alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Tempat Wisata Mulai Dipadati Pengunjung

KETAPANG – Pemda Ketapang baru menyusun rencana untuk penerapan kenormalan baru, namun sejumlah tempat sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Salah satunya tempat wisata di Ketapang yaitu, Pantai Pecal. Pantai tersebut selalu ramai dikunjungi warga setiap sore hari.

Dari pantauan di pantai yang terletak di Desa Kinjil Pesisir Kecamatan Benua Kayong tersebut, masyarakat sudah mulai memadati setiap sudut pantai. Namun, penerapan protokol kesehatan masih kurang diperhatikan oleh pengunjung, salah satunya penggunaan masker dan menjaga jarak.

Pantai Pecal merupakan salah satu pantai yang cukup dengan Kota Ketapang. Hanya butuh waktu sekitar 10 menit dari Kota Ketapang, warga sudah bisa sampai di pantai. Pantai tersebut menjadi salah satu tujuan bersantai masyarakat setelah beberapa bulan ditutup. Selain Pantai Pecal, Pantai Air Mata Permai dan Pantai Tanjung Belandang juga menjadi pilihan masyarakat untuk berlibur dan bersantai.

Sekretaris Daerah Ketapang, Farhan, mengatakan saat ini Pemda Ketapang sedang mengkaji dan mempersiapkan diri menyongsong pelaksanaan kenormalan baru, salah satunya di lingkup Pemda Ketapang. “Yang nanti mau kita terapkan itu adalah new normal terkait dengan ASN yang ada di Pemerintah Daerah Ketapang. Saat ini sedang kita persiapkan,” kata Farhan.

Baca Juga :  Hilangkan Keinginan Bakar Hutan dan Lahan

Saat ini pihaknya sedang menyiapkan formula untuk diterapkan di lingkungan Pemda, termasuk menyangkut masalah pelayanan publik. Beberapa di antaranya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puskesmas, bahkan rumah sakit umum daerah. “Saat ini akan kita persiapkan untuk diterapkan new normal,” jelasnya.

Farhan menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membahas terkait penerapan new normal untuk beberapa bidang strategis seperti, ekonomi dan juga termasuk bidang keagamaan. Menurutnya, semua bidang akan dirujuk berdasarkan petunjuk-petunjuk dari Pemerintah Pusat. Termasuk di antaranya terkait bidang keagamaan seperti, adanya surat edaran dari Menteri Agama.

Dengan akan dilakukannya pembahasan terkait kebijakan new normal tersebut, Farhan menilai satu di antara poin penting dan paling mendasar sebelum menjalankan kebijakan tersebut yaitu melihat teknis di bidang kesehatan. Teknis di bidang kesehatan akan dilihat RO dari kasus ini, apakah menanjak dalam 14 hari kedepan. Selain itu, Pemda juga sudah persiapkan rapid test sebanyak tiga ribu lebih. Dari tiga ribu lebih itu berapa persen yang reaktif dan berapa yang non reaktif.

Baca Juga :  Bangun Kawasan Industri di MHU

Selain itu, dari jumlah yang reaktif tersebut didapatlah berapa jumlah orang yang positif dan berapa orang yang negatif. Dari situlah menurut Farhan dapat dilihat jumlah kasus baru yang tertular dari kasus infektif pada populasi sepenuhnya yang rentan atau Reproduction Number (RO).

“Jika ROlebih dari 1, berarti belum terkendali. Dengan dasar itulah jika new normal tetap dilaksanakan kita akan liat yang terkendali seperti apa dan yang belum terkendali seperti apa,” paparnya. (afi)

KETAPANG – Pemda Ketapang baru menyusun rencana untuk penerapan kenormalan baru, namun sejumlah tempat sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Salah satunya tempat wisata di Ketapang yaitu, Pantai Pecal. Pantai tersebut selalu ramai dikunjungi warga setiap sore hari.

Dari pantauan di pantai yang terletak di Desa Kinjil Pesisir Kecamatan Benua Kayong tersebut, masyarakat sudah mulai memadati setiap sudut pantai. Namun, penerapan protokol kesehatan masih kurang diperhatikan oleh pengunjung, salah satunya penggunaan masker dan menjaga jarak.

Pantai Pecal merupakan salah satu pantai yang cukup dengan Kota Ketapang. Hanya butuh waktu sekitar 10 menit dari Kota Ketapang, warga sudah bisa sampai di pantai. Pantai tersebut menjadi salah satu tujuan bersantai masyarakat setelah beberapa bulan ditutup. Selain Pantai Pecal, Pantai Air Mata Permai dan Pantai Tanjung Belandang juga menjadi pilihan masyarakat untuk berlibur dan bersantai.

Sekretaris Daerah Ketapang, Farhan, mengatakan saat ini Pemda Ketapang sedang mengkaji dan mempersiapkan diri menyongsong pelaksanaan kenormalan baru, salah satunya di lingkup Pemda Ketapang. “Yang nanti mau kita terapkan itu adalah new normal terkait dengan ASN yang ada di Pemerintah Daerah Ketapang. Saat ini sedang kita persiapkan,” kata Farhan.

Baca Juga :  Pj. Sekda Minta Tindak Lanjut Segera

Saat ini pihaknya sedang menyiapkan formula untuk diterapkan di lingkungan Pemda, termasuk menyangkut masalah pelayanan publik. Beberapa di antaranya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puskesmas, bahkan rumah sakit umum daerah. “Saat ini akan kita persiapkan untuk diterapkan new normal,” jelasnya.

Farhan menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membahas terkait penerapan new normal untuk beberapa bidang strategis seperti, ekonomi dan juga termasuk bidang keagamaan. Menurutnya, semua bidang akan dirujuk berdasarkan petunjuk-petunjuk dari Pemerintah Pusat. Termasuk di antaranya terkait bidang keagamaan seperti, adanya surat edaran dari Menteri Agama.

Dengan akan dilakukannya pembahasan terkait kebijakan new normal tersebut, Farhan menilai satu di antara poin penting dan paling mendasar sebelum menjalankan kebijakan tersebut yaitu melihat teknis di bidang kesehatan. Teknis di bidang kesehatan akan dilihat RO dari kasus ini, apakah menanjak dalam 14 hari kedepan. Selain itu, Pemda juga sudah persiapkan rapid test sebanyak tiga ribu lebih. Dari tiga ribu lebih itu berapa persen yang reaktif dan berapa yang non reaktif.

Baca Juga :  BFI Finance Bantu Korban Banjir Ketapang

Selain itu, dari jumlah yang reaktif tersebut didapatlah berapa jumlah orang yang positif dan berapa orang yang negatif. Dari situlah menurut Farhan dapat dilihat jumlah kasus baru yang tertular dari kasus infektif pada populasi sepenuhnya yang rentan atau Reproduction Number (RO).

“Jika ROlebih dari 1, berarti belum terkendali. Dengan dasar itulah jika new normal tetap dilaksanakan kita akan liat yang terkendali seperti apa dan yang belum terkendali seperti apa,” paparnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/