alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

KETAPANG – Sebanyak 1,2 juta batang rokok dimusnahkan oleh Bea Cukai Ketapang pada Selasa (6/10). Selain memuskan jutaan batang rokok, Bea Cukai Ketapang juga memusnahkan 848 botol miras ilegal. Barang yang telah berstatus milik negara itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas alat berat.

Kepala Bea Cukai Ketapang, Broto Setia Pribadi, mengatakan, barang kena cukai ilegal yang bernilai lebih dari Rp1 miliar tersebut merupakan hasil penindakan semester satu tahun 2020 di wilayah hukumnya yakni, di Ketapang dan Kayong Utara. “Rokok ilegal yang dimusnahkan berjumlah 1.288.720 batang atau 64.236 bungkus senilai Rp642.360.000. Pontensi kerugian negara Rp403.063.200,” katanya.

Sementara untuk, minuman keras ilegal yang dimusnahkan sebanyak 424 liter atau 848 botol. Nilai barang yang dimusnahkan Rp424.000.000. “Miras ilegal tersebut berpotensi merugikan negara sebanyak Rp117.872.000,” jelasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN Ketapang Optimalkan Aset Demi Keandalan Pasokan Listrik

Broto mengungkapkan, pemusnahan barang ilegal ini merupakan tugas Bea Cukai dalam menjaga masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal dan berbahaya. Sekaligus menjaga dunia industri dari persaingan usaha yang tidak sehat.

Dia mengungkapkan, kegiatan penindakan terhadap barang kena Cukai ilegal ini merupakan salah satu bentuk komitmen apa dalam menjalankan fungsi community protector. “Produk ilegal ini biasanya dijual di pasaran dengan harga di bawah rata-rata yang akan menyasar kalangan masyakarat dengan perekonomian menengah ke bawah,” ungkapnya.

Menurutnya, pemusnahan ini diharapkan mampu melindungi masyarakat dan pelaku usaha dari dampak negatif barang-barang ilegal. Masyakarat juga diimbau agar proaktif untuk memberikan informasi  jika menemukan barang ilegal yang beredar lingkungan masing-masing. (afi)

KETAPANG – Sebanyak 1,2 juta batang rokok dimusnahkan oleh Bea Cukai Ketapang pada Selasa (6/10). Selain memuskan jutaan batang rokok, Bea Cukai Ketapang juga memusnahkan 848 botol miras ilegal. Barang yang telah berstatus milik negara itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas alat berat.

Kepala Bea Cukai Ketapang, Broto Setia Pribadi, mengatakan, barang kena cukai ilegal yang bernilai lebih dari Rp1 miliar tersebut merupakan hasil penindakan semester satu tahun 2020 di wilayah hukumnya yakni, di Ketapang dan Kayong Utara. “Rokok ilegal yang dimusnahkan berjumlah 1.288.720 batang atau 64.236 bungkus senilai Rp642.360.000. Pontensi kerugian negara Rp403.063.200,” katanya.

Sementara untuk, minuman keras ilegal yang dimusnahkan sebanyak 424 liter atau 848 botol. Nilai barang yang dimusnahkan Rp424.000.000. “Miras ilegal tersebut berpotensi merugikan negara sebanyak Rp117.872.000,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Ajak Pegang Teguh Nilai Keislaman dan Pancasila

Broto mengungkapkan, pemusnahan barang ilegal ini merupakan tugas Bea Cukai dalam menjaga masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal dan berbahaya. Sekaligus menjaga dunia industri dari persaingan usaha yang tidak sehat.

Dia mengungkapkan, kegiatan penindakan terhadap barang kena Cukai ilegal ini merupakan salah satu bentuk komitmen apa dalam menjalankan fungsi community protector. “Produk ilegal ini biasanya dijual di pasaran dengan harga di bawah rata-rata yang akan menyasar kalangan masyakarat dengan perekonomian menengah ke bawah,” ungkapnya.

Menurutnya, pemusnahan ini diharapkan mampu melindungi masyarakat dan pelaku usaha dari dampak negatif barang-barang ilegal. Masyakarat juga diimbau agar proaktif untuk memberikan informasi  jika menemukan barang ilegal yang beredar lingkungan masing-masing. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/