyambut kedatangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Pihak keluarga langsung menyalatkan jenazah di Masjid Alfalah dan kemudian dikebumikan di pemakaman keluarga yang terletak di Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong.

Pj Sekda Ketapang, Suherman, yang hadir untuk menyerahkan jenaza korban kepada pihak keluarga menyampaikan rasa duka mendalam terhadap keluarga korban. “Mewakili pemerintah daerah dan forkopimda, kami menyampaikan turut berduka cita dan berbela sungkawa,” katanya saat menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, kemarin (4/3).

Baca Juga :  WNA Tiongkok Masuk di Tengah Wabah Corona

Suherman mengatakan, korban merupakan istri dari almahum Beben Sopian yang juga meninggal akibat jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada 9 Januari 2021 lalu. “Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan ketabahan. Untuk almarhum semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Suherman.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Muhayyan Siddiq, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga jenazah Razanah dapat teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. “Kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih karena jenazah almarhum akhirnya bisa diserahkan. Selisih dengan jenazah suaminya sekitar 52 hari,” akunya.

Muhayyan mengaku kalau usai menerima jenazah korban, pihaknya langsung mensalatkan korban di Masjid Alfalah untuk kemudian dikebumikan di pemakaman keluarga yang terletak di Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong. “Jenazah akan dimakamkan secara berdampingan dengan almarhum suaminya yang sudah terlebih dahulu di kebumikan pada 20 Januari lalu,” pungkasnya. (afi)

Baca Juga :  Serahkan Paket Ekstra Voeding ke Ratusan PHL

KETAPANG – Hampir dua bulan menunggu, jasad Razanah, akhirnya berhasil diidentifikasi. Korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari 2021 itu diberangkatkan dari Jakarta pada Kamis (4/3) dan tiba di Bandara Rahadi Oesman Ketapang pada pukul 07.45 WIB.

Kedatangan jenazah disambut langsung oleh Pj Sekda Ketapang, Suherman. Pihak keluarga juga ikut menyambut kedatangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Pihak keluarga langsung menyalatkan jenazah di Masjid Alfalah dan kemudian dikebumikan di pemakaman keluarga yang terletak di Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong.

Pj Sekda Ketapang, Suherman, yang hadir untuk menyerahkan jenaza korban kepada pihak keluarga menyampaikan rasa duka mendalam terhadap keluarga korban. “Mewakili pemerintah daerah dan forkopimda, kami menyampaikan turut berduka cita dan berbela sungkawa,” katanya saat menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, kemarin (4/3).

Baca Juga :  Ahli Waris Korban SJ-182 Terima Santunan PT Taspen

Suherman mengatakan, korban merupakan istri dari almahum Beben Sopian yang juga meninggal akibat jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada 9 Januari 2021 lalu. “Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan ketabahan. Untuk almarhum semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Suherman.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Muhayyan Siddiq, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga jenazah Razanah dapat teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. “Kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih karena jenazah almarhum akhirnya bisa diserahkan. Selisih dengan jenazah suaminya sekitar 52 hari,” akunya.

Muhayyan mengaku kalau usai menerima jenazah korban, pihaknya langsung mensalatkan korban di Masjid Alfalah untuk kemudian dikebumikan di pemakaman keluarga yang terletak di Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong. “Jenazah akan dimakamkan secara berdampingan dengan almarhum suaminya yang sudah terlebih dahulu di kebumikan pada 20 Januari lalu,” pungkasnya. (afi)

Baca Juga :  Lima Akar Penyangga Dorong UMKM Tangguh Tanah Kayong

Most Read

Artikel Terbaru

/