alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Junaidi-Sahrani Jadi Imam dan Khatib di Masjid Ihya’ Ulumuddin Sungai Laur

KETAPANG – Kembali, pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ketapang Junaidi-Sahrani dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin dalam Sholat Jum’at pekan ini. Adapun Cabup Junaidi diberi kesempatan untuk mengimami Sholat, sedangkan Cawabup Sahrani didaulat agar bisa menyampaikan Khutbah Jum’at.

Di dalam khutbah singkatnya tersebut, Cawabup Sahrani pun menjelaskan bahwa setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannnya. Hal ini tentunya juga sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW, yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim.

“Setiap dari kita adalah seorang pemimpin. Pemimpin untuk dirinya sendiri, pemimpin untuk keluarga, pemimpin untuk desa, kecamatan dan seterusnya. Semakin besar tingkatan pemimpinnya, maka semakin besar pula tanggung jawab yang diembannya,” ujar Cawabup Sahrani di Masjid Ihya’ Ulumuddin, Desa Sukaramai, Kec. Sungai Laur.

Baca Juga :  Junaidi: Perbatasan Jadi Pekerjaan Penting Pemerintah

Lebih lanjut, Cawabup Sahrani pun menambahkan bahwa dalam menjadi seorang pemimpin, maka harus lah bisa untuk berlaku adil. Lantaran jika dalam kesempatan tersebut seorang pemimpin tak bisa berlaku adil, maka dapat dipastikan akan ada hukuman yang menunggunya.

“Jadilah pemimpin yang adil, adil kepada Allah SWT, adil kepada sesama dan adil kepada diri sendiri. Apabila pemimpin tidak bisa berlaku adil, maka niscaya tidak akan ada naungan untuknya di hari akhir kelak,” tambah Cawabup Sahrani.

Di sisi lain, Ketua DPC PPP Ketapang yang mengenakan Baju Takwa warna Hijau, Kopiah Hitam dan Sorban Putih itu menegaskan, bahwa kita sebagai manusia juga harus bermuhasabah. Agar kehidupan di dunia dan di akhirat bisa berjalan seimbang.

Baca Juga :  Blusukan ke Pasar, Junaidi-Sahrani Dititipi Sejumlah Persoalan

“Marilah kita semua kembali kepada jalan Allah SWT. Kita bermuhasabah, agar jangan sampai kita lebih banyak dosa dibandingkan dengan amal perbuatan,” tutupnya.

Selepas memberikan khutbah singkat tersebut, Cawabup Sahrani pun turun dari mimbarnya. Dan disusul Cabup Junaidi yang mengenakan Baju Takwa warna Cokelat, Sarung warna Orange dan Hijau serta Kopiah Hitam pun lantas maju untuk menjadi Imam Shalat.

Junaidi-Sahrani sendiri merupakan salah satu pasangan Cabup dan Cawabup yang akan meramaikan kontestasi politik di Pilbup Ketapang pada 9 Desember mendatang. Keduanya dikenal sebagai sosok yang merakyat, cerdas dan berprestasi. (*)

KETAPANG – Kembali, pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ketapang Junaidi-Sahrani dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin dalam Sholat Jum’at pekan ini. Adapun Cabup Junaidi diberi kesempatan untuk mengimami Sholat, sedangkan Cawabup Sahrani didaulat agar bisa menyampaikan Khutbah Jum’at.

Di dalam khutbah singkatnya tersebut, Cawabup Sahrani pun menjelaskan bahwa setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannnya. Hal ini tentunya juga sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW, yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim.

“Setiap dari kita adalah seorang pemimpin. Pemimpin untuk dirinya sendiri, pemimpin untuk keluarga, pemimpin untuk desa, kecamatan dan seterusnya. Semakin besar tingkatan pemimpinnya, maka semakin besar pula tanggung jawab yang diembannya,” ujar Cawabup Sahrani di Masjid Ihya’ Ulumuddin, Desa Sukaramai, Kec. Sungai Laur.

Baca Juga :  PT. SRM Serahkan Satu Ekor Sapi kepada Warga

Lebih lanjut, Cawabup Sahrani pun menambahkan bahwa dalam menjadi seorang pemimpin, maka harus lah bisa untuk berlaku adil. Lantaran jika dalam kesempatan tersebut seorang pemimpin tak bisa berlaku adil, maka dapat dipastikan akan ada hukuman yang menunggunya.

“Jadilah pemimpin yang adil, adil kepada Allah SWT, adil kepada sesama dan adil kepada diri sendiri. Apabila pemimpin tidak bisa berlaku adil, maka niscaya tidak akan ada naungan untuknya di hari akhir kelak,” tambah Cawabup Sahrani.

Di sisi lain, Ketua DPC PPP Ketapang yang mengenakan Baju Takwa warna Hijau, Kopiah Hitam dan Sorban Putih itu menegaskan, bahwa kita sebagai manusia juga harus bermuhasabah. Agar kehidupan di dunia dan di akhirat bisa berjalan seimbang.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan, Junaidi-Sahrani Akan Undang Dokter Spesialis ke Kabupaten Ketapang

“Marilah kita semua kembali kepada jalan Allah SWT. Kita bermuhasabah, agar jangan sampai kita lebih banyak dosa dibandingkan dengan amal perbuatan,” tutupnya.

Selepas memberikan khutbah singkat tersebut, Cawabup Sahrani pun turun dari mimbarnya. Dan disusul Cabup Junaidi yang mengenakan Baju Takwa warna Cokelat, Sarung warna Orange dan Hijau serta Kopiah Hitam pun lantas maju untuk menjadi Imam Shalat.

Junaidi-Sahrani sendiri merupakan salah satu pasangan Cabup dan Cawabup yang akan meramaikan kontestasi politik di Pilbup Ketapang pada 9 Desember mendatang. Keduanya dikenal sebagai sosok yang merakyat, cerdas dan berprestasi. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/