alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

CMI Beri Latihan Dasar untuk Gerakkan Ekonomi Keluarga

KETAPANG – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) berupaya mengangkat potensi wanita untuk menggerakkan ekonomi keluarga. Salah satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) CMI adalah memberikan pelatihan menjahit kepada 15 wanita yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, beberapa waktu lalu.

Program CSR CMI berusaha memfokuskan diri membentuk program-program kemandirian ekonomi, terutama yang digerakkan oleh wanita. Dengan demikiam isu kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemisikinan dapat tercapai dari program CSR yang selama ini sudah dan akan dilakukan.

Kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemiskinan adalah bagian dari 17 tujuan yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Di mana SDG merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia yang bertujuan mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Baca Juga :  Lahan Satu Hektare Terbakar

Sebagai upaya mendukung pencapaian SDGs tersebut, maka CMI mengadopsi goals yang tercantum dalam SDGs dengan program CSR yang selama ini sudah dilakukan, salah satunya yaitu mengangkat potensi kaum perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga.

Para peserta kegiatan pelatihan menjahit ini merupakan kelompok dari ibu-ibu PKK dari masing-masing dusun yaitu, Dusun Pesanggaran, Dusun Sedawak dan Dusun Batang Belian, Kecamatan Marau. Pada pelatihan tersebut ada beberapa materi yang disampaikan kepada peserta, antara lain pengenalan alat-alat menjahit, pembuatan pola, cara membuat sarung bantal, masker sampai kepada pakaian wanita.

CMI mendukung seluruh material dan kebutuhan peserta selama pelatihan dan juga menyerahkan satu unit mesin jahit sebagai aset Desa Karya Baru di bawah pengawasan TP PKK Desa Karya Baru Kecamatan Marau.

Manager CSR-LA CMI, Agustinus Mulyatmojo, mengatakan pelatihan menjahit kepada kelompok PKK Desa Karya Baru dimaksudkan agar nantinya dapat menambah keterampilan ibu-ibu PKK yang selanjutnya dapat digunakan untuk usaha meningkatkan perekonomian keluarga.

Baca Juga :  134 Penghafal Alquran Uji Kompetensi Hafiz Tahaf I

“Kepada peserta latihan agar dapat mengikuti pelatihan menjahit ini dengan baik, sehingga ilmu dan keterampilan menjahit ini dapat bermanfaat. Saya juga menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan kegiatan awal dari rangkaian program CSR di bidang ekonomi yang tentunya di kemudian hari dapat dijadikan salah satu upaya meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Berta, salah seorang peserta pelatihan menjahit, manyampaikan bahwa kegiatan pelatihan menjahit ini memang sangat berguna bagi dirinya dan peserta lain. Karena selain ilmu keterampilan menjahit, peserta juga nantinya dapat memanfaatkan dalam membuka usaha guna mendukung kemajuan ekonomi keluarganya masing-masing.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada CMI, dari pelatihan ini kami medapatkan pengalaman yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi langkah kami berikutnya,” ujarnya. (ser)

KETAPANG – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) berupaya mengangkat potensi wanita untuk menggerakkan ekonomi keluarga. Salah satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) CMI adalah memberikan pelatihan menjahit kepada 15 wanita yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, beberapa waktu lalu.

Program CSR CMI berusaha memfokuskan diri membentuk program-program kemandirian ekonomi, terutama yang digerakkan oleh wanita. Dengan demikiam isu kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemisikinan dapat tercapai dari program CSR yang selama ini sudah dan akan dilakukan.

Kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemiskinan adalah bagian dari 17 tujuan yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Di mana SDG merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia yang bertujuan mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Baca Juga :  Induk dan Anak Orangutan Selamat

Sebagai upaya mendukung pencapaian SDGs tersebut, maka CMI mengadopsi goals yang tercantum dalam SDGs dengan program CSR yang selama ini sudah dilakukan, salah satunya yaitu mengangkat potensi kaum perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga.

Para peserta kegiatan pelatihan menjahit ini merupakan kelompok dari ibu-ibu PKK dari masing-masing dusun yaitu, Dusun Pesanggaran, Dusun Sedawak dan Dusun Batang Belian, Kecamatan Marau. Pada pelatihan tersebut ada beberapa materi yang disampaikan kepada peserta, antara lain pengenalan alat-alat menjahit, pembuatan pola, cara membuat sarung bantal, masker sampai kepada pakaian wanita.

CMI mendukung seluruh material dan kebutuhan peserta selama pelatihan dan juga menyerahkan satu unit mesin jahit sebagai aset Desa Karya Baru di bawah pengawasan TP PKK Desa Karya Baru Kecamatan Marau.

Manager CSR-LA CMI, Agustinus Mulyatmojo, mengatakan pelatihan menjahit kepada kelompok PKK Desa Karya Baru dimaksudkan agar nantinya dapat menambah keterampilan ibu-ibu PKK yang selanjutnya dapat digunakan untuk usaha meningkatkan perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Dua Pembobol Rumah Diringkus Polisi

“Kepada peserta latihan agar dapat mengikuti pelatihan menjahit ini dengan baik, sehingga ilmu dan keterampilan menjahit ini dapat bermanfaat. Saya juga menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan kegiatan awal dari rangkaian program CSR di bidang ekonomi yang tentunya di kemudian hari dapat dijadikan salah satu upaya meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Berta, salah seorang peserta pelatihan menjahit, manyampaikan bahwa kegiatan pelatihan menjahit ini memang sangat berguna bagi dirinya dan peserta lain. Karena selain ilmu keterampilan menjahit, peserta juga nantinya dapat memanfaatkan dalam membuka usaha guna mendukung kemajuan ekonomi keluarganya masing-masing.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada CMI, dari pelatihan ini kami medapatkan pengalaman yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi langkah kami berikutnya,” ujarnya. (ser)

Most Read

Pasokan Listrik Dipastikan Aman

10 Keluarga Dapat 10 Kilogram

Segera Tata Pantai Sinam

Sepakat Tak Ada Subsidi

Pemuda Harus Jadi Pemimpin Inovatif

Artikel Terbaru

/