alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Curi Motor di Kalteng, Dijual di Kalbar

MARAU – Tiga warga Ketapang ditangkap oleh jajaran Polda Kalimantan Tengah, terkait pencurian sepeda motor di wilayah tersebut. MF (28), RD (29), dan HN (33) melakukan pencurian sepera motor di sejumlah daerah di Kalteng dan kemudian menjual motor hasil curiannya di sejumlah daerah di pedalaman Ketapang.

Tidak tanggung-tanggung, mereka mencuri sepeda motor di tiga kabupaten di Kalteng. Jumlah sepeda motor yang dicuri oleh tiga pelaku tersebut berjumlah 23 unit. Alhasil, mereka menjadi buronan di tiga Polres di Kalteng. Di antaranya Polres Kotawaringin Barat, Polres Lamandau, dan Polres Sukamara.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Marau, IPTU Angga P.A. Nainggolan, mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku curanmor. Pihaknya membekap Satreskrim Polres Kotawaringin Barat, Satreskrim Polres Lamandau, dan Satreskrim Polres Sukamara yang melakukan penangkapan tersangka HN, RD, dan MF. “Salah satu pelaku yaitu HN, berhasil ditangkap di Dusun Dipiling Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manis Mata, yang juga merupakan Staf TU Desa Mekar Jaya,” katanya, kemarin (9/2).

Baca Juga :  Ribuan Warga Ketapang Salat Meminta Hujan

Dia menjelaskan, ditangkapnya HN berdasarkan pengembangan kasus curanmor yang marak terjadi di wilayah hukum Polres Kotawaringin Barat. Dari kasus tersebut, menurut dia, telah ditangkap satu tersangka yakni RD, warga Dusun Sengkuang, Desa Harapan Baru, Kecamatan Air Upas. Pelaku, menurutnya, merupakan residivis. Pelaku lainnya, disebutkan dia, adalah MF, warga Dusun Tanjung Sari, Desa Banda Sari, Kecamatan Air Upas. Pelaku ini, menurut Kapolsek juga merupakan penjahat kambuhan di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

“Untuk pelaku RD dan MF tertangkap tangan di Pangkalan Bun, Kalteng pada saat melakukan aksi pencurian sepeda motor. Kemudian dikembangkan hingga kemudian menangkap HN di Manis Mata,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ketiga pelaku melakukan curanmor di Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara (Kalimantan Tengah). Untuk melancarkan aksinya, para pelaku, menurut dia, menggunakan kunci T. “Sepeda motor hasil curian tersebut diangkut menggunakan pikap milik tersangka MF yang kesehariannya menjual sayur dan ikan keliling yang kemudian dijual di Kecamatan Air Upas dan perhuluan Kecamatan Kendawangan,” paparnya.

Baca Juga :  Puluhan APK Langgar Ketentuan

Barang bukti yang berhasil diamankan mereka berupa 23 unit sepeda motor. “Untuk TKP curanmor yang ada pengaduan sementara hanya 3 unit terdiri dari 2 unit Honda Beat dan Verza di Singkup, dan 1 unit sepmot jenis CRF di Jelai Hulu. Semua unit barang bukti kecuali yang di TKP Singkup dan Jelai Hulu sudah dibawa menggunakan dua buah truk,” tambahnya.

Dia berharap apabila masyarakat merasa kehilangan kendaraan, agar melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. “Kami imbau agar ke depan kalau masyarakat kehilangan sepeda motor untuk melaporkan ke pihak kepolisian terdekat, sehingga jika kami melakukan penangkapan dan pengembangan terhadap tersangka pencurian sepeda motor dengan mudah kami mengkroscek data curanmor,” pungkasnya. (afi)

MARAU – Tiga warga Ketapang ditangkap oleh jajaran Polda Kalimantan Tengah, terkait pencurian sepeda motor di wilayah tersebut. MF (28), RD (29), dan HN (33) melakukan pencurian sepera motor di sejumlah daerah di Kalteng dan kemudian menjual motor hasil curiannya di sejumlah daerah di pedalaman Ketapang.

Tidak tanggung-tanggung, mereka mencuri sepeda motor di tiga kabupaten di Kalteng. Jumlah sepeda motor yang dicuri oleh tiga pelaku tersebut berjumlah 23 unit. Alhasil, mereka menjadi buronan di tiga Polres di Kalteng. Di antaranya Polres Kotawaringin Barat, Polres Lamandau, dan Polres Sukamara.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Marau, IPTU Angga P.A. Nainggolan, mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku curanmor. Pihaknya membekap Satreskrim Polres Kotawaringin Barat, Satreskrim Polres Lamandau, dan Satreskrim Polres Sukamara yang melakukan penangkapan tersangka HN, RD, dan MF. “Salah satu pelaku yaitu HN, berhasil ditangkap di Dusun Dipiling Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manis Mata, yang juga merupakan Staf TU Desa Mekar Jaya,” katanya, kemarin (9/2).

Baca Juga :  Pelang - Pematang Gadung Baru 27 Persen

Dia menjelaskan, ditangkapnya HN berdasarkan pengembangan kasus curanmor yang marak terjadi di wilayah hukum Polres Kotawaringin Barat. Dari kasus tersebut, menurut dia, telah ditangkap satu tersangka yakni RD, warga Dusun Sengkuang, Desa Harapan Baru, Kecamatan Air Upas. Pelaku, menurutnya, merupakan residivis. Pelaku lainnya, disebutkan dia, adalah MF, warga Dusun Tanjung Sari, Desa Banda Sari, Kecamatan Air Upas. Pelaku ini, menurut Kapolsek juga merupakan penjahat kambuhan di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

“Untuk pelaku RD dan MF tertangkap tangan di Pangkalan Bun, Kalteng pada saat melakukan aksi pencurian sepeda motor. Kemudian dikembangkan hingga kemudian menangkap HN di Manis Mata,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ketiga pelaku melakukan curanmor di Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara (Kalimantan Tengah). Untuk melancarkan aksinya, para pelaku, menurut dia, menggunakan kunci T. “Sepeda motor hasil curian tersebut diangkut menggunakan pikap milik tersangka MF yang kesehariannya menjual sayur dan ikan keliling yang kemudian dijual di Kecamatan Air Upas dan perhuluan Kecamatan Kendawangan,” paparnya.

Baca Juga :  PT.WHW Salurkan Bantuan Kesehatan Balita

Barang bukti yang berhasil diamankan mereka berupa 23 unit sepeda motor. “Untuk TKP curanmor yang ada pengaduan sementara hanya 3 unit terdiri dari 2 unit Honda Beat dan Verza di Singkup, dan 1 unit sepmot jenis CRF di Jelai Hulu. Semua unit barang bukti kecuali yang di TKP Singkup dan Jelai Hulu sudah dibawa menggunakan dua buah truk,” tambahnya.

Dia berharap apabila masyarakat merasa kehilangan kendaraan, agar melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. “Kami imbau agar ke depan kalau masyarakat kehilangan sepeda motor untuk melaporkan ke pihak kepolisian terdekat, sehingga jika kami melakukan penangkapan dan pengembangan terhadap tersangka pencurian sepeda motor dengan mudah kami mengkroscek data curanmor,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/